<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Sicindai</title>
	<atom:link href="http://sicindai.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sicindai.wordpress.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 17 Nov 2009 17:02:39 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='sicindai.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/ba2ddde76620072f1ed145ca83cccb7c?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Sicindai</title>
		<link>http://sicindai.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>360 derajat</title>
		<link>http://sicindai.wordpress.com/2009/11/18/360-derajat/</link>
		<comments>http://sicindai.wordpress.com/2009/11/18/360-derajat/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Nov 2009 17:02:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hutriest</dc:creator>
				<category><![CDATA[Share]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sicindai.wordpress.com/2009/11/18/360-derajat/</guid>
		<description><![CDATA[Seperti telah melewati 360 derajat perjalan, hari ini serasa semuanya kembali berulang. Sesuatu yang perlahan coba ditinggalkan, hari ini seperti ditarik kembali masuk kedalam kehidupan.
pertama, kembali menggunakan pascabayar, setelah hampir 1 bulan mencoba masuk ke dunia prabayar yang sudah bertahun-tahun ditinggalkan, melihat mereka yang selalu bilang semuanya indah di prabayar, plus iklan-iklan di media yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sicindai.wordpress.com&blog=2381363&post=1898&subd=sicindai&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Seperti telah melewati 360 derajat perjalan, hari ini serasa semuanya kembali berulang. Sesuatu yang perlahan coba ditinggalkan, hari ini seperti ditarik kembali masuk kedalam kehidupan.</p>
<p>pertama, kembali menggunakan pascabayar, setelah hampir 1 bulan mencoba masuk ke dunia prabayar yang sudah bertahun-tahun ditinggalkan, melihat mereka yang selalu bilang semuanya indah di prabayar, plus iklan-iklan di media yang semuanya seperti memanjakan pengguna prabayar, pas kebetulan tiba-tiba SIM card kehilangan sinyal tepat satu hari menjelang hari besar si adik, ga kebayang ketika banyak orang membutuhkan nomor tersebut untuk dihubungi tiba-tiba dianya ngambek. Ada alasan untuk berpindah ke prabayar, skalian meninggalkan semuanya di belakang, kartu yang sudah bertahun-tahun menemani dan sedih-ceria-gembira-berbunga-bunga **halah, lebay <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  .. Dengan penuh semangat ditinggalkan. Awalnya berganti ke si operator besar, jejal-punya-jejal, nyerah karena inet koneksinya, ampiyyunnn lemotnya. Akhirnya coba si sodaranya prabayar, im3 yang katanya cepat plus murah gila. Hampir 3 minggu jejal itu kartu, untuk inet speednya, karena menggunakan kanal yang sama dengan kakak tuanya si matrix, jelas kecepatan berimbang. Sekarang tinggal fulusnya.. Dan tau-taunya, tanpa terasa 120rb melayang dalam 3 minggu, murah apanyaaa&#8230;<br />
Kucewa, dan ditambah rasa kesal karena disaat kehabisan pulsa, semuanya seperti gelap, ga ada yang bisa di contact, sangat beda dengan si pasca yang ga pernah pusing dengan yang namanya kehabisan pulsa.. Akhirnya siang tadi, dengan kebulatan tekat, kembali ke nomor lama&#8230; Salam kembali <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>kedua, dengan berat hati kembali hari ini langganan inet lagi. Hanya bertahan 1.5 bulan tanpa koneksi inet, hari ini kembali membawa diri tuk buka account lagi di im2. Bedanya kalau dulu pasca sekarang ambil yang pra biar bisa ngatur penggunaan, moga bisa lebih irit, digunakan seperlunya.</p>
<p>number tilu, nge-gym.. Setelah hampir setahun off dari yang namanya fitness, hari ini mampir ke salah satu fitness center di seputar serpong, mencoba cari info apakah ada penawaran menarik **harga tentunya** plus tanpa mengikat, sehingga memungkinkan untuk kembali melatih otot dan jaga stamina yang kerasa drop setelah hampir setahun off. Bukankah sehat dan fit itu investasi jangka panjang, yaa toh. Belum diputuskan apakah jadi join apa ga, masih coba ngukur kantong secara beberapa bulan kebelakang selalu defisit <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>terakhir, bacaan.. Setelah hampir 4-5 tahun lalu menamatkan novel sejarah Taiko dari Eiji Yoshikawa, kamis minggu kemaren coba mampir ke gramed, dan keingat untuk kembali membaca. Jika sebelumnya status minjam, kali ini modal&#8230; Beli sendiri. Hasilnya 3 hari ini larut dalam perjalanan hidup sang Taiko, meski pada kenyataannya saat ini baru menyentuh halaman 369 dari 1142 halaman yang harus ditamatkan **dasar, dari dulu memang tipe pembaca pelan, kelas 1 SD mungkin ga lulus <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  . Walaupun begitu, walau dah ngulang, walau untuk membacanya lama, tapi tetap semangat, buktinya 3 hari ini rata-rata tidur diatas jam 00.30 bahkan semalam hingga jam 2.. Efeknya, pagiiinya, nguantuknya minta ampun..</p>
