Di depan pintu

Ini mungkin bukan yang pertama..

tapi baru pertama kepikiran untuk menuliskan.

Yaah, ketika barusan mampir ke private blog.. saya hanya masuk ke dashboardnya, hanya menatap.. tidak berani melihat. Setengah dari diri pengen masuk, dan setengah lainnya menyuruh untuk tetap tinggal..

Malam ini blog walking kemana-mana, sampai-sampai nyasar ke blog artis sgala, makanya posting sebelumnya nampilin foto anaknya sang artis. Memang adakalanya bingung mau kemana, tapi kalau blog walking berarti bukan bingung, justru lagi semangat :). Dan kejadian seperti melamun di depan suatu blog itu sering dilakukan. Saya membayangkan seperti seorang yang pengen mampir bertamu, saya seperti seseorang yang masih ngider di depan rumah, dan terkadang telah sampai ke depan pintu tapi blum brani mengetuk. Ada yang memberatkan kaki untuk mampir.. terkadang terjerambak masuk seperti ada dorongan yang maha kuat yang memaksa masuk, tapi tidak jarang hanya berada di depan pintu, kemudian berbalik arah.

Yaah, banyak alasan.. tapi kadang lucu aja melihat diri sendiri berlaku konyol seperti itu 🙂

Iklan

2 thoughts on “Di depan pintu

  1. terkadang pesona huma di atas bukit sana sangat menggoda untuk didatangi, dan tidak sadar kalau akhirnya kaki akan luka oleh ilalang yang berduri yang menumbuhi jalan setapaknya Bun..halah 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s