kembali ke peradaban yang tak beradab

10 menit..

Yaap, ku harus mengetik cepat..

Cuma hanya ingin cerita bahwa foto ini mengingatkan akan blog ini, bahwa banyak sekali posting berawal dari sini. Warung kopi dipojok kantor ini telah banyak menjadi satu dari sekian warung kopi favorit tempat yang telah memberi banyak inspirasi akan tulisan disini. Bukan kemewahan, terkadang hanya dengan 20ribu disaku akan bisa menghabiskan berjam-jam untuk duduk, bercerita banyak hal.

Yah, kalau di ingat-ingat –dan ingin rasanya napak tilas– akan kedai kopi-kedai kopi dimana selama ini tulisan-tulisan si hantu tarok hadir, kalau di runut dari posisi saat ini duduk, sangat mudah untuk di urut, SB belakang kantor, SB Semanggi, SB PS, SB Puri, Oll Puri, SB SMS dan CB SMS.. Hmm ternyata cukup banyak yaa tempat-tempat yang nyaris mengisi 1000 hari hidup ini sebelum masjid itu menyatukan dan menjadi titik awal perjalanan baru.

Terlepas dari semua itu, tempat-tempat ini tetap menempel di hati, bukan karena memory yang melekat padanya, tapi ini simbol dari karakter. Baru dua hari yang lalu dalam sebuah diskusi saya mengungkap akan interest yang selama ini melekat pada diri, ketika kita membanding-bandingkan antara kota-kota di benua selatan indonesia sana, dengan keindahan alam yang terpapar disini, ada satu pembeda bahwa ternyata saya lebih interest akan wisata kota, hal yang menjadi daya tarik tak lain karena culture, yah..di kotalah kita mengenal culture masyarakat, beda kota, beda negara satu yang paling menarik tidak lain dan tidak bukan adalah culture nya, dan itu yang jadi magnet bagi saya..

Lantas hubungannya dengan kedai kopi-kedai kopi yang biasa di kunjungi selama ini, benang merahnya yaa itu, dikedai kopi ini banyak yang bisa di lihat, culture masyarakat tertentu sangat menarik disini dan itu yang menjadi daya tarik dan memberi inspirasi, seperti kunci yang dapat mengeluarkan semua ide yang terpendam didalam alam fikiran selama ini.. Yaah, yaah.. contohnya posting ini, bukti yang saangat nyata bukan. Ide yang selama ini sangat susah untuk dituangkan dalam tulisan, justru sekarang seolah tumpah ruah susah untuk dibendung, haah, tapi waktu jugalah, 10 menit dari rencana tulisan cepat, sekareang 25 menit hampir berlalu..

Udaah, sebelum tenggelam makin dalam dan akhirnya terjebak di peradaban pusat kota yang tidak beradab, yah tidak beradab akan kekusutan lalulintas yang melelahkan..

Dah akh, I have to go.. cq.. Miss u SB šŸ™‚

Posted with WordPress for BlackBerry.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s