letters to m..

Letters to Juliet menginspirasi tulisan kali ini, film tersebut mengingatkan untuk memunculkan kembali aneka surat yang sempat dibuat di beberapa media, dan akhirnya mendarat disini karena entah kenapa, entah saya yang ga bisa nge-trace sesuatu yang telah ditulis atau memang karena tulisan itu ga ada arti sehingga ga perlu di publish, akhirnya di publish disini ajah..

berikut salah satu tulisan yang sempat saya tulis di salah satu media berita online negeri ini untuk Juliet ee.. tuk apalah gitu, yang pasti tuk musik dan pencinta musik di tanah air..

Love juliet.. halah..

Barusan  tiba-tiba kepikiran pengen punya lagu Red Hot Chili Peppers yang video klipnya sekarang sering menghiasi MTV dan di otak tiba-tiba teringat akan iTunes dan beberapa korespondensi dengan musisi atau Apple Support sendiri.

Kenapa kepikiran iTunes..

Apalagi kalau ga keingat pembatasan akses dari indonesia akan toko music online terbesar itu. Penyebabnya, gosipnya itunes hadir ketika carding lagi hangat-hangatnya di indonesia, diduga mereka tidak mau disangkutkan dengan kejahatan yang memalukan bangsa ini..

Lantas berjalannya waktu, apple store mulai hadir untuk indonesia, berlanjut application store nya apple, tapi iTunes music tetap masih di ban. Saya sempat menanyakan hal ini ke apple support tapi response nya tidak menjelaskan detil kenapa iTunes music tidak hadir di indonesia, hanya bilang tidak ada untuk indonesia. Di twitter salah seorang musisi jazz terbesar negeri ini saya sempat usul ketika beliau akan merelease albumnya, saya usul untuk release di itunes store dan bantu lobi pihak apple untuk membuka keran blok nya, dan benar sang musisi release di banyak apple store (US, Aussi, UK dll kalau ga salah) tapi indonesia tetap di blok tuk akses music store tersebut, berarti lobi untuk apple nya masih belum berhasil.

Lantas..

makanya disini saya coba angkat topik ini, semoga di dengar oleh record company, pihak terkait dan moga-moga juga pak Menteri. Pak menteri dan beberapa pelaku kreatif yang belum lama ini gencar menyerukan pemblokiran akses ke situs-situs berbagi, saya sangat welcome, tapi tolong jangan cuma gencar dengan aksi blok-blokkan, bantu kita juga untuk mempermudah akses terhadap mendapatkan sesuatu secara legal.

Sempat kepikir, apa kehadiran itunes music store akan berdampak terhadap toko-toko musik tanah air, itu pasti.. tapi itu juga memacu mereka untuk lebih kreatif untuk mulai merintis toko music online.

Banyak sisi positif dengan kehadiran toko music online termasuk itunes, kita sebagai konsumen akan dengan tenang mendapatkan lagu-lagu secara legal, bukan melalui download versi bajakan. Disisi lain bagi musisi mungkin akan mempermudah mereka mempublikasi hasil karyanya, mereka juga akan terpacu untuk menghasilkan karya musik yang lebih baik, tidak lagi dalam satu CD hanya cukup menghasilkan 1-2 lagu yang bagus, berharap laku dan masuk RBT 😛 , kita konsumen terpaksa membeli 10-12 lagu hanya untuk mendapatkan 1-2 lagu bagus, dengan online music store itu akan fair, kita hanya akan beli musik yang benar-benar kita suka.. memacu musisi untuk menghasilkan karya berkualitas dalam satu album #ini di buktikan di album musisi jazz yang saya sebutkan tadi, semuanya bagus 😀

Naah itu, kembali saya ingatkan pak Menteri bantu kami untuk melobi pihak Apple untuk membuka keran blocking sebelum menutup yang ilegal, dulu apple butuh waktu 3 tahun tuk melobi record company untuk mau menempatkan versi digital produk mereka ke itunes store, dan kini berbalik record company local atau perwakilan record worldwide, bantu pak menteri untuk melobi itunes store. Buat local store, cobalah untuk membuat online store, jika udah ada promosikan ke kita-kita #moga-harganya lebih bersaing dari international store kayak itunes. Buat musisi, ditunggu release versi onlinenya, jaman telah berubah, online lebih efektif, efesien dan ramah lingkungan pastinya .

Huff, masih mimpi kapan kita konsumen music indonesia tidak perlu beli/donlot bajakan, hemat tenaga dan energi tidak perlu menghabiskan bensin, menghirup polutan di jalan tuk bermacet-macet menuju toko musik hanya tuk mendapatkan cd, yang setelah sampai di rumah akan di convert ke format mp3 dan cd nya berserakan entah kemana, mengotori rumah, menuh-menuhin lemari.. berapa energi yang di hemat, berapa kesehatan yang dijaga, dan berapa lingkungan yang dilindungi

ditunggu aksi positifnya semua 😀

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s