subuh..subuuuhhh..! ^_^

Malam ini nyaris tidak tidur.. **gimana kerja nanti siang yaa šŸ™‚
Moga ntar abis subuh bisa tidur, dan ngantor sebangunnya aja šŸ˜€ .

Ini gara-gara gunting rambut, gara-gara beli new frame kacamata, gara-gara ngeblog di JCo –ga keliatan disini šŸ˜€ , gara-gara ga ada makanan sehingga harus masak dulu sebelum tidur.. terakhir gara-gara bola, jelek lagi..huh..!

Satu cerita menarik waktu makan siang kemaren adalah ketika mendengar cerita bahwa seorang teman rekanan kantor pindah kerja. Alasannya, capee.. Pekerjaan yang menuntut dia untuk selalu fit fisik dan fikiran, harus bisa selalu mampu menyesuaikan kebutuhan client, dan harus update skill, selalu begitu.. dan dia menyerah. Ternyata uang bukan segalanya, dan akhirnya dia memilih mencari peluang yang memungkinkan dia sedikit mengendorkan saraf, istirahat.

Tanpa disadari cerita jadi melebar ketika saya bercerita tentang teman lainnya, cerita ketika suatu saat saya sempat mengingatkan teman tersebut bahwa ada saatnya nanti untuk dia berhenti, tapi bukan untuk istirahat. Berhenti untuk mencoba melihat kebelakang, mereview akan jalan yang telah ditempuh.

Seperti sering saya tulis, terkadang disadari atau tidak kita memilih jalur yang sedikit menyerong, awalnya cuma sedikit, cuma sekian derajat, dan tanpa kita sadari semakin jauh kita berjalan, belokan yang sekian derajat itu akan semakin jauh dari jalan lurus yang tadi ditempuh. Ingat salah satu episode di miniseri Para pencari Tuhan 2 ketika Tora sudiro mengingatkan bahwa arah kiblat masjid dimana mereka biasa shalat ternyata menyimpang sekian derajat dari kiblat. Dengan hiperbol Tora bilang bahwa ternyata selama ini mereka telah menghadap bukan ke ka’bah di mekkah tadi justru ke Londong **kalau ga salah. Disanakah perlunya berhenti, sekedar melihat kebelakang untuk melihat seberapa jauh kita telah menyimpang dan memikirkan cara untuk kembali.

Teman kemaren sempat menimpali, bersyukurlah mereka yang masih memiliki teman-teman yang selalu mengingatkan, pertanda Allah masih sayang karena mengirimkan orang-orang untuk mengingatkan. Saya cuma comment, perumpamaan akan harta yang diperoleh dengan cara tidak semestinya, bagi sebagian orang ternyata tidak membuatnya kaya dengan harta tersebut. Harta itu hanya datang dan kemudian habis entah kemana. Tapi disana seharusnya pantas bersyukur, karena dengan itu sebenarnya Allah masih sayang, masih mengingatkan dengingatkan bagi mereka yang ingat. Bandingkan dengan sebagian orang yang dibiarkan Allah hidup bermewah-mewah dengan harta tersebut, seolah-olah Allah membutakannya, membiarkannya semakin tersesat dan asik dengan cara yang ditempuhnya.

Terakhir, teman teringat akan salah satu potongan di cerita Harry Potter pada buku yang pertama ketika voldemort menawarkan kepada Harry potter untuk mempertemukan dia dengan orang tuanya yang telah meninggal jika Harry mau menyerahkan batu kehidupan. Teman bercerita bahwa sesungguhnya Itu hanya simbol bahwa terkadang setan menawarkan suatu kebahagiaan yang semu dan ditukar dengan sesuatu yang lebih hakiki.

huh.. makan siang yang aneh.. terlalu serius šŸ˜€

dah akh, ini juga terlalu serius untuk seorang yang ga bisa tidur…
subuh..subuh šŸ˜€

Iklan

3 thoughts on “subuh..subuuuhhh..! ^_^

  1. rein tak habis pikir, bagaimana bisa Bosnya Om memperkerjakan orang spt Om yang bisa tidak tidur gara-gara:
    -gunting rambut,
    -gara-gara beli new frame kacamata,
    -dan gara-gara ngeblog di JCo

    ckckckck… penting semua tu Om..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s