friend will be friend

Setelah sekian lama akhirnya keinginan napak tilas ini kesampaian..

Harusnya sore ini dihabiskan dengan menyelesaikan tugas kantor yang besok pagi harus selesai. Sengaja memilih jadwal meeting sore agar selesai meeting tidak perlu kembali ke pojok jakarta sana, tapi bisa menghabiskan sisa hari dengan duduk di salah satu pojok warung kopi di belakang gedung bertanda tangan Radius Prawiro ini. Kembali teringat akan teman duduk lama, Green Tea Cream Frappuccino blended, minuman yang dulu sempat sangat sering menjadi teman duduk dimanapun warung kopi ini ada. Sempat sedikit kecewa tadi, ada yang berubah dari rasanya, tapi ketika ice blended nya mulai mencair, orisinilitas rasanya kembali muncul dan kecintaan akan keunikan taste green tea itupun kembali merasuk indra perasa.

Ga banyak yang berubah dari teman duduk ini, masih ditemani dengan lagu-lagu yang mengalun, menikmati ketulian dengan music yang dihadirkan siΒ earphone yang terhubung dengan si putih yang telah dipermuda, menatap layar dan surfing kemana-mana dengan si im2 yang terhubung dengan modem yang tidak lagi hideng, tapi telah menyesuaikan diri dengan warna dimana dia terhubung. Bedanya kalau dulu bisa surfing sepuasnya, sekarang harus sedikit menahan diri secara aplikasi sekarang makin boros bandwidth seperti si seesmic yang bisa memonitor perkembangan twitter dan fesbuk setiap saat, tapi jika dibiarkan akan menyedot kapasitas bandwidth yang terpatas dalam waktu sekejab.

Si Nokiem pun tidak lagi hadir, diganti dengan si ikan mereka yang terlahir antara mei dan juni, hape yang sampai sekarang masih dicibir dengan keterbatasannya yang hanya untuk komunikasi, itu juga sebabnya pilihan jatuh ke si ikan karena dengan harga segitu nilai dan fungsi bisa setara.

selebihnya tidak ada yang berubah, dan waktu di si putih sudah menunjukkan pukul 4:44, kombinasi yang indah untuk berbenah untuk kembali menemui miya yang hari ini mulai merasakan sensasi kehadirannya, alhamdulillah, rasa syukur yang selalu mengalun atas kesempatan yang diberikan-Nya untuk merasakan setiap pengalaman ini, atas ijin dan kasih sayang-Nya juga semoga pengalaman ini bisa di komplitkan, semoga… amiinnn

ok, bye..bye friend, kita kembali menyatu di tempat yang sama di waktu dan kesempatan lain, semoga masih diberi kelapangan rejeki untuk kita bisa ngumpul kembali πŸ˜€

**kerjaan yang harusnya terselesaikan justru terabaikan oleh keinginan menulis disini πŸ™‚

Iklan

2 thoughts on “friend will be friend

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s