In the closet

tersenyum wajah ayu
Mengenang masa lalu
Iya pun teringatkan cinta pertamanya
Ooo.. Oo nostalgia

lagu Nostalgia yang dibawakan Ekky Humania di album Reborn nya Indra Lesmana menghapus semua kenangan pagi ini yang telah menyedot semua asa untuk menulis. Secara, hanya 10 menit setelah melangkahkan kaki kembali ke kota dari perjalanan duka ini, sebuah kecelakaan menimpa mobil travel yang ditumpangi, tabrakan ‘adu kambiang’ head-to-head dengan pengendara motor sungguh menghentak rasa. Sang korbanpun dengan sangat jelas terguling di sisi dimana saya nya duduk. Huh, kuatnya benturan dan bunyi kendaraan yang jatuh ke aspal sungguh menarik rasa ketakutan untuk melangkah keluar mobil. Alhamdulillah, ternyata tidak separah yang dibayangkan, sang korban masih bisa di berdirikan dan melangkah ke pinggir.

I’m 33 for a moment
Still the man, but you see I’m a they
A kid on the way
A family on my way

100 years Five for Fighting itu memang ga ada hubungannya, moga tepatnya pending 3 tahun 🙂

Ingat kejadian tadi pagi yang telah merusak pagi ini, sekaligus mengingatkan akan perjalanan yang dijalani belakangan ini, khususnya ba’da incident akhir maret lagu, tidak ada yang berubah sebenarnya antara perjalanan before dan after incident, alhamdulillah masih perjalanan penuh do’a, beda nya cuma kalau dulu do’a 100% untuk diri, kalau sekarang do’a untuk diri dan orang lain. Moda transportasi yang beda mengubah do’a itu, perjalanan yang alhamdulillah selalu diiringi ucapan bismillah dan a’uzubillah.. Bismillah untuk keselamatan diri selama dalam perjalanan dari dan ke kantor, dan demi keselamatan pengendara lain, do’a semoga tidak membahayakan nyawa pengendara lain, dan a’uzubillah sebagai benteng tiap kali ada rasa sombong dan takabur yang terkadang hinggap dalam perjalanan. Dua ucapan yang bisa terucap berkali-kali dalam satu perjalanan, yang alhamdulillah membawa ketenangan, ucapan yang merupakan wujud keterserahan diri pada-Nya, bahwa Dia yang memiliki kegalanya, tempat memohon kasih dan sayang, dan sebaik-baiknya tempat berlindung.

Kepasrahan total yang mengingatkan pada percakapan panjang dengan miya barusan tentang seorang teman yang berada di lereng kepanikan, panik akan pilihan teman dan jalan hidup yang nanti akan dilalui. Kepanikan yang tiba-tiba mengingatkan kita pada Ustadz Danu pada kuliah subuh di MMC tv, yang meski seolah tidak related karena disatu sisi masalah teman hidup disisi lain kajian ustadz terkait penyakit, tapi kalau diresapi apa inti dari ceramah sang ustadz adalah masalah penyerahan diri sepenuhnya pada-Nya, perlunya sifat sabar yang selalu jadi andalan sang ustadz dalam mengobati berbagai macam penyakit adalah wujud dari husnuzhan pada Allah swt. Sabar, wujud dari kepercayaan kita sepenuhnya pada-Nya, dan untuk itu kita perlu husnuzhan, berprasangka baik bahwa apa yang nanti diberikan-Nya adalah pilihan terbaik untuk kita. Selain husnuzhan, dengan mengingat berbagai history yang melatarbelakangi suatu penyakit, sang ustadz secara tidak langsung meminta untuk introspeksi diri, mungkin apa yang ada dalam diri kita dimasa lalu dan di saat ini mungkin ada yang tidak sejalan dengan yang di contohkan diajarkan-Nya atau dicontohkan oleh rasul utusan-Nya.. Mungkin ada keangkuhan dan/atau kesombongan diri yang tidak tersadari, rasa benar akan jalan yang di tempuh, semoga jangan yaa Allah, perlu kerendahan hati untuk yang terakhir ini untuk mau mendengar, mendengar bisikan hati yang paling dalam dan mendengar nasehat dan pendapat orang orang lain.

Wallahu’alam

**kuliah subuh sebelum terbang ke alam sana, moga mendarat selamat kembali ke pangkuannya 😀
Kuliah subuh yang diakhiri dengan lagu In the closet dari MJ yang jadi ide judul posting ini ++ga nyambung emang dengan tulisannya 😀

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s