Poor Me

Berusan kepikiran, apa siy perbuatan baik dan bermanfaat bagi orang-orang yang terakhir saya lakuin. Herannya, saya kok susah mengingatnya.. susah mengingat bisa berarti dua, pertama karena buanyak banget, atau yang kedua karena udah lama ga lakuin sehingga udah ga ingat. Sepertinya untuk yang pertama ga dey, brarti yang kedua.. jadi kapaan yaa.. poor me..!

Mengingat social life saya dan mungkin teman-teman yang hidup di jakarta juga merasakan hal yang sama, sepertinya sangat minim perbuatan baik dan bermanfaat, jangankan untuk orang banyak, buat satu orang sangat sulit kita bisa lakuin yaaa.. bayangin aja, brangkat pagi-pagi banget, lakuin rutinitas kerjaan kantor seharian, trus udah malem-malem seperti sekarang baru pulang. Jadi kapan waktu untuk melakukan hal yang bermanfaat.

Bersyukurlah mereka yang telah berkeluarga dan punya anak-istri, karena apa yang dilakuin mulai brangkat pagi-pagi hingga pulang kantor malem-malem ada tujuannya yang mulia yaitu untuk mereka, untuk memberi penghidupan yang lebih layak bagi mereka, dan syukur-syukur anak-anaknya kelak menjadi anak-anak yang shaleh dan memberikan bakti yang lebih banyak bagi lingkungannya sehingga dari sana anda akan mendapatkan sedikit fee amalan. Tapi bagaimana dengan yang belum berkeluarga.. poor me..!

Dulu, duluuu banget, ritual setiap menjelang tidur saya biasa mengingat-ngingat apa aja yang saya lakuin hari itu, kadang bete sendiri kalau keingat perbuatan konyol atau kata-kata yang ga pantes yang sempat terucap disiang harinya, saking betenya kadang jadi susah tidur. Walau begitu positip-nya dengan begitu saya bisa introspeksi untuk tidak terulang lagi di hari-hari berikutnya. Sayangnya hal yang sama tidak lagi saya lakuin sekarang. Skarang sebelum tidur saya seperti masih disibukkan oleh kerjaan atau pikiran-pikiran yan terkadang tidak perlu.. poor me..!

Terakhir, saya kadang sering merasa takut jangan-jangan apa yang saya telah lakukan, paling simple dalam 24 jam terakhir ini, ga ada artinya di catatan yang Diatas sana. 24 jam seperti hanya sebuah blog dengan cerita yang sangat biasa, tanpa makna, tidak ada yang istimewa, tidak ada satupun bagian cerita yang di highlight yang berkesan dimata yang Diatas sana. Cerita yang hayna berisi perbuatan yang tidak bermanfaat atau perbuatan-perbuatan yang hanya berorientasi dunia sehingga hanya mengisi buku-buku dunia, tanpa meninggalkan satupun guratan catatan pada buku akhirat.. lebih takut lagi jangan-jangan blog kehidupan tersebut hanya penuh oleh underline merah sebagai pertanda banyaknya dosa..poor me..!

Ati-ati.. lagi sensi..! ^^

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s