<p>Meski siklus 360 derajat 4 perulangan itu berbeda-beda, ada yang 3 minggu, ada yang 1.5 bulan, ada yang 1 tahun dan bahkan ada yang 4-5 tahun, bagai sebuah jam dengan rotasi waktu yang berbeda-beda antara detik, menit, jam dan hari yang dibangun oleh roda-roda bergerigi dengan ukuran yang mengacu pada besaran waktu yang diwakilinya dimana masing-masing terpisah dalam siklus 360 derajat yang berbeda-beda. Apakah bakal ada satu rotasi baru yang akan mengemuka, ataukah justru akan muncul satu siklus yang benar-benar baru.. Let&#8217;s see <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
Posted in Share  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sicindai.wordpress.com/1898/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sicindai.wordpress.com/1898/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sicindai.wordpress.com/1898/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sicindai.wordpress.com/1898/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sicindai.wordpress.com/1898/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sicindai.wordpress.com/1898/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sicindai.wordpress.com/1898/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sicindai.wordpress.com/1898/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sicindai.wordpress.com/1898/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sicindai.wordpress.com/1898/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sicindai.wordpress.com&blog=2381363&post=1898&subd=sicindai&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sicindai.wordpress.com/2009/11/18/360-derajat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/374227188819bdb0553a6820d224ead0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hutriest</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Celotehan dibalik bantal</title>
		<link>http://sicindai.wordpress.com/2009/11/17/celotehan-dibalik-bantal/</link>
		<comments>http://sicindai.wordpress.com/2009/11/17/celotehan-dibalik-bantal/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Nov 2009 18:49:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hutriest</dc:creator>
				<category><![CDATA[Share]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sicindai.wordpress.com/2009/11/17/celotehan-dibalik-bantal/</guid>
		<description><![CDATA[Saya mungkin menjadi orang yang paling tidak sadar diri..
Dan baru sadar ketika melihat bayangan..
Pantulan diri yang ada di kaca atau di dinding lift yang bersih mengkilat memantulkan bayangan orang-orang yang ada didalamnya..
semuanya terungkap disana..
Saya yang tak pernah merasa kecil, dan baru sadar ketika melihat pantulan saya dan teman  yang berdiri di sebelah ketika lift [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sicindai.wordpress.com&blog=2381363&post=1897&subd=sicindai&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Saya mungkin menjadi orang yang paling tidak sadar diri..<br />
Dan baru sadar ketika melihat bayangan..<br />
Pantulan diri yang ada di kaca atau di dinding lift yang bersih mengkilat memantulkan bayangan orang-orang yang ada didalamnya..</p>
<p>semuanya terungkap disana..<br />
Saya yang tak pernah merasa kecil, dan baru sadar ketika melihat pantulan saya dan teman  yang berdiri di sebelah ketika lift bergerak naik dari lobi ke lantai 3..</p>
<p>saya yang baru sadar akan tubuh yang kurus ketika menatap bayangan diri yang memantul di kaca sebuah pertokoan..</p>
<p>apalagi yang nanti akan terungkap dari bayang-bayang..<br />
Kenapa harus menunggu pantulan baru bisa sadar diri..</p>
<p>akh.. Ndu&#8217;..ndu&#8217;.. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>**disaat waktu telah menjelang, sementara mata masih belum berkompromi untuk dipenjamkan.. , &#8211;yang pasti bukan karena banyak pikiran&#8211; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
Posted in Share  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sicindai.wordpress.com/1897/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sicindai.wordpress.com/1897/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sicindai.wordpress.com/1897/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sicindai.wordpress.com/1897/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sicindai.wordpress.com/1897/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sicindai.wordpress.com/1897/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sicindai.wordpress.com/1897/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sicindai.wordpress.com/1897/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sicindai.wordpress.com/1897/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sicindai.wordpress.com/1897/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sicindai.wordpress.com&blog=2381363&post=1897&subd=sicindai&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sicindai.wordpress.com/2009/11/17/celotehan-dibalik-bantal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/374227188819bdb0553a6820d224ead0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hutriest</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>1 night @ SMS</title>
