The Nearness of You

..lagi dengerin Sebelum cahaya nya Letto.. uukkh bening banget.. I luv my gadget..

Sore ini teman-teman di kantor pada wanti-wanti agar besok datang ke test program beasiswa kantor. Mereka pada kasih semangat karena pagi-pagi saya udah bilang ga bakal datang gara-gara ga belajar. Tapi mereka bilang toh ga ada ruginya kalau datang, ‘nothing to lose aja‘ begitu kata mereka.

Ada benarnya siy..

—–
ntar..ntar.. tenang sebentar.. menyimak lagu The Nearness of you – Norah Jones dulu, uuuu adeem bangett..

akh, ada John Legend dengan Ordinary people juga mengiringi, bisa-bisa ga jadi nulis niy.. baguss2 bangett..

Take it slow
Maybe we’ll live and learn
Maybe we’ll crash and burn
Maybe you’ll stay, maybe you’ll leave,
maybe you’ll return
Maybe another fight
Maybe we won’t survive
But maybe we’ll grow
We never know baby youuuu and I

We’re just ordinary people
We don’t know which way to go
Cuz we’re ordinary people
Maybe we should take it slow (Heyyy)
We’re just ordinary people

Udah.. lanjut 🙂
Ada benarnya siy apa yang dibilang teman-teman..
Tapi dasar saya suka ga mau ngerjain sesuatu setengah-setengah, ga ada persiapan, asal ada, asal jadi.. Pengennya semua itu direncanakan, dipersiapkan sebaik mungkin, abis itu apapun hasilnya ga jadi soal… itu adalah usaha terbaik. Untuk semua itu biasanya saya sabar.

Banyak contoh, contohnya rumah..
Lebih 1,5 tahun rumah ga terurus gara-gara saya ga pernah puas dengan apa yang coba direncanakan. Mulai dari minta masukan teman buat disain interiornya, ga puas. Trus minta biro desain profesional, tetap aja ga puas. Berapa majalah telah dibeli buat cari desain. Akhirnya ga tau gimana.. tanya sana sini, ambil ide sana sini.. kolaborasi banyak kepala dan tangan, akhirnya terwujud rumah seperti sekarang, terima kasih untuk semua.. special thanks to my old Bro yang dah banyak menyumbang ide untuk warna rumah dan yang pasti nyumbang venitian blind, gratis.. langsung dari pabriknya..**beneran gratis kan yaa 😀 ** .. buat yang lain, keluarga di Kedoya, dan yang tidak disebut namanya, terima kasih banyak.. 🙂
mungkin bagi sebagian orang itu rumah biasa-biasa saja, tapi bagi saya sudah sangat memuaskan, cukup untuk membayar penantian selama 1.5 tahun.

Contoh lain earphone yang sekarang nempel di telinga. Dari agustus saya dengar earphone ini mau di release, saya sabar menunggu sampai benar-benar di release, dan benar setelah dibeli, penantian sekian bulan terobati, ada kepuasan tersendiri mendapatkan hasil dari suatu penantian yang lama –Sekarang lagi nungguin iPhone yang tinggal menunggu hari.. menunggu dan siap-siap menjual apa-apa yang bisa dijual yang fungsinya overlapping seperti iPod dan Hape yang sekarang dipakai mungkin siap dilepas 😀 —

Banyak lagi contoh.. bahkan akan hal-hal yang personal.. termasuk.. hmm **ga usah dilanjutin dey 🙂 **

Tapi yaa, semua tidak berorientasi hasil, menunggu, mendapatkan.. ending maupun hasilnya gimana, itu tidak jadi soal.

Trus besok gimana..
hmm sebagunnya aja, sepertinya niat nya diganti.. buat dapatin free 1/2 hari karena besok cuma sampai jam 12, abis itu free 🙂

next posting.

Iklan

2 thoughts on “The Nearness of You

  1. tenang aja.. soalnya berkisar antara lain

    1. siapa vokalis letto..? (a.ariel b.saipul jamil c.marcel d.ILB)

    2. aliran musik norah jones? (a.dangdut b.rock c.cadas d.hiphop)

    gampang kan..

  2. pertanyaan yang menggelitik, mengingatkan pada Gita Remaja Bun 😀

    Saya paling suka part yang ada jamnya, menjawab judul lagu dalam 1 menit.. tik..tik..tik.. 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s