molning san

Lama ga nulis, bingung mau mulai dari mana. Sebenarnya ide menuliskan sesuatu selalu muncul ketika perjalanan pulang dari kantor ke rumah. Tapi setelah sampai dirumah semuanya buyar. Rasa capek, dan ngobrol dengan keluarga di rumah menghapus semua ide yang tadi telah tersusun rapi di kepala. Gara-gara ortu sekarang dirumah,  plus adik yang sudah balik dari pengembaraannya, rumah sekarang komplit kembali, ga tau setelah akhir bulan…home alone or.. 🙂

Perjalanan ke kantor kadang menyisakan banyak pengalaman. Apalagi ketika musim hujan seperti sekarang, woow ujiannya buaaanyaak bangettt **meminjam ekspresi teman yang dari malang, kenapa bilang banyak itu harus buuuuanyyaaak, banyak aja, gede jadi gueeeedeee 😀 ** . Ooo yaa ujian di perjalanan itu macem-macem, yaa macetlah **ini default**, becek **maklum ngojek, sayang ga boncengin cinta laura 🙂 ** , blum lagi si meong  yang harus menembus banjir.. huuuhh slalu sesi seperti itu bikin deg-deg-an dan ending nya selalu beribu rasa syukur, alhamdulillah si meong tidak kelelep dan tertidur ditengah banjir.

Entah kenapa perjalanan yang lebih panjang dari biasa setelah moving  to new house sejauh ini terasa nikmat **moga begitu seterusnya** , liatin orang-orang, mengais pahala yang berceceran dijalan, kecil-kecil siy tapi cukup untuk melegakan hati, meringankan beban pikiran yang kadang suka muncul. Ga perlu muluk-muluk, cukup memberi jalan untuk pejalan kaki yang pengen menyeberang, atau mendahulukan bapak-bapak yang memboncengi istri atau anaknya, menghargai para pengendara mobil dengan memberi jalan ketika mereka butuh jalan untuk berbelok.. dan banyak lagi. Jakarta kota yang komplit, dan banyak sekali pahala bertebaran dijalan, tinggal memungutnya, jadikan bintang dihati, halah.

Cukup dulu, sebenarnya bukan yang diatas pengen diceritakan, tapi yaa karena idenya udah lupa.. cukup itu ajah. Kapan-kapan nulis lagi.. tulisan kali ini biar jari  ini ga kaku aja gara-gara lama ga nulis. Ini juga gara-gara mata yang kembali terbiasa mengiring tubuh ini untuk menarik selimut, tidur setelah shalat subuh.. abis dingin bangett, tempat sekarang benar-benar adem surayemm.. tiris pisan..

Dah akh, mandiin si meong dulu… ** di blakang kembali mengalun Cinta dalam hati nya Ungu.. ‘Aaaaa pengalamaan siapa tuuhhh…!‘ teriak teman ketika lagu ini mengalun… padahal saya suka iramanya ajah. Lagu yang bagus dengan video klip yang mengecewakan, walau tidak semengecewakan klip nya Kisah cintaku – Peterpan 🙂

Yaah, jadi bahas lagu dan klip.. wess.weesss..

morning smua… moga hari yang cerah yaa, walau gelap di luar tapi cerah di dalam.. 😀

**oo yaa minggu insyaallah mau syukuran, buat teman-teman yang ga ada acara.. sudi mampir yaa. Ada lontong sayur padang insyaallah, special chef di import dari bukittinggi.. mangga **yang janji bawa kue, hayoo..! 🙂 **

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s