ngalor-ngidul..

..sepertinya kita perlu mencari definisi dari milk..

Saya teringat ucapan yang terlontar ketika ngobrol ngalor-ngidul dengan teman beberapa waktu yang lalu. Entah dari mana asalnya, tiba-tiba cerita mengalir kepada masalah susu kedelai. Saya mempertanyakan bukankah susu kedelai ituΒ  sebenarnya hasil dari perasan kedelai. Lantas apakah masih pantas disebut susu. Teman ngobrol mengatakan itu bisa digolongkan sebagai susu nabati. Lantas ucapan diatas terlontar, ‘kita sepertinya perlu mencari definisi dari susu’. Dalam pemikiran saya waktu itu harusnya susu itu punya arti, punya kriteria dasar sehingga disebut susu, misal rantai kimia yang membentuknya atau apalah. Diakhir pembicaraan kita bertekat menjadikan itu PR untuk nanti dicari definisinya.

Halah..

begitulah..

kadang-kadang saya suka dan sangat bersemangat ketika berbicara tentang satu hal yang memancing keinginan untuk menggali lebih dalam akan satu topik. Biasanya obrolan itu adalah obrolan sepontan yang kadang tidak pernah direncanakan, dan senangnya saya punya teman dengan latar belakang bermacam-macam, ada yang suka baca komik, penggila olahraga, teman yang alim, food expert (bukan dalam arti jago masak πŸ˜› ), suka mendongeng yang tiba-tiba aja ngobrol masalah silat :D, penggila sepeda –yang ini multi talent–, ngomongin mulai printilan sepeda, toko sepeda, track sepeda sampai jam berapa toko sepeda dibuka, tapi kalau mau topik lain, mobil, art lain-lain.. dia masih akan semangat melayani –tanpa sengaja saya jadi pengagumnya πŸ˜€ .. akh macem-macem tinggal milih mau topik apa dan hampiri salah satunya πŸ˜€

Tapi tetap semua pembicaraan itu selalu mengalir. Contohnya, ketika beberapa hari yang lalu dalam perjalanan pulang abis makan malam di daerah kedoya, saya bercerita tentang sebuah acara di BBC Knowledge yang menganalisa berbagai aspek genetik yang dibawa sejak lahir dengan melakukan penelitian terhadap orang-orang yang dilahirkan kembar, seperti bagaimana kecerdasan itu ternyata dipengaruhi oleh nutrisi ketika dalam kandungan, dimana seorang bayi kembar yang memperoleh nutrisi lebih baik dari kembarannya ketika dalam kandungan akan terlahir lebih cerdas daripada kembarannya. Ga tau kenapa, teman tiba-tiba bercerita tentang radikal bebas, bagaimana suatu zat yang mengandung radikal bebas akan mengikat oksigen dari tubuh sehingga regenerasi sel akan terganggu yang berakibat banyak sel mati. Kebetulan pada acara di BBC Knowledge tersebut juga membahas tentang bagaimana seorang kembar bisa terlihat lebih tua dari kembarannya hanya karena salah seorangnya merokok sementara yang lain tidak. Teman tadi menimpali karena rokok mengandung banyak zat yang bersifat radikal bebas, selain menyebabkan efek penauan gara-gara sel kulit gagal teregenerasi sehingga mati, radikal bebas tersebut juga menyebabkan kematian sel-sel jantung sehingga seorang perokok banyak mengalami gangguan pada jantungnya. Dari teman ini juga saya agak ngeh tentang iklan-iklan minyak goreng mengenai lemak jenuh dan lemak tak jenuh, bagaimana kata teman tadi bercerita tentang minyak goreng yang bekas pakai sesungguhnya banyak rantai kimianya yang terputus, dimana hal ini akan menyebabkan jika terserap oleh tubuh, rantai kimia tadi akan mengikat oksigen sehingga berefek merusak terhadap kesehatan seperti kolesterol. Hah, tidak salah saya menyebutnya food expert, selain memang pernah mau jadi pembicara di salah satu stasiun tivi tentang makanan.. tapi sayang kemampuan masaknya belum teruji πŸ˜›

Hah..

Meski ngobrol ngalor-ngidul ternyata banyak juga pelajaran yang didapat.. jadi teringat seorang Nini (nenek) didepan kost-an di bandung dulu tiba-tiba suatu pagi menegur kita-kita yang lagi duduk-duduk di teras depan kamar kost-an. Nini tersebut sambil tersenyum berkata

Nini senang liat kalian berdebat, ngomongin banyak hal tapi jangan terlalu malam

halah..

begitulah, dulu suka ngobrol membahas banyak hal dengan teman-teman di teras depan kamar kost-an terkadang suka lupa waktu, bisa sampai jam 1-2 malam, dan rumah si Nini persis di seberang jalan didepan teras kita ngobrol. Ternyata kebiasaan itu tetap saja belum hilang hingga sekarang cuma dalam bentuk dan tempat yang berbeda.

πŸ˜€

Iklan

4 thoughts on “ngalor-ngidul..

  1. klo pak umar khayam, suka ngomong: “please, don’t to the milk” = mbokya, ora kesusu = harap jangan buru-buru

    ***
    pendongeng.. yupp, kita semua pada dasarnya punya jiwa pendongeng.. yg penting ketemu topik yang pas.. πŸ˜›

    uuhh, kenapa bundo tak pernah diperkenalkan dengan nini itu yaa.. πŸ˜›

    ***
    OK mas.. mari kita mulai pilih makanan sehat..!

  2. bundo punya sedikit keheranan..

    Rein waktu nulis CINTA, dia ngelink ke salah satu tulisan nakja tapi pingbacknya ga muncul di nakja
    begitu dengan juga link mas hutriest di atas itu

    kira-kira kenapa yaa.. krn dulu ga ada masalah 😦
    **maaf ya mas nanya mulu

  3. Di periksa di setting nya bun,

    setting – discussion

    pastikan allow link notification nya di check..

    **monggo bun πŸ˜€

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s