Hoax

Bagi mereka yang bergelut di dunia IT khususnya security IT, istilah Hoax bukanlah hal baru. Hoax diartikan sebagai berita bohong, dimasukkan kedalam kategory threat tapi tidak berimpact ke sistem, tergolong threat karena dianggap menyita waktu orang yang membacanya aja. Kebanyakan hoax menyebar lewat email, dulu sebelum ada internet, sebenarnya hoax juga banyak benyebar, sebagai contoh, bagi yang beragama islam pasti waktu dulu sering dengar tentang cerita mimpi orang penjaga makam Rasulullah saw, waah ceritanya macem-macem, kiamat lah, wasiatlah, halah pokoknya banyak. Sejak internet, modus operandi hoax makin beragam, dari cuma cerita-cerita tidak penting sampai yang bertujuan menjatuhkan saingan bisnis cerita efek-efek buruk kalau mengkonsumsi satu product makanan. Ada juga saya ketemu hoax tentang efek ngemut permen mentos sambil minum coca cola.. huh ada aja.. 😀

Naah, kenapa saya kepikiran nulisin masalah hoax, ga lain karena saya abis nonton film dengan judul The Hoax yang diperankan oleh Ricard Gere. Film ini diangkat dari kisah nyata Clifford Irving seorang penulis yang dengan menyakinkan berhasil memperdaya penerbit besar McGraw-Hill, bagi anak kuliahan, pasti ga asing mendengar nama penerbit itu khan, liat aja di sampul depan buku-buku copy-an nya 🙂 . Naah si Cliff ini dengan segala kebohongan yang diciptakannya, dia mengaku telah mendapat ijin untuk menerbitkan autobiography dari Howard Hughes, salah satu orang terkaya dimasa 60-70 an (kisah Howard Hughes sendiri pernah difilmkan dalam film Aviator yang dibintangi Leonardo DeCaprio, masih ingat khan..). Untuk mendapatkan isi dari bukunya, dia mencuri data dari berbagai sumber termasuk di Dephan AS di Pentagon, saking kekeh nya berbohong, dia membuat rekaman dengan suaranya sendiri yang dibikin mirip dengan suara Howard Hughes seolah lagi mewawancari Howard Hughes. Dari semua itu, dia berhasil menyakinkan penerbit, dan memang keotentikan isinya juga tidak dapat terbantahkan yang salah satu isina melibatkan Presiden Nixon pada masa itu.

Walaupun isinya benar, banyaknya intrik politik yang bermain, dan juga karena didasari kebohongan bahwa semua isi buku tersebut bersumber dari Howard Hughes sendiri, buku itu dicap sebagai Hoax terbesar dijaman itu dan mungkin sampai sekarang.. bayangin aja penerbit besar sekelas McGraw-Hill serta majalah sekelas Life bisa ditipu oleh seorang Cliff, dan ga kebayang dia bisa mengarang buku setebal itu hanya berisi rekayasa yang dibentuk dari data otentik, benar-benar penipu sejati..

Naah, satu yang jadi sorotan bagi saya, adalah ketika Cliff berbohong ke istrinya Edith Erving tentang affair nya dengan seorang artis. Karena begitu mahirnya berbohong, dia berhasil meyakinkan istrinya bahwa tidak terjadi apa-apa, dan bercerita bagaimana setianya dia ketika berhadapan dengan artis itu. Saking menyakinkannya, sang istri akhirnya memeluknya, dan menangis terharu. Tapi apa yang terlihat dari raut muka Cliff, tidak ada air mata. Itu kuncinya, seseorang berbohong, seberapapun bagusnya cerita bohong yang diceritakannya, dia tidak akan bisa terharu dengan ceritanya sendiri.. yaaap, itu berarti dia berbohong.

Jadi kalau kelak suami atau istri anda berusaha berargumen akan apa yang dilakukannya, dan anda curiga itu hanya rekayasa, liat, apakah dia bisa menangis atau terharu dengan semua ceritanya tersebut, kalau tidak bisa.. berarti benar, that’s a hoax, she/he lied to u..!

Iklan

2 thoughts on “Hoax

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s