Drama..

Molning everyone…!

Sebenarnya skarang udah dengan kostum lengkap biker, tapi berhubung ada perubahan waktu mendadak gara-gara kereta dari arah stasiun palmerah telat berangkat, teman-teman B2W (bike 2 work) dari Samudera Indonesia yang akan bergabung dengan Ranger (B2W orang tangerang 🙂 ) buat menjajal rute Cihuni di seputar Serpong berubah dari rencana semula jam 6 berubah jadi jam 7, yaa udah kesempatan menulis satu-dua patah kata, just to say hallo n gut molning untuk semua 🙂

Sedikit cerita tentang pengalaman bikin SIM kemaren.

Kemaren saya sengaja cuti buat pembuatan SIM baru, secara saya belum punya SIM buat bawa si greyco, jadi ga berani bawa itu mobil kemana-kamana, takut kenapa-napa, nabrak orang atau mobil lain, pasti saya dipihak paling lemah kalau ga punya SIM.

Nah, mungkin semua orang udah pada tahu tentang modus operandi percaloan di Ditlantas, udah rahasia umum lah. Sebenarnya pengen banget tidak masuk dalam lingkaran percaloan tersebut, tapi dengar cerita teman-teman yang berusaha jujur dengan mengikuti prosedur resmi dimana tidak satupun mereka bisa lolos di setiap test yang diadakan, alias semua orang dipaksa ‘secara sistem’ untuk menempuh percaloan, akhirnya agar tidak memakan waktu buat bolak-balik ke ditlantas gara-gara harus mengulang test, saya terpaksa masuk ke lingkaran percaloan tersebut.

Sesuai info teman, saya tidak memilih calo diluar, tapi langsung petugas polisi yang ada di dalam. Di depan lobby jelas-jelas ditulis dalam Spanduk besar ‘Hindari pengurusan SIM lewat perantaraan calo’ tapi persis dibawahnya, polisi penjaga pintu masuk lobby dengan ramah mempersilahkan saya masuk sambil bertanya, pengurusan SIM baru nya mau dibantu atau sendiri. Kata ‘dibantu’ itu saya bold dalam otak, dan saya bilang dibantu aja. Sang polisi dengan ringan bilang harganya, 450ribu, kalau setuju dia langsung menunjuk seorang OB yang berdiri di ujung ruangan disamping smoking room. Dan sayapun menemui OB tersebut, kemudian transaksi berlangsung di smoking room tersebut. Banyak OB yang duduk-duduk disitu, dan sepertinya mereka adalah agent dari polisi-polisi calo.

Pembayaran 450ribu harus dimuka, ga bisa DP separo dulu dan tidak bisa dinego. Setelah mengasih uang, saya diminta duduk, sang OB menghilang. Beberapa saat kembali telah membawa formulir pendaftaran yang telah diisi rada asal karena tidak semua kolom diisi. Formulir yang berharga 75ribu, harga resmi untuk pengurusan SIM. Kemudian saya diminta masuk ke ruangan lain dengan membawa formulir tersebut. Di ruangan tersebut saya kembali ditemui OB yang sama kemudian dia mengambil kembali formulir tersebut, menghilang dan kemudian kembali lagi dengan telah membawa surat buat test. Saya diminta ke ruang test tulis dan test berlangsung sebagaimana mestinya. Naah ketika hasil test keluar, saya ga tau apa benar-benar saya lulus karena hasil jawaban saya atau saya dilulusin karena udah membayar, pokoknya saya taunya lulus. Ketika berjalan menuju lapangan untuk test praktek, saya bertemu 2 orang yang ga lulus test tulis. Saya tanya apa sendiri atau dibantuin, dan keduanya menjawab sendiri. Tuu khan, terbukti.

Dilapangan, saya harus membayar formulir test lapangan 10 ribu, uang 10 sendiri telah diberikan oleh si OB ketika tadi terakhir ketemu. Setelah mengambil formulir, saya langsung menemui petugas lapangan untuk praktek. Di tengah-tengah lapangan dimana para petugas lapangan berkumpul saya lihat terjadi sedikit adu mulut. Seorang peserta test, ngotot bahwa dia telah mengemudikan dengan baik, tapi sang police ngotot dia salah. Setelah adu mulut, polisi suruh dia mengulang kembali testnya, dan terlihat sekali sang petugas mempersulit dengan memberikan test yang lebih sulit. Saya sendiri, setelah orang tersebut pergi, sang petugas langsung bertanya, apa mau tanpa test. Isyarat itu langsung saya iyakan dengan menyodorkan 10ribu, dan itu cukup untuk menghidari kejadian yang sama dengan orang sebelum saya.

dan udah.. status test lulus.. dan foto, klik SIM ditangan.

dah dulu yaa, dah ada jemputan, i have to go.. ci u, and have a nice wiken 😀

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s