Beside My Bed

Beside my bed

Beginilah samping kasur – bukan tempat tidur, judul diatas sebenarnya emang ga tepat, maklum udah lebih dari 15 taun sejak kuliah ga pernah merasakan tidur di tempat tidur, selalu cuma beralaskan matras tanpa dipan, makanya kalau keluar daerah tidur di hotel tu nikmat banget, maklum tempat tidur dan matrasnya empuk, sementara foto diatas, hik..hik menyedihkan yaa 😀

Ooo yaa, itu gambaran samping matras saya sekarang, kalau mau tidur, satu atau kombinasi diantaranya akan dipakai. Disana ada;

tumpukan satu (sebelah kiri): Dompet, dibawahnya duit, dibawahnya lagi 3 buku yang baru dibeli kemaren; Tuhan dan hal-hal yang tak selesai (Goenawan Mohamad), Kiai Bejo – Kiai Untung – Kiai Hoki (Emha Ainun Nadjib), The Hours (Michael Cunninghan)

Tumpukan kedua (sebelah kanan): Hape, ipod (3th Gen), DVD 2 Days In Paris, DVD Sex and The City (session 1-3), Buku Adat Alam Minangkabau, tour book “Sydney – The Official Guide”, Majalah ManHealth, iPod (1st gen, rusak cuma berfungsi sebagai memory penyimpan lagu2)

Kebayangkan aktivitas sebelum tidur, ga aneh isi posting di blog ini spektrumnya luas, dari ngomongin padang sampai breakup rule, dari agama sampai music.. yaa moga semuanya kebaca dan ketonton, maklum biasanya pajangan aja, abis itu akhirnya dikembalikan ke rack masing-masing 😀

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s