@Istiqlal with fitri

Setelah sekian lama penasara bagaimana rasanya shalat eid di masjid Istiqlal, akhirnya hari ni kesampaian.

Berangkat dari rumah pukul 5.40, melewati jalur tol Alam sutera yang baru dibuka beberapa hari yang lalu, jalan tol sudah cukup rame, sepertinya banyak juga yang ingin shalat jauh dari rumah. Keluar tol tomang, waktu masih pukul 6.00. Bergerak menujui harmoni, ternyata beberapa ruas jalan ditutup, digunakan untuk shalat eid, sehingga harus sedikit memutar. Pukul 6.00 akhirnya sampai di jalan juanda, tepat di belakang rumah Allah tersebut.

Bergerak mengikuti arus manusia yang mengarah pada satu tujuan yang ternyata gerbang utama pintu timur. Tersendat dan harus berjalan pelan karena setiap orang harus melewati 3 pintu detektor logam, standar pengamanan karena presiden akan ikut shalat eid seperti halnya tahun-tahun sebelumnya. Arus yang tersendat itu sempat menimbulkan pemikiran, setelah berpuluh-puluh tahun menggelar pengamanan seperti itu di istiqlal, kenapa tidak ada pemikiran untuk pembuatan jalur khusus seperti pada saat konser-konser besar, sehingga orang-orang tidak harus berdesakan kemudian menyempit disatu titik.. Yaah, siapa tau penyelenggara-penyelenggara konser besar mau meminjamkan jalur manusia itu yang terdiri dari rangkaian pagar besi yang disusun sehingga terdapat keteraturan.

Setelah berhasil mencapai dalam Istiqlal, ternyata lantai dasar telah penuh oleh ibu-ibu dan sekelompok kecil bapak-bapak. Pengaturan dimana laki-laki di lantai atas, sementara wanita di lantai dasar cukup bagus. Pada akhirnya saya berhenti di lantai 3, mengambil tempat di sisi utara dengan view cukup untuk bisa melihat kebawah. Tepat jam 7 presiden memasuki masjid dan tidak sampai 5 menit setelahnya shalat eid pun dimulai. Pengaturan waktu yang ketat dan tepat cukup bagus. Setelah shalat eid, dilanjutkan dengan ceramah idul fitri, biasa oleh khatib dengan intonasi penyampaian yang seragam seperti tahun-tahun sebelumnya. Dan tepat saat tulisan ini diakhiri, ceramahpun berakhir..

taqabalalallahu minna wak minkum.. Semoga puasa yang baru dilalui benar-benar menjadikan kita kembali fitri.. Terakhir maaf lahir batin jika ada khilaf kata pada blog ini..

salam ketupat 😀

Keluar tol,

Iklan

2 thoughts on “@Istiqlal with fitri

  1. Mas, lainkali klo khatib lagi khotbah jangan blogging yaaa..

    Bundo dan KD mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri
    mohon maafkan kami Lahir dan Bathin

    segala kesalahan mas hutrie sudah bundo maafkan 😛

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s