Kita

Tulisan ini sebenarnya telah coba ditulis ketika di bandara menunggu keberangkatan kemaren, tapi dasar hape jadul tiba-tiba hang, ga bisa ngapa-ngapain.. mungkin karena ngetiknya kepanjangan kali yee.. memory hape jadul yang terbatas itu ga kuat nampung akhirnya hang, menyeraaahh..Sebell banget, jari udah pengel ngetik di keyboard yang seuprit, eee dianya hang. Yaa udah coba ketik lagi 😦

Ceritanya, jum’at malam kemaren saya berkunjung ke rumah Bundo a.k.a nakjadimande a.i.k.a (as i know as –karena cuma saya yang tau– 🙂 ) reinkhadija **nama yang indah Bun ‘Kinanti reinkhadija Arrumi’ , ntar minta yaa Bun kalau udah ketemu ‘ibunya’ 🙂 ** . Ooo yaa pertemuan dengan Bundo terasa sangat berkesan, secara kita sudah lama tidak kopi darat, maklum jarak tidak memungkinkan untuk sering ketemu. Kalaupun jarang, blog dan fesbuk telah mengaburkan perbedaan jarak yang ribuan kilometer itu.

Ga kalah berkesannya adalah hidangan dari Bundo, Pizza langsung dari dapur Bundo, buatan sendiri. Keren… keren Bun, rasanya mengalahkan Pizza Hut ataupun Papa Ron. Adonan rotinya yang kering tapi tetap lembut dikunyah, ditambah rasa saus bercampur keju dan irisan sosis walau tanpa paprika benar-benar enak Bun. Mungkin juga bumbu kepanikan dari KD suami tercinta ketika membuatnya, semakin menambah bumbu.. bumbu cerita maksudnya 🙂 . Pizza ini semakin mengukuhkan Bundo sebagai chef top, minimal di hadapan kita-kita, anak-anaknya yang rakus akan makanan lezat dan berkualitas 🙂

Seperti biasa, setiap ketemu.. kita, saya-bundo dan KD selalu ga kehabisan bahan buat cerita. Cerita mengalir kemana-mana. Dari cerita itupun diketahui ternyata Bundo mengetahui banyak hal **ini berbahaya 🙂 **, source beliau tidak hanya dari cerita di milis, tapi diam-diam juga didapat dari chatting dan tidak jarang dari telpon-telponan dan sms. Belum lagi info langsung dari Ama-dan-Apa, yaaah.. ternyata. Tapi janji yaa bun, kapan-kapan cerita-cerita… minimal semua cerita itu hanya kita **saya, bundo dan KD** yang tau, yaah-yaah.

Yang tidak sabar adalah menunggu Headline di koran lokal Haluan dan Singgalang, bahasan tentang gebrakan Drg ini yang berhasil memfesbuk kan bukittinggi dan mem-wordpress kan Puskesmas pariantang. Tolong yaa Bun kalau jadi di liput, korannya di kliping, di scan trus publish disini atau di fesbuk. Ditunggu yaa 😉

Terakhir, kemaren sempat ketemu ms D si isiteko . Coba kalau sempat mampir ke Puskesmas pasti juga ketemu sama kepompong di hijau daun.. haluuu… dan downline bundo yang lain. Kapan-kapan sepertinya keluarga besar bundo di wordpress perlu silaturahmi sambil menyantap pizza atau kejutan makanan lainnya dari sang Bundo.

Akhh, perjalanan pulang yang berkesan, semoga diberi kesempatan kedua untuk ketemu. Bun, jangan lupa mampir ke pondok yaa kalau ntar jadi maret kesini, kunjungan balasan 😀

bye..bye..

Iklan

2 thoughts on “Kita

  1. Ping balik: nakja dan sicindai: pertemuan penuh cinta « nakjaDimande

  2. Ping balik: nakja dan sicindai: pertemuan penuh cinta « nakjaDimande

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s