Mind Map.. Lieur..!

Dalam sebuah meeting hari ini, saya jadi bahan ledekan oleh seorang ‘tetua’ di kantor, seorang bapak yang sangat saya hormati karena kecerdasan yang selalu menelorkan ide-ide brilian.. meski ‘selenge’-an (ga aneh siy, seperti kata orang kan antara ke jeniusan dan kegilaan hanya dibatasi oleh suatu sekat tipis.. 🙂 ) , selalu banyak hal baru yang selalu saya dapat disetiap pertemuan yang kadang saya sendiri susah untuk menirunya. Seperti hari ini beliau ledekin saya masalah cara menulis yang katanya terlalu detil di masalah yang tidak pokok sementara terlalu ‘pelit’ di hal-hal yang seharusnya harus diutarakan secara detil. Disana beliau menyinggung pentingnya Mind Map, yang katanya sekarang diterapkan di sekolah-sekolah sebagai konsep berpikir yang bagus..

naah loe,

Pernah dengar mind map..

BLum..?!!

brarti sama katrok nya dengan saya..

Ga perlu berkecil hati, sebagai orang yang di didik di lembaga pendidikan jadul seperti saya ini, pasti ga akan pernah ketemu konsep tersebut karena baru sekarang di adopsi oleh dunia pendidikan modern.

kembali lagi, apa itu mind map..?, enaknya baca kutipan dari wiki aja;

A mind map is a diagram used to represent words, ideas, tasks, or other items linked to and arranged radially around a central key word or idea. Mind maps are used to generate, visualize, structure, and classify ideas, and as an aid in study, organization, problem solving, decision making, and writing.

Masih bingung..? ck..ck..ck… kelewatan.

Untuk lebih jelasnya, enaknya liat ilustrasi dibawah, sebuah contoh dari mind map, dan detil bagaimana konsep ini derapkan pada keterangan dibawahnya.

iss1_1

  1. Write the title of the subject you’re exploring in the center of the page, and draw a circle around it. This is shown by the circle marked 1 in Figure 1, above.
  2. As you come across major subdivisions or subheadings of the topic (or important facts that relate to the subject) draw lines out from this circle. Label these lines with these subdivisions or subheadings. These are shown by the lines marked 2 in Figure 1.
  3. As you “burrow” into the subject and uncover another level of information (further subheadings, or individual facts) belonging to the subheadings above, draw these as lines linked to the subheading lines. These are shown by the lines marked 3 in Figure 1.
  4. Finally, for individual facts or ideas, draw lines out from the appropriate heading line and label them. These are shown by the lines marked 4 in Figure 1.

Masih ga ngerti juga..? errrrrmmm.. !!!

Mind map sering dibuat dalam bentuk guratan gambar-gambar lucu tapi serius seperti mind map  ini.

Semoga bermanfaat… 😀

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s