Syal itu..

Syal itu..

Sudah lebih 10 tahun tidak pernah dipakai, hanya tersimpan dalam lemari diantara tumpukan aksesories yang memang semuanya tidak pernah kepakai, akhirnya semalam diambil untuk dikenakan. Syal buatan Perancis bermotif kotak-kotak hitam dan putih **gw banget tuuh, BW 🙂 ** dibawa kakak dari jepang sebagai oleh-oleh buat adiknya yang ga tahan udara dingin dari dulu.

uuuuuuuuuu….

Benar-benar dingin sejak semalam balik tugas di Padang. Sejak sore Padang telah diguyur hujan dan tidak berhenti sampai saya berangkat dengan travel dari padang ke Bukittinggi. Sepanjang perjalanan, AC terpaksa dinyalakan untuk menyamakan suhu di dalam mobil dengan di luar mobil, agar tidak terjadi pengembunan di kaca yang bisa menghalangi pandangan sang sopir. Alhasil saya yang duduk di samping sopir ‘mancikutuik’ (merinding) kedinginan. Sekali waktu ketika seorang penumpang turun di Padang Panjang, kota dikaki gunung Singgalang, terpaan angin dari luar masuk kedalam mobil… akkkkkkhhhh, hembusannya benar-benar menusuk tulang, ampun DJ….

Sampai dirumah, masih saja hujan. Melihat 2 syal tergelatak di tempat tidur setelah tadi hampir diberikan ke sepupu berbarengan dengan pakaian bekas yang masih layak pakai, tanpa ragu langsung di pakai. Uuuu eunak-uenak-uenak.. **makanya pakai 3 , enaknya 3 kali 😀 ** Sampai tidur syal itu tetap menempel di leher.. keren juga, tinggal sedikit melenggok, dan tubuh di tinggiin, bisa tampil bak Oscar lawalata, halah 😀

Sampai barusan, ketika mau brangkat ke masjid, my mom nanyain masih sanggup ke masjid kah..? , secara Ama (mom) yang orang bukittinggi sendiri mengakui udara dingin banget. Solusinya ke masjid sweater dilapisi dengan jaket tebal. Akhh..

Di masjid barusan pada rakaat pertama ayatnya panjaaaang banget. Sempat kepikir, sepertinya saya tahu ayat-ayat yang dibaca. Dan ketika dari berdiri langsung sujud **tanpa rukuk** saya baru sadar bahwa ini surat As-sajadah. Yaah udah jadi tradisi di Bukittinggi, mungkin setiap masjid bahwa di hari jum’at subuh, ayat yang dibaca pada rakaat pertama adalah surat As-sajadah, dan sesuai dengan nama, di 2 per 3 surat, ada ayat yang salah satu katanya mengandung kata sadajah, yang memerintahkan kita untuk sujud diakhir ayatnya. Setelah sujud, kembali berdiri dan melanjutkan ayatnya. Akh pasti sudah pernah 😀 . Dulu, waktu kecil, orang tua suka ga datang ke masjid shalat subuh dengan alasan yaaa itu, hari itu adalah hari jum’at dan shalat sajadah, katanya kelamaan. Dulu sempat hampir hapal, tinggal 1 halaman lagi. Lama-lama, karena godaan dunia, ga sempat melanjutkan menghapalnya sehingga yang sudah hapal pun lama-lama lupa…. akh, dasar… ck..ck..ck..

Di rakaat kedua, saya juga tidak ngeh dengan surat yang dibacakan, tapi taunya saya mengenal setiap ayat yang dibacakan..

dan ketika imam membacakan

yaaa ayyatuhan nafsul mut ma innah..

saya tersadar, akhh ternyata surat al-fajr, surat yang bagian terakhirnya mengingatkan saya sama teman dulu ketika ada KKN-Terpadu UI-ITB-IPB, teman dari UI yang selalu membacakan potongan terakhir dari ayat tersebut. Potongan yang sangat indah artinya.. sama indahnya dengan ayat-ayat pada surat al-rahman…

fabi ayyi aa laa i rabbikuma tukazziban

(maka nikmat Tuhanmu manakah yang kamu dustakan?)

dan 4 ayat terakhir dari surat Al-fajr yang sangat indah itu terjemahannya;

Hai nafsu (jiwa) yang tenang (suci)

Kembalilah kamu kepada Tuhanmu dengan (hati) ridha dan diridhai (Tuhanmu)

Maka masuklah kamu dalam golongan hamba-hamba-Ku

Dan masuklah kamu ke dalam surga-Ku.

Uuuu.. indahnya, ga ada satu syairpun yang dapat mendandingi indah bahasa-Nya. semoga kita semua masuk kedalam golongan hamba-hamba-Nya, amin.

wassalam

Tea time 😀

Iklan

2 thoughts on “Syal itu..

  1. Bacanya jadi terharu.. pengen lgsung baca Al-Fajr d..
    Ini juga mengingatkan suasana Mesjid Muhammadiyah Bukittinggi waktu gw kecil. Btw, elo di mesjid mana?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s