Kembali..

Lihat kejadian di Situ Gintung tadi bikin merinding, tempat yang tadinya indah, di pinggir kota jakarta tiba-tiba lenyap dalam sesaat. Bukan hanya lenyap tapi juga menimbulkan bencana bagi mereka yang hidup disekitarnya.

Ketika mau shalat ashar tadi saya teringat salah satu ayat dalam al-qur’an yang mengatakan bahwa Allah menimpakan bencana ketika mereka sedang lelap dalam tidurnya –ntar nyampe di rumah di cari ayatnya– bukan cuma sekali-dua bencana itu datang ketika orang sedang lelap dalam tidurnya, ga tau kenapa, Allah punya rahasia disana.

Yang kedua yang bikin merinding bahwa sesungguhnya jika Allah ingin menarik apa yang telah diberikan-Nya pada kita, sungguh itu sangatlah mudah bagi-Nya, bagaimana daerah yang begitu indah dan jadi sumber penghasilan bagi para pengusaha dan warga sekitar Situ, hanya dalam hitungan detik direngut semuanya. Mungkin hal yang sama bisa saja terjadi kepada kita, kepada harta-harta kita, orang-orang yang kita sayangi, dan mungkin tubuh ini sendiri, jika Dia berkehendak, sungguh amatlah mudah bagi-Nya untuk menarik semua itu, mungkin hanya dalam sekerdipan mata. Kembali kepada kitanya, jika sadar bahwa semua itu hanya titipan dari-Nya tentu dengan ikhlas untuk melepasnya –sesungguhnya duka dan tangis itu alami, bahkan seorang Rasulullah saw pun menangis dan berduka ditinggal Khadijah dan pamannya Abu Thalib–. Begitu juga, jika semua itu digunakan dijalan-Nya, kaki ini dipakai melangkah ke di jalan yang di ridhai-Nya, memelihara kesehatan tubuh yang dititipkan-Nya dan menghindari dari hal-hal yang diharamkan-Nya serta memberi nutrisi dengan makanan-makanan didapat dari cara yang halal dan tidak mengandung unsur yang diharamkan, memelihara titipannya berupa anak yang shaleh, ketika semuanya atau satu-per-satu diambil kembali oleh-Nya, tentu dengan senang hati dan berlapang dada  menyerahkannya, karena kita tahu bahwa semua amanah-Nya dipelihara, dijaga dan digunakan sebaik-baiknya di jalan yang dihalalkan-Nya dan semata-mata untuk memuliakan dan mengagungkan nama-Nya.

Innalillahi wa inna ilayhi raji’uun..

**beriring do’a untuk mereka yang telah mendahului  kita dipanggil olehnya dalam musibah Situ Gintung, sesungguhnya hanya kepada-Nya sebaik-baiknya tempat kembali, amin

Iklan

One thought on “Kembali..

  1. Semoga Allah selalu menjadikan kita “bangun” dan bersiap menyambut segala ketentuanNYA.. amin ya Rabb..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s