2#

اللهم قربني فيه إلى مرضاتك وجنبني فيه من سخطك ونقمتك، ووفقني لقراءت آياتك، برحمتك يا أرحم الراحمين. Ya Allah, dekatkan daku di bulan ini pada ridoMu; jauhkan daku dari murkaMu dan siksaMu; bimbinglah daku utk membaca ayat2Mu. Dengan kasihMu, wahai Yang Paling Pengasih dari semua Yang Mengasihi (dua Hari kedua Ramadhan)

Kang Jalal

Setelah hari ini batal ke bandung, hiks.. kembali ikut taruwih di masjid komplek. Agak kaget ketika magrib hanya ada 4 makmum plus satu imam, pas isya, alhamdulillah.. penuh…, sampai-sampai ada yang harus shalat di jalan. Mungkin karena libur tidak seperti hari kemaren yang sebagian masih pada di jalan pulang kerja **kali. Syukurnya, beberapa pengurus udah pada hapal wajah saya, ketika datang salah seorang langsung ngasih petunjuk buat duduk di depan **disamping ketua pengurus, halah.. 😀

Tidak seperti kemaren, sang imam **yang baru, karena bergiliran.. saya ga kebagian karena ga ikut meeting abis isya kemaren.. dan memang belum pantas untuk berdiri didepan 😀 . Taruwih kali ini dilakukan 2-2 rakaat, jadi bukan 4-4-3 **kayak formasi bola aja 🙂 **, tapi 2-2-2-2-3. Rakaat dengan formasi demikian adalah seperti dicontohkan oleh Rasulullah saw. Meski ga menghadiri full sampai selesai, mengundurkan diri ketika mau memasuki shalat witir, biar shalat sunatnya bisa dilanjutkan di rumah.. semoga entar malam kebangun, secara sekarang sudah hampir jam 12 🙂

Rencana untuk taruwih di Salman hari ini tertunda, tapi tetap dalam hati pengen napak tilas masjid-masjid favorit di bandung. Selain salman, Al-Manar di Puter, Istiqamah di belakang gedung sate sepertinya kudu dikunjungi. Hah, moga kesampaian…

Di jakarta sendiri, masjid sunda kelapa sepertinya perlu disinggahi juga. Dan tentu tidak lupa masjid Imanuddin dekat rumah, masjid favorit karena penguasaan ayat dan keindahan bacaan imamnya membuat shalat jadi khusuk.

Lantas bagaimana dengan masjid puncak. Hah, masjid yang sangat berkesan, karena punya pengalaman shalat isya hampir jam 1 malam disana, sangat hening dan serasa sangat khusuk.. hmm moga diberi kesempatan buat kembali kesana.

dah akh, tidur dulu, persiapkan diri untuk puasa besok…

selamat berpuasa 😀

Iklan

3 thoughts on “2#

  1. hanya beberapa langkah dari al-manar, sebuah rumah yang selalu menyuguhkan teh manis panas.. hah, saya masih ingat sama yang duduk berseberangan sisi pada meja tamu jepang itu 😀

  2. hwaa.. pengen nangiissss… ingat meja tamu jepang itu..
    ingat berjam-jam ngobrol dengan para sahabat yang selalu manis..

    klip istimewa disepanjang hidupku, takkan terhapus dari kalbu.. terimakasih hutri, sudah ikut jadi pemeran utama di semua klip itu..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s