jam biologis

Terbangun jam 3 oleh ringtone Sempurna dari hape nya si adik yang akan bersiap-siap berangkat untuk dinas luar kota satu bulan ke depan –home alone lagi, hiks.. πŸ™‚ — secara semalam tidurnya jam 10 lewat, memang udah jam biologisnya memerintahkan untuk bangun, ga bisa dipaksa tidur lebih lama.

Ngomong jam biologis, beberapa waktu yang lalu entah kenapa selalu terbangun di jam 4:32, selalu hampir 2-3 minggu an terbangun di jam segitu (pernah cerita blum yaa).. pas diamati benar-benar, yaa ampun itu kan dji-sam-soe.. cuma dalam urutan terbalik, nomor cantik.

Naah, kejadian yang sama kembali terulang, ketika beberapa hari yang lalu secara berturut-turut terbangun di jam dan menit yang sama 4:15, ini terjadi ketika dalam hati waktu itu terniat untuk shalat tahajud setelah membaca keistimewaan shalat tahajud pada salah satu ayat Al-Qur’an. Tapi dasar setannya masih berputar mengelilingi kepala, susah banget memaksa tubuh untuk bangun dan mengambil wudhu, hanya sempat beberapa kali dan sebagian besarnya justru hanya terbangun kemudian melanjutkan mimpi sampai mendengar azan subuh, payaah πŸ˜€

Tapi ngomong tentang jam biologis, entah dari kapan semuanya berpulang kepada perintah tubuh, makan ketika tubuh menuntut untuk diisi alias lapar, berhenti makan ketika tubuh memerintahkan berhenti, meski kadang masih menyisakan makanan **jelek yang ini, makanya terbiasa ngambil makanan berdasarkan feeling, karena feeling itu juga yang menuntut nantinya untuk berhenti.. jadi ga pernah tergoda untuk mengambil banyak meski makannya enak πŸ™‚ **, tidur ketika telah merasa ngantuk. Efeknya terkadang bisa tidur larut bangeet, terkadang pagiiii bangeett.. tergantung tubuh memerintahkan. Begitu juga bangun, ga pernah yang namanya pakai waker-waker-an.. sebangunnya aja, ketika tubuh merasa telah cukup istirahat, tubuh akan terbangun dengan sendirinya. Hanya satu yang nge-break jam biologis tubuh untuk bangun adalah telinga, telinga adalah paling peka diantara indra lainnya –perasaan kali yaa πŸ™‚ — waker tubuh hanyalah telinga. Telinga yang bisa membedakan udah subuh atau belum, sudah siang atau masih dini hari, telinga mendengar suasana luar, dan memberikan informasi ke otak, dan otak mencocokkan profile suasana yang ditangkap telinga apakah masih malam, menjelang subuh, atau sudah bablas subuhnya… telinga juga yang biasanya membangunkan ketika sahur ditiap ramadhan, moga ramadhan yang akan menjelang juga demikian. Dan telinga jugalah yang membangunkan pagi ini lewat andra n the backbone Β πŸ˜€

dah akh, cerita ga jelas… ini dalam rangka menunggu subuh. Masih jam 4:21, sepertinya masih bisa nulis satu posting lagi.. ditunggu πŸ˜€

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s