..pojok bintaro sektor 7..

Nyampai di rumah sekitar setengah 7, serasa seluruh tubuh rontok, cape’ banget. Sempat duduk sebentar nengok fesbuk dan makan beng-beng ditemani dengan buavita rasa jeruk, tidak cukup untuk mengusir kepenatan. Sementara isya pun menjelang, tubuh menolak kembali bersama si Meong, enough, pantat pegel banget di motor. Sepedaan, hmm secara si Erik agak manja, ga bisa ditinggal sendiri takut dibawa kabur, akhirnya pilihan satu-satunya si greyco.

Meluncur dengan sangat calm menuju masjid imanuddin. Suaranya adem banget, cuma ada suara kletek-kletek di mesin sebelah kanan, suara yang mirip mesin dipacu dengan gigi tinggi sementara kecepatan tidak mencukupi. Parkir mulus di depan masjid, shalat isya, kemudian perjalananpun berlanjut. Tujuan, cari atm berhubung di kantong hanya ada 10 ribu.

Cari punya cari, atm ga ketemu, akhirnya berhenti di Oh la la Bintaro. Setelah memastikan bisa bayar pakai debit, akhirnya saya order makanan. Ternyata minimal belanja 50ribu jika memakai debit. Udah, pesan blueberry, banana dan almond crusiant, roti dan minuman kegemaran kalau lagi ke oh la la.

Cerita tentang oh la la bintaro, tempatnya enak banget. Berada di pojok, di belakang driving golf bintaro, terdiri dari 3 bagian, pertama ruang dalam untuk mereka yang butuh suasana adem, ber-AC, kemudian bagian teras yang terdiri dari dua set sofa warna merah ditambah beberapa kursi dengan meja-meja bulat. Kemudian bagian paling luas adalah tenda. Tenda sendiri ada yang di sisi jalan raya, dan ada yang ke tengah.

Berhubung bawa laptop, saya biasanya milih di dalam atau teras karena dua bagian itu tersedia colokan listrik, sementara jika niat cuma duduk ngobrol apalagi kalau malam saya memilih tenda sisi jalan. Perasaan lega melihat mobil lalu lalang.

Ada beberapa yang menarik di Oh la la bintaro ini, selain tempatnya yang 100% enak banget, baik view, suasana dan pelayanannya, disini juga tersedia internet gratis, mau belanja berapapun, asal duduk di area yang tercover sama wifi access point nya, insyaallah dapat akses yang lumayan kencang. Sisi yang paling menarik tidak lain adalah orang-orang para pengunjung sendiri, sangat variatif, seperti sekarang persis di depan saya 5 mahasiswa dengan 5 laptopnya sedang mengerjakan tugas kuliah. Di belakang seorang bapak umur 50.. Ups lagi fesbukan ternyata, chat lagi.. Sama siapa tuuu 😀 . Di balik kaca tempat saya duduk, 3 orang, 2 bapak-bapak dan satu mbak-mbak lagi asik ngobrol. Di tenda, seperti biasa beberapa grup yang terdiri dari anak-anak muda **halah kayak yang udah tua aja, hmm iyaa yaa emang dah tua 😀 **, lagi asik ngobol. Di pojok, sebuah layar besar menampilkan video konser bon jovi. Di tenda yang agak kedalam, sekitar 10 orang dengan usia 40-an awal sedang asik ketawa, sepertinya sedang temu kangen, alumnian atau mungkin arisan.

Begitulah, disini selalu rame, all day, pernah duduk disini sabtu jam 10-an pagi, tetap aja rame. Suasana, letak dan fasilitas yang menyebabkan tempat ini layak buat tempat duduk pembunuh sepi.. Halah..halah, yang lagi kesepian.

dah akh, hepi wiken semua. Pulang akh 😀

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s