ekkk

Baca tulisan Bundo disebelah sungguh menghibur hati. Baru hari jum’at saya dan teman bercerita tentang keseimbangan, dimana sesungguhnya Allah menciptakan alam dengan prinsip keseimbangan, ada masanya alam menjaga keseimbangannya seperti melalui gempa yang merupakan fenomena alam yang otoritas dari alam itu sendiri, sementara sebagian lainnya alam berusaha mencari keseimbangan baru dengan global warming, karena manusia telah merusak keseimbangannya. Keseimbangan yang sama seperti juga berlaku disini, di blogsphere, ketika sebagian sepi posting karena alasan-alasan klasik yang sukar diterima ‘sibuk’ begitu katanya πŸ™‚ , sebagian lainnya justru memberi keseimbangan, bahkan denganΒ  hatrick nya sekalipun di tanggal 5. Bun.. 3-5-7 atau berapapun per harinya, tidak soal karena ada penggemar di carisa dan adena yang setia menjadi pembaca, karena tulisan sang bundo selalu mampu mengisi lubang hati, memberi jawaban yang dikatakan hati, halah letto pasti πŸ˜€

Satu alasan kenapa seharian kemaren tidak sempat mampir kesini adalah karena seharian kemaren penuh silaturahmi sehingga tidak sempat hadir di dunia maya. Ini bermula ketika jum’at sore seorang teman yang berkantor dekat rumah berkunjung untuk silaturahmi sekaligus dirinya numpang istirahat menunggu kerjaannya yang akan berlanjut di jam 12 malam. Agar lebih rame, ‘si mas bersepeda’ yang tinggal bersebelahan komplek diajak bergabung. Ketika jamnya makan malam, ditemani si greyco kita bertiga coba mencari makanan sekedar penyangga perut. Muter-muter, akhirnya si greyco digiring untuk melewati tol ke kawasan sebelah, Karawaci.

Surprise, itu yang pertama terasa ketika duduk di bulevard karawaci untuk makan malam. Suasananya benar-benar beda. Menatap jalanan didepan dan gedung diseberangnya angan langsung melayang ke negara sebelah. Sungguh layout kota besutannya Lippo group ini memberi nuansa yang beda, gedung, pedestrian dan jalan menyatu tanpa pemisah, mewujudkan kesatuan antara semua aspek kota.. termasuk manusianya. Bandingkan dengan gedung-gedung di seputaran sudirman yang dibatasi oleh pagar-pagar angkuh yang mencoba mencari jarak dengan pedestrian dan jalanan disekitarnya 😦 . Selanjutnya, Bulevard Karawaci sendiri yang dipenuhi resto-resto yang menjual aneka minuman dan makanan dengan kursi dan meja yang diatur demikian rupa, memberikan pengalaman baru akan tempat makan dan ngobrol yang pantas untuk dikunjungi. Melahap ribs bakar tanpa terasa waktu menunjukkan jam setengah 12 malam, saatnya untuk pulang.

Ketika azan subuh memanggil di pagi harinya, saya telah siap-siap dengan greyco untuk menuntunnya lebih akrab dengan masjid. Habis shalat subuh, jalan-jalan untuk menjalin ‘keakraban’ dengan greyco dan berlanjut hingga siang ketika dia harus dimandikan kemudian dibedakin dengan aneka kit dan ‘sepatunya’ di semir biar tampil ciamik :). Sorenya saya dan teman yang malam sebelumnya ketemuan, buat appointment dengan teman lainnya untuk ketemu, untuk silaturahmi, saling mengunjungi. Akhirnya si greyco dijejal mengarungi jalan JORR menuju Bintara Bekasi. Ada sekitar 50 kilo kebih harus dilewati greyco.. driver kita.. hmmm siapa lagi.. dan yang pasti bukan saya.

Senang, sudah lama tidak ketemu dan bertamu. Teman yang siap menunggu kelahiran anak pertama menyambut kita dengan kue pisang. yammie, eunak banget.. lembut dan rasa pisang kentara di lidah. Kita ngobrol hingga lepas magrib dan kemudian si greyco harus kembali menuju barat..

Huhh, hari yang melelahkan.. tapi hepi.. bisa bersilaturahmi dan saling mengunjungi, semoga persahabatan ini berlanjut sampai tua dan ajal menjemput.

Hari ini… hmm masih menimbang dan ‘…’ untuk menghadiri java jazz. Sayang untuk dilewatkan karena 2 tahun berturut-turut selalu hadir. Tapi dengar-dengar tiket resmi, daily pass nya 500rb.. akh mencekik.. ekkk..

morning n hepi sunday semua. Bun dan bu warung, maap comment nya belum sempat direspon πŸ˜€

Dibelakang mengalun lagu Anggrek bulannya Chrisye feat. Sophia Latjuba..

Setangkai anggrek bulan
Yang hampir gugur layu
Kini segar kembali
Entah mengapa

Bunga anggrek yang kusayang
Kini tersenyum berdendang
Bila engkau berduka
Matahari tak bersinar lagi

Ada lagi Kidung Chrisye feat Rafika Duri dan Trio Libels **yang terakhir idolanya Bundo pasti πŸ™‚ ** , lagi Chrisye dengan ‘Kisah kasih disekolah’ punya nya obie messah **yang ini idola saya πŸ™‚ **, ‘Kangen’ – nya Dewa lagi-lagi dengan Sophia Latjuba, dan yang paling sahdu tentu Andai aku bisa.. huu, kepergiannya **chrisye maksudnya πŸ™‚ ** meninggalkan masterpiece untuk selalu dikenang. Semoga arwahnya mendapat terbaik disisinya, amin πŸ™‚

Iklan

2 thoughts on “ekkk

  1. Semoga memang benar “Friendship is forever”….
    Hmm sepertinya malam itu anda sedang berada di area Benton junction… πŸ™‚

  2. ehm.. ehm.. menerima tantangan 500 seperti yang anda berikan.. walau yang posting dan yang berkunjung sama2 mabok.. πŸ˜€ , πŸ˜€ , πŸ˜€

    ikut menikmati Peabo Bryson.. dikesunyian kampung πŸ˜‰

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s