Greyco

zuuuuungggg…. brakkkkk…!

Itu raungan indah sekaligus memikulan senja kemaren. Mainan baru, yang dari siang ditimbang-timbang pengen dibawa main, akhirnya mengalami hari yang tragis, sebuah goresan panjang mengiris dindingnya yang mulus. Teman hanya menghibur…

ga pa-pa, namanya juga blajar. Masih untung nabrak tembok sendiri daripada nabrak yang laen…

tapiiii…!

Yaah, sampai pagi ini, tetap berbagai rasa bercampur..

Kejadian ini sebenarnya tidak perlu terjadi kalau saya percaya sama hati. Beberapa saat sebelum kejadian, saya berada di luar membereskan sesuatu. Beberapa saat sebelum balik ke rumah, azan magrib berkumandang. Ada perasaan ga enak ketika membawa si greyco pulang. Pengen rasanya menyerahkan ke teman yang lebih berpengalaman. Tapi entah mengapa, perasaan ga enak itu tidak diwujudkan, dan akhirrnya… gituuu deeh.. 🙂

Sering, sangat sering perasaan-perasaan seperti itu muncul. Biasanya saya akan merasa sesuatu akan terjadi, dan kalau rasa itu tidak digubris, seringnya benar-benar kejadian. Si greyco hanya benda, bahkan terhadap ‘suatu yang sangat spesialpun’, itu kejadian. Rasa yang sama pernah muncul, bahwa ‘semuanya akan hilang’ .. bedanya si greyco hanya sekali, sementara yang ini setelah beberapa kali..

sekali… hmm aman-aman aja..

dua kali.. masih ga terjadi apa-apa

tiga kali.. rasa takut kehilangan semakin kecil..

empat dan seterusnya.. rasa itu semakin terabaikan..

dan suatu ketika… praakkk.. benar-benar kejadian..

Gone..

Sepertinya Yang Diatas berkomentar

Sudah dibilangin.. jangan..!, tapi tetap dilakukan..

yaa rasakan hasilnya..

Sampai kapan saya mengabaikan rasa itu..

Telah berapa yang disayangi harus lepas hanya karena mengabaikan that sign.. bahkan yang paling disayangi.

saya teringat pesan nenek dulu..

dapat yang dihati, tidak bisa sekehendak hati..

artinya..

hmmm, nanti.. shalat subuh dulu 😀

==========

setelah balik dari subuh.. 🙂

pesan diatas yang suka diucapkan nenek ketika kita kehilangan sesuatu. Sebenarnya nenek cuma mengingatkan, bahwa diatas segala sesuatu itu Ada Zat Yang Maha memiliki. Makanya, jangan membayangkan sesuatu yang cintai, yang di sayangi, dapat diperlakukan sekehendak hati, karena ketika Yang Memiliki menginginkannya, Dia dapat dengan mudah mengambil kembali. Perbanyak bersyukur, dan berdo’a agar segala yang dimiliki itu semata-mata untuk lebih mendekatkan diri pada-Nya, dan belajar ikhlas…

tapiii, si greyco….. ‘tuu khan ciri-ciri orang yaang ga ikhlas’ 😀

**out of service –  itu yang kebayang ketika mushalla yang biasa buat tempat shalat subuh ternyata tidak ada orang satupun. Garin-nya ketiduran kali, sehingga saya harus pindah ke masjid yang lebih jauuh.. lumayan 2 kilo dari rumah.. 😀

Iklan

4 thoughts on “Greyco

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s