sedikit sapaan..

Duduk sendiri di rumah sambil menamatkan membaca buku ‘Ditepi sungai Piedra.. ‘ Mario Coelho yang ga kelar-kelar juga terbaca. Ditemani lagu-lagu terbaik dari Dewa, tetap aja tidak sabar menulis sedikit disini. Suasana hati yang ga menentu sebenarnya tidak baik untuk menulis, tapi yaa udah.. terserah jari ini mau memainkan tarian apa diatas tut keyboard ini, sekalian pengisi waktu menunggu keberangkatan ke luar kota nanti sore.

Cerita apa yaah..

hmmm..

Udah dulu aja deh, serba ga jelas. Mau menulis sesuatu yang bukan dari hati kayaknya ga enak, sepertinya hanya cerita tanpa ada jiwa yang masuk ke cerita tersebut. Kapan-kapan ajah, lanjutin baca lagi aja. Lumayan untuk menyapa.. dan sedikit mengusir kabut didalam pikiran ini.

Hah, yang masih mencoba memisahkan perasaan dengan angan.. dengan background sound.. 😀

Tiba saat mengerti, jerit suara hati
Letih meski mencoba
Melabuhkan rasa yang ada

..

Saat dusta mengalir, jujurkanlah hati
Genangkan batin jiwamu, genangkan cinta

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s