Cheaters

Beberapa hari yang lalu nonton film berjudul Cheaters di salah satu stasiun tivi. Film yang diproduksi oleh HBO movie ini bercerita tentang kecurangan yang dilakukan oleh team dari sekolah Steinmetz high school dalam final kejuaraan antar sekolah. Kecurangan dengan mendapatkan contekan pertanyaan yang akan muncul pada final kejuaraan tersebut. Tindakan ini mendapatkan cemoohan dan kebencian berbagai kalangan.

Saya sendiri nonton udah setengah atau mungkin cuma 1/2 jam an sebelum usai, jadi ga begitu mengikuti ceritanya diawal. Tapi dibagian-bagian akhir cerita diceritakan bagaimana para siswa kekeh mereka tidak nyontek. Setelah di introgasi demikian rupa, akhirnya salah satu dari mereka mengaku. Saya kira itu pengkhianatan dari salah satu anggota team, dan kaget juga ternyata memang mereka nyontek, tapi bingungnya mereka kok tetap komplak meski satu dari mereka membocorkan masalah mencontek tersebut.

Di akhir cerita, ketika sang guru pembimbing team sebagai orang yang paling disalahkan ingin pergi meninggalkan mereka, disana rahasia dibalik kecurangan itu terungkap. Ternyata mereka memang sengaja mencontek, tapi bukan untuk keuntungan mereka, hanya sebagai moral hazard dimana dengan kasus semua orang membuka mata bahwa mencontek itu adalah suatu kecurangan, ketika saat itu lebih dari 70% siswa di amarika mencontek, mereka mengangkat masalah itu berharap adanya kesadaran kolektif akan keburukan dari yang namanya mencontek.

Saya sangat terkesan dengan film ini, bukan pada pesan yang dibawa, tapi tentang bagaimana suatu message disampaikan, karen terkadang sayapun melakukan hal yang sama. Tidak jarang kita berbuat sesuatu yang hampir semua orang tidak tahu maksud dibelakangnya. Mungkin satu tahun.. dua tahun.. puluhan tahun kemudian atau mungkin hanya di akhirat kelak orang akan mengerti arti dari tindakan itu. Tindakan yang terkadang tidak populis, bahkan mungkin mengundang kebencian orang lain seperti pada cerita diatas, tapi selama itu berpegang terhadap suatu maksud mulia, tetaplah bertahan. Bukankah pepatah mengatakan bahwa tidak harus semua yang dilakukan tangan kanan diketahui oleh tangan kiri … betul apa betull.. 😀

bocoran dari pemilik blog, mungkin blog ini termasuk kedalam kategori diatas.. 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s