Celotehan dibalik bantal

Saya mungkin menjadi orang yang paling tidak sadar diri..
Dan baru sadar ketika melihat bayangan..
Pantulan diri yang ada di kaca atau di dinding lift yang bersih mengkilat memantulkan bayangan orang-orang yang ada didalamnya..

semuanya terungkap disana..
Saya yang tak pernah merasa kecil, dan baru sadar ketika melihat pantulan saya dan teman yang berdiri di sebelah ketika lift bergerak naik dari lobi ke lantai 3..

saya yang baru sadar akan tubuh yang kurus ketika menatap bayangan diri yang memantul di kaca sebuah pertokoan..

apalagi yang nanti akan terungkap dari bayang-bayang..
Kenapa harus menunggu pantulan baru bisa sadar diri..

akh.. Ndu’..ndu’.. πŸ˜€

**disaat waktu telah menjelang, sementara mata masih belum berkompromi untuk dipenjamkan.. , –yang pasti bukan karena banyak pikiran– πŸ˜€

Iklan

3 thoughts on “Celotehan dibalik bantal

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s