Kicau burung

Bagaimana jika seekor burung tidak mau berkicau..?
Nobunaga menjawab ‘bunuh saja’
Hideyoshi menjawab ‘buat burung itu ingin berkicau’
Ieyasu menjawab ‘tunggu’

Belakangan setiap pengen nulis disini selalu sibuk nyari kisah atau apapun referensi yang bisa jadi landasan akan apa yang diceritakan. Terkadang saking sibuknya nyari referensi, jadi lupa akan apa sebenarnya yang ingin diceritakan, malah tidak jarang tulisannya justru ga kelar-kelar.

Terkait tema tulisan kali ini, tadinya teringat salah satu tulisan kang jalal **lupa judulnya**, dan tiba-tiba saja teringat akan buku Taiko, sebuah epic tentang sang taiko **tuan tanah** hideyoshi. Kenapa teringat buku karangan eiji ini karena banyak sekali filosofi hidup walaupun semuanya didasarkan pada filosofi perang.

Sekedar sharing, Hideyoshi hidup disekitar abad 16, masa setelah kejatuhan kesogunan Asikaga, dimana pada masa itu jepang berada pada masa ketidak pastian karena peperangan antar panglima sisa kesogunan. 3 tokoh yang menjadi pusat perhatian pada masa itu adalah Oda Nobunaga, Hideyoshi sendiri dan Tokugawa Ieyasu. Ketikanya adalah orang besar dimasanya yang masing-masingnya memiliki karakter yang unik, Nobunaga dengan ketegasannya tapi brutal dan gegabah, Hideyoshi dengan kesederhanaannya, kehalusan, kecerdikan dan kekompleks-annya, sementara Ieyasu dengan ketenangan, kesabaran dan penuh perhitungannya. Cerita diatas menjadi gambaran akan karakter ketiganya, merupakan sebuah sajak yang selalu diingat oleh setiap orang jepang hingga sekarang.

Tiga manusia dengan sifat yang berbeda, tidak harus menjadi salah satunya, bisa saja menjadi seperti semuanya tergantung kapan harus bersikap tegas, berlaku sederhana dan cerdik, atau memupuk sifat sabar dan tenang… (meski paling tertarik dengan filosofi hideyoshi yang ‘ingin’ membuat burung itu ‘mau berkicau’ bukan ‘membuat burung itu berkicau’, upaya membangkitkan kesadaran dari diri sendiri, bukan kesadaran yang dibentuk) 😀

gutnite semua
**nasib seorang blogger yang ga langganan internet**

Iklan

One thought on “Kicau burung

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s