Resolusi 2.0

Gagal ke masjid…!

Melihat pak satpam depan terkulai ketiduran di kursi depan pos-nya, dan teman-temannya pada tidur di lantai di dalam pos, ga tega hati rasanya membangunkan mereka untuk membuka gembok pintu depa untuk keluar sebentar shalat dan kemudian kembali lagi.. dan lagi akan membangunkan mereka. Akhirnya saya balik arah.. kembali pulang. Biarkan mereka menikmati istirahat, mungkin semalam habis malam tahun baruan, jadi pada tepar kecape-an. Tadi sempat mikir, dasar orang aneh yaa.. ketika semua orang pada keluar rumah dan berkumpul buat merayakan tahun baruan, saya justru menarik selimut untuk tidur sepulasnya… dan ketika orang-orang baru akan tertidur setelah kecape-an setelah berpesta semalaman, saya justru terbangun untuk shalat.. akh memang orang aneh..

Ingat tahun baru, ga terasa udah 2009, dan ga terasa udah 16 tahun meninggalkan kampung halaman, ga terasa udah separo umur berada di negeri orang.. **tapi masih indonesia-indonesia juga** 🙂 .. udah banyak yang berubah… seperti kemaren di email sama teman-teman saling ledek tentang selera yang pada berubah. Rendang udah diganti gudeg, hanya karena sama-sama berwarna coklat, ‘bubua samba’ (lontong sayur padang, bubua=bubur, red 🙂 ) berganti bubur ayam.. hanya gara-gara ada yang pengen ‘bubua samba’ di kecap-in, padahal hakikatnya lontong sayur padang itu pedas.

Yaa, waktu kadang mengubah.. bagi saya justru aneh kalau waktu tidak mengubah, masalahnya mengubah kearah mana, lebih baikkah atau lebih burukkah… Yang agak terasa saat ini adalah ada rasa jenuh akan segala hal yang tidak bermanfaat.. mungkin pengaruh umur kali yaa.. telah banyak yang dilalui, lama-lama mulai mikir, ‘ngapain gw lakuin itu yaa..’ ‘ngapain gw beli itu yaa..’ dan lainnya. Kadang suka ngomong ke teman, ‘buat ngelakuin ini dan itu, gw udah pernah’, ‘beli ini dan itu udah pernah’.. ‘nyoba makanan dan merasakan ini dan itu udah pernah’ ‘pergi kesana-kesini udah’… lama-lama otak dan hati mulai bisa menyaring, mana yang terasa bermanfaat, dan mana yang hanya wasted time, wasted money..

Kadang amazing juga, ketika semua wasted-wasted an itu diilang-ilangin.. justru hidup terasa lebih ringan.. dan mulai merasakan bahwa sebenarnya Tuhan memberi banyak pelajaran hidup, tergantung bagaimana kita memaknai.. mengambil hikmahnya. Seperti dulu-dulu sering saya tuliskan bahwa ada saatnya kita menjauh dari diri kita sendiri.. melihat ke diri kita sendiri, dan dari sana kita bisa menilai, apa yang telah diperbuat, apa yang perlu diperbaiki..

Hah.. lagi dan lagi… orang yang aneh. Orang-orang pada hepi pappi taun baruan, eee malah tulisannya serius amat 😀

Ooo yaa udah pada buat resolusi untuk taun ini, bagaimana dengan resolusi yang yang lalu.. tercapai, apakah cukup berganti jadi  resolusi 2.0.. karena resolusi taun sebelumnya blum tercapai, tujuan yang sama tapi dengan engine yang baru.. tenaga yang baru, yang lebih powerful untuk mencapai resolusi yang sama..

cayoo boy… cayooo everyone… make a change untuk lebih baik.

hepi niw yer semua.. moga memang jadi taun yang membahagiakan, waw..waw.waaaw… 😀

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s