Menjaga Hati

Judulnya kayak lagu Yovie n Nuno yaa, emang.. ! 😀 Tapi ini tulisan serius, upss jangan buru-buru ditutup, baca dulu.. siapa tau ada manfaat yang bisa diambil 😀

Naah tulisan itu terilhami setelah baca tulisannya pak BR People Can Be So Cruel, tentang bagaimana kita agar tetap ‘lurus’ dalam segala hal, termasuk dalam blog. Tulisan ini mungkin terkesan pengulangan dari tulisan-tulisan sebelumnya. Tapi yang namanya pesan moral, pesan agama emang kayak gitu, selalu berulang-ulang. Coba aja diingat, pasti dalam setiap ceramah agama kita akan sering ketemu pengulangan-pengulangan seperti masalah puasa dan lainnya.

Ada sedikit yang menggelitik saya, orang sering mengasumsikan seseorang ‘agamanya bagus’ adalah orang yang ‘shalatnya rajin’ atau ‘puasa senin kamisnya sering’ dan berbagai amalan yang sering dijadiin tolak ukur. Saya suka mikir, kenapa yaa hal-hal itu menjadi petokan banget. Emang siy, menurut agama shalat itu tiang agama, harusnya seseorang yang shalat tergambar ke kehidupan sosialnya. Tapi pada kenyataannya, sekarang ga, sangat banyak orang yang shalat tapi sikapnya, perkataannya tidak mencerminkan seseorang yang shalat, huh.. marah niy 😀 .

Dalam agama sebenarnya ada dua pembagian besar, habblum minallah, dan habblum minan naas. Shalat dan puasa itu habblum minallah. Bagi saya habblum minallahi itu gampang, Allah itu nyuruh ibadah yang ga menyulitkan kita kok, shalat apa susahnya siy menyisihkan waktu 10-15 menit tiap tiga jam, buat menghadap-Nya. Sayang banget kalau masih aja ada yang kelewatan, dan yang bingung kok masih ada aja yang masih enteng-enteng ga merasa berdosa ketinggalan shalatnya. Apa ga pernah mikir, kematian itu bisa datang kapan saja, jika tiba-tiba anda dipanggil pada saat anda ga shalat, hmmm ga kebayang apa jawaban yang harus diberikan ketika malaikat menanya ‘apa anda telah shalat’ 😦

bagi saya, habblum minallah itu gampang, Allah itu maha baik kok, maha pengampun, jadi kurang-kurang dikit asal kitanya sunggu-sungguh mengakui dan minta ampunannya, diampuni kok. Naah yang susah itu hablum minan naas, soalnya ini benar-benar dunia yang real, masalah hubungan dengan orang-orang. Dapatin maaf manusia itu susah yaa, kita bisa mendapatkan ucapan maafnya tapi kita ga bisa menilai hatinya, apa emang udah memaafkan.

Hablum minan naas itu sangat bergantung kepada hati. Seperti kata Aa Gym atau banyak diutarakan para sufi, semua itu sangat bergantung pada hati. Sikap dan ucapan akan menggambarkan apa yang ada didalam hati. Banyak hal dapat dibaca dari ucapan makanya menjaga ucapan adalah hal yang pertama yang diperlukan dalam hablum minan naas. Ucapan yang buruk misal menyinggung perasaan orang lain, akan lama berbekas dan lebih sulit dimaafkan, ya gaa.. begitu juga sebaliknya ucapan yang baik, kata-kata bijak akan lama dikenang.

Selain menjaga hati, berbuat nyata seperti suka menolong, banyak sadakah dan perhatian serta kasih sayang ke orang lain adalah bagian lain dari hablum minan naas. Naah bagi saya pribadi, itulah the hardest part, ibadah dan menjaga hati itu bisa di push dari dalam diri, tapi kalau berbuat nyata banyak faktor yang bermain, misal kemampuan kita mewujudkan suatu niat baik menjadi suatu perbuatan baik, atau bagaimana suatu perbuatan baik dapat diterima dengan baik juga oleh orang lain. Naah bersyukurlah mereka yang diberi anugrah sehingga lebih mudah diterima oleh orang lain, dan lewat tangan mereka inilah biasanya suatu niat baik dapat tercipta jadi perbuatan yang baik. Jadi pengen… 😀

Naah sebagai kesimpulan, bagi saya pribadi orang yang ‘agamanya bagus’ adalah orang yang hablum minan naas nya bagus, hatinya bagus dan tindakan nyatanya untuk orang sekitar juga bagus, sementara habblum minallah itu urusan Allah, dan hanya Allah yang bisa menilai, makanya saya ga begitu bisa menilai dari sisi ini.

Terakhir, yang terpenting tentu bagaimana kita bisa meningkatkan amalan habblum minallah, sekaligus menjaga hati dan memperbanyak ibadah dengan tindakan nyata, semoga bisa yaa.. amin 😀

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s