..temans

Untuk kesekian kalinya dalam minggu ini saya terpaksa merapat ke mal Puri, sebagai rest area sebelum melanjutkan lagi perjalanan pulang. Trauma tertidur ketika mengendarai motor karena rasa kantuk yang amat sangat menjadi alasan utama mampir kesini. Alasan lainnya, tentu karena lagi ga bersepeda ke kantor, mencoba menahan diri setelah banyak yang protes bilang bahwa saya kurusan, kulit muka lebih hitam dan kusam, padahal di rumah masker sari bengkuang dan air mawar udah disiapkan, tapi ternyata tidak cukup untuk melawan efek samping bersepeda. Banyak yang positif dengan bersepeda, selain tubuh jadi lebih segar, rasa stress berkendara dapat diganti dengan perasaan enjoy ketika mengayuh sepeda. Hah walau tidak bisa dipungkiri 4 hari tak bersepeda, ditambah perawatan kulit muka dan supply dopping susu panas dan coklat panas di sore hari setiap mampir ke puri sangat terasa mengubah muka lebih segar. Liat satu minggu kedepan, kalau udah kembali ke kondisi awal, tentu kembali siap-siap gowes, apalagi minggu depan supply makan malam akan kembali terjamin karena ‘ama’ akan hadir lagi di jakarta, hah udah ga sabar, blum lagi sebelum datang ‘ama’ sudah lebih dulu mengirimkan supply makanan pokok berupa beras, beras ‘pakan kamih’ suatu daerah di pinggir kota bukittinggi yang menjadi lumbung produksi beras berkualitas untuk kota bukittinggi dan sekitarnya, hah.. Ga kebayang minggu depan udah makan enak dengan nasi yang, hmm yammie.. Mau join 😀 .

Naaah, alasan yang agak unik kembali ke puri adalah buat bercerita, setelah kemaren seorang teman yang lagi santai di rumah pengen ngobrol lebih tepatnya pengen saya bercerita.. Halah aneh, kayak anak kecil aja yang minta di dongengin, masalahnya dia ga mau di dongengin cinderella, harry potter atau twilight, maunya true story, tentang saya, halah. Tapi sebagai teman yang baik saya meladeni, dan untuk itu saya kudu cari tempat enak dan nyaman bercerita, dan memang setelah sampai Puri, starbucks jadi tempat pilihan. Dia sendiri, yaa di rumahnya rebahan di tempat tidur, sementara saya mulai mendongeng dari jauh. Ketika pembicaraan berakhir, saya lihat hape, hmm 52 menit.. cukup lama untuk sebuah dongeng 😀

Yang menarik dari pembicaraan kemaren adalah ternyata pengalaman yang saya alami sama sekali tidak dialami oleh teman ini. Orangnya yang praktis, cerdas, ternyata juga terbawa ke kehidupan pribadinya. Logika baginya bisa didepan segalanya. Dia justru heran ketika saya berkata bahwa beberapa hal adalah bahasa akal, dan beberapa lainnya adalah bahasa hati, dan itu tidak bisa di campur. Bagi saya suatu yang ada di ranah hati tidak akan bisa direcoki oleh logika, karena dia berbicara dengan bahasa yang beda, yang ada paling hanya meredam. Begitu juga sebaliknya, suatu di ranah logika jangan dikacaukan oleh perasaan hati, perlu pemisahan yang jelas.

Tapi yaa itu, itu pengalaman masing-masing orang, tiap kita paling kenal akan diri masing-masing, paling tahu cara dan bagaimana men-treat nya.

Terakhir, terima kasih buat semua advise nya, walau cara kita berbeda dalam melihat suatu hal, tapi masukannya sangat berarti secara dianya adalah orang luar yang melihat ke saya sebagai object observasi, sangat beda dengan saya yang berada didalam semua cerita itu, hah.. Betapa beruntungnya saya berada di dekat teman-teman, orang-orang yang memiliki karakter, teman yang bukan cuma buat haha hihi, tapi teman untuk berbagi cerita, teman yang bisa dimintai pendapat, dan teman yang selalu mengingatkan.. Alhamdulillah 😀

Dibelakang, terdengar anggunnya suara Chrisye di lagu ‘andai aku bisa’;


..dan aku tak punya hati
untuk menyakiti dirimu
dan aku tak punya hati tuk mencintai
dirimu yang slalu, mencintai diriku
walau kau tau diriku
masih bersamanya..

Iklan

2 thoughts on “..temans

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s