remeh-temeh

Dan musuh-musuh Hideyoshi dalam staf lapangan Nobunaga mulai mempertanyakan pilihaan Nobunaga dalam menentukan komandan. Mereka berkilah bahwa sejak semula tanggung jawab ini terlalu berat bagi Hideyoshi.

Untuk membuktikan perasaan mereka, saingan-saingan Hideyoshi menuduh bahwa ia menghambur-hamburkan uang militer untuk meraih popularitas di kalangan rakyat setempat, atau ia tidak tegas melarang sake di perkemahan karena takut memancing antipati para prajurit. Tapi apapun yang dipertanyakan oleh para saingannya, segala urusan sepele yang tak pantas sampai di telinga Nobunaga terdengar juga di Azuchi dan dimanfaatkan untuk menfitnah Hideyoshi. Namun Hideyoshi tak pernah memedulkan gunjungan mengenai dirinya. Tentu saja ia pun manusia biasa yang memiliki perasaan seperti semua orang lain, dan ia juga bukannya tidak mengetahui desas-desus yang beradar,; ia hanya tak mau dipusingkan oleh hal-hal seperti itu.

Urusan sepele tetap urusan sepele” ia biasa berkata…

(Taiko – Eiji Yoshikawa, page 679)

Saya suka bagian terakhir dari kata Hideyoshi diatas, urusan sepele tetap urusan sepele.. meski tidak mudah diterapkan tapi coba belajar menerapkannya. Kadang memang suka hanyut dengan hal-hal sepele sehingga hal besar yang seharusnya perlu perhatian lebih justru terabaikan, dan terkadang bisa tenggelam oleh hal-hal sepele. Mengetahui yang pokok dalam suatu tindakan atau tujuan yang akan dicapai dan fokus kepada hal tersebut dan mengesampingkan semua hal sepele yang mungkin dapat merusak apa yang menjadi cita-cita dari tindakan dan tujuan tersebut mungkin merupakan suatu cara terbaik, moga bisa diterapkan dalam kehidupan nyata, dan itu yang sekarang lagi dicoba, wish me luck 😀

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s