Bias Sinar


Ku Duduk Sendiri
Kuterpaku Digelapnya Malam
Ku Tatap Ke Depan
Semakin Gelap Celah Kehidupan

(Bias Sinar – Nicky Astria)

Memang begitu adanya. Duduk sendiri, yang lain jam 10 udah pada tidur. Liat fesbuk, sepi.. google reader.. juga sepi ga ada update-an baru. Muter-muter ke blog tetangga, akhirnya mampir juga ke FS yang udah lama banget ga di tengok. Banyak yang berubah ternyata, termasuk feature friend, tiba-tiba satu nama hilang dari sana 😀 .

Melihat FS seperti balik ke jaman batu, begitu cepat perubahan. Tahun yang lalu, FS seperti tanpa pesaing **khususnya di indo**, dan blum banyak orang yang main di fesbuk. Tapi dalam hitungan bulan, fesbuk langsung menyalib FS. Ga ada yang menyangka secepat itu. Tapi satu-dua minggu belakangan saya liat ada arus balik, orang-orang mulai sesak napas. Ada kejenuhan kali di fesbuk. Update, wall, comment sekarang berkurang drastis. Ga tau, suatu yang naiknya terlalu cepat biasanya akan meluncur dengan tidak kalah cepatnya. Let’s see.. 😀

Kembali, booming fesbuk khususnya di jakarta juga terpicu oleh booming blackberry (BB). Banyak orang terobsesi sama gadget yang satu itu, ga lain gara-gara feature fesbuknya. Seperti mutual simbioisme, keduanya saling membutuhkan. Dan dimana-mana orang memamerkan BB nya, apalagi yang bold (BBB). Udah seperti hape Nokia 3310 jaman dulu, hape sejuta umat. Dan ketika saya coba tanya ke seorang teman yang juga gadget mania tentang blackberry, dia bilang sudah dijual..

Alasannya..!

cape.. suara new coming message ga pernah berhenti. Meski udah di silent, tapi perasaan selalu tertuju pada benda itu. Selalu melihat, dan selalu ada message disitu. Dan itu membuat jenuh.

Dan ini adalah pengakuan kedua yang saya dengar.. jenuh.. teman beberapa bulan lalu juga udah mengeluhkan hal yang sama, dan reaksinya sama, jual dan kembali ke cara klasik.

Apakah hal yang sama juga akan dialami fesbuk. Atau seberapa fesbuk bertahan..?

Dari sekian banyak kelebihan, fesbuk bagi saya sedikit menyebalkan, terutama masalah privasi. Semuanya terexpose. Tidak ada rahasia. Kita ngobrol, ngasih comment, nge-tag foto semuanya muncul di wall. Bahkan seorang teman mengeluh, putus dengan pacarnya saja.. sejagat fesbuk mengetahuinya.. hati yang terbelah langsung nongol di wall **ada cara mudah sebenarnya mensiasati, hapus.. dari wall..!, tapi ga semua orang sadar dan mengerti hal ini** . Saya sendiri punya pengalaman pribadi masalah privasi ini.Ketika ingin menyembunyikan identitas, tetap ada tapi invisible, ternyata tidak bisa,huhh.

Naah, dengan segala kejadulannya, FS memilikinya. Dan mungkin suatu saat hal itu yang membuat orang kembali ke FS. Semuanya bisa di moderasi terlebih dahulu sebelum muncul ke public. Dan saya lihat sebagian teman sampai sekarang masih tetap bertahan di FS ditengah gempuran fesbuk, dan mungkin salah satunya adalah masalah privasi. Ketika fesbuk semuanya serba otomatis, termasuk wall yang muncul secara otomatis, orang akan kembali merindukan sesuatu yang lebih konvensional, sama halnya ketika BlackBerry mengotomatiskan segalanya, orang mulai jenuh dan ingin menentukan caranya sendiri, kapan harus cek email, kapan bisa terima message.. tidak mau diatur oleh teknologi.

Apakah pasang surut fesbuk akan sama dengan nasibnya BB. Kita lihat nanti…

**masih bermimpi memiliki iPhone**

Iklan

7 thoughts on “Bias Sinar

  1. mas sicindai.., mosok gara2 FB dan BB aja ampe harus ‘terpaku dalam gelapnya malam, dan merasa celah kehidupan semakin gelap..’ 😀
    bagi rein sih.. semuanya asik-asik aja.. selama kontrolnya ada ditangan kita dan selalu mengarah ke sesuatu yang bermanfaat, minimal bermanfaat buat diri sendiri..
    jadi klo dirasa sudah g bermanfaat.. ya sudah bye bye.. 😀

    tapi jangan goodbye sama rein.. karena kita baru berkenalan 😀 , 😀 , 😀

  2. @rein : hi rein, salam kenal.. makasih udah sudi mampir dan ninggalin jejak disini. Namanya mengingatkan pada ama november rain GNR.

    @me : hi, kalau bener-benar mratiin, pasti tau 😉

  3. kamu sedih karena kamu mencintai dia tapi dia sepertinya tidak?? mmm.. aku sedih karena aku dan dia tau saling mencinta tapi tak dapat bersatu… hhh…

  4. halo greenbeauty.. jadi penasaran, siapa yaa..? cerita FB dan FS kok bisa menyimpulkan ini tentang cinta. Btw, kalau blum kenal, salam kenal aja 😀

  5. pengamat blog ini dan beberapa blog lain.. Aku saat ini juga lagi recovery.. sedih yang mendalam.. tapi masa2 ini menyadarkanku tentang beberapa hal.. Dulu aku memutuskan memilih jalan mencintai dia untuk memberikanku rasa happy.. tapi sisanya hanya sedih berkepanjangan.. Perhatiin blog kamu juga buat aku berpikir.. Betapa manusia semua sama2 diberikan hati yang dapat merasakan senang, sedih, luka, cinta, kehilangan.. Untuk itulah kita diciptakan, agar kemudian selalu untuk berada di jalanNya, memberikan cinta tertinggi untukNya. Dengan demikian, rasa2 yg lain yang kita rasakan hanya karenaNya, semata2 untuk mendekatkan kita padaNya.

    Aku menangis dan mencurahkan segala isi hati disaat pertemuan denganNya.. Betapa hidup sangat sementara dan betapa ingin mengisi seluruh hati untukNya. Kesedihan memberikanku ruangan untuk ini.. Pada Akhirnya mudah2an kita selalu bersyukur selalu diberikan kesadaran padaNya..

    Remember, the highest love for Allah SWT 🙂 .. Inilah pilihan yang mutlak,, untuk kebahagiaan kita…

  6. hii greenbeauty..
    makasih banyak buat nasihatnya. Sungguh indah 🙂

    kadang rasanya indah mencintai dilandasi kecintaan kepada-Nya. Cinta untuk cinta yang lebih tinggi.. tapi mungkin,hati-mata-dan rasa kadang ingin menduakan-Nya, mencoba menyamakan cinta yang tadinya tak setara.. dan dengan kasih sayang-Nya, dia mengingatkan, dengan caranya, yang indah, yang kadang tidak terbayangkan sebelumnya.. alhamdulillah, Dia masih mengingatkan 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s