		<link>http://sicindai.wordpress.com/2009/11/17/1-night-sms/</link>
		<comments>http://sicindai.wordpress.com/2009/11/17/1-night-sms/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Nov 2009 17:03:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hutriest</dc:creator>
				<category><![CDATA[Share]]></category>
		<category><![CDATA[culture]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sicindai.wordpress.com/2009/11/17/1-night-sms/</guid>
		<description><![CDATA[Menatap sekelompok orang dari tempat duduk saya, di salah satu pojok kedai kopi modern di sudut sumarecon mall serpong, terasa ada yang beda. Disini suasana sepertinya tenang, jauh dari ekspresi ketegangan orang-orang yang belakangan ini saya jumpai. Hujan deras beberapa hari ini telah mengubah wajah kota ini, sekaligus ekspresi orang-orangnya. Ada nada kekawatiran tergurat di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sicindai.wordpress.com&blog=2381363&post=1896&subd=sicindai&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Menatap sekelompok orang dari tempat duduk saya, di salah satu pojok kedai kopi modern di sudut sumarecon mall serpong, terasa ada yang beda. Disini suasana sepertinya tenang, jauh dari ekspresi ketegangan orang-orang yang belakangan ini saya jumpai. Hujan deras beberapa hari ini telah mengubah wajah kota ini, sekaligus ekspresi orang-orangnya. Ada nada kekawatiran tergurat di wajah banyak orang akan datangnya bencana tahunan, banjir. Melewati kali-kali dalam perjalanan pulang dari kantor menyiratkan hal itu, ketinggian air di kali-kali tersbut memang telah di ambang batas mengkawatirkan. Hujan deras beberapa jam saja akan mengubah wajah bantaran, daerah di sekitar kali menjadi bagian dari kali yang mengebar. Tak terbayang berada di seputar bantaran, dan merasakan kecemasan itu setiap tahunnya ketika hujan menunjukkan musimnya. Tapi memang mereka tidak mempunyai pulihan, itu mungkin tempat tinggal mereka satu-satunya, ga ada lagi tempat lain untuk tempat apa yang dibilang sebagai rumah bagi mereka hanya itu. Home sweet home menjadi home wet home..</p>
<p>..dan orang-orang yang berlalu lalang di salasar mall itu..<br />
Sungguh terasa beda. Hidup mereka benar-benar nyaman, tidak ada kecemasan dan beban hidup yang tergambar diwajahnya. Semua santai, kehidupan seperti melambat disana. Mereka menikmati detik-demi detik waktunya.<br />
Tepat dua hari berturut-turut saya duduk, pindah dari satu pojok kedai kopi ke pojok kedai kopi dengan brand yang berbeda. Tapi pemandangan yang sama saya amati. Sekelempok orang, seperti sebuah keluarga besar, dari nenek-kakek, orang tua, anak dan menantu serta cicit mereka semua berkumpul membentuk kelompok besar, menikmati malam dengan diiringi musik country. Seorang tua &#8216;boleh dibilang-kakek-kakek&#8217; terlihat asik berdansa ala cowboy, didepan panggung, sendiri.. Dengan gayanya sendiri, sementara beberap gadis berpakaian ala cowboy meski tanpa topi lebarnya berpasang-pasangan berjejer berdansa dibelakang kakek tadi. Sementar orang-orang duduk di teras dan kursi-kursi mengitari meja yang disusun rapi diseputar panggung.</p>
<p>Terasa ada pergeseran kultur, atau apakah ini kultur baru atau memang sayanya yang telat mengerti. Di keluarga entis tionghoa tersebut, kebiasaan duduk, ngobrol hingga tengah malam bersama keluarga seperti menjadi pemandangan yang lazim disini. Semua keluarga tumpah berkumpul dalam satu meja, mungkin beberapa blok dari rumah mewah mereka yang berjejer dikawasan tersebut, sambil bercerita santai, beberapa yang muda asik dengan blackberry dan orang tua duduk diam menatap hiburan. Beberap anak laki-laki asik mendengar ayah atau kakeknya, seperti sedang menerima ceramah, pelajaran hidup atau mungkin strategi bisnis.</p>
<p>Satu pola kekerabatan yang bagi sebagian orang luput, tapi dimata minimal dari sudut dimana saya duduk malam ini justru menjadi suatu pemandangan yang menarik..</p>
<p>gutnite..<br />
Dah lama ga menyapa teman-teman semua, keterbatasan waktu dan akses internet telah menyebabkan pohon si hantu tarok jarang disiangi.. Tapi moga tetap jadi tempat berteduh teman-teman semua, moga tetap bisa membawa kesejukan, angin segar yang mengalir dari berbagai penjuru angin.. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>hev nais slip every1 <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
Posted in Share Tagged: culture <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sicindai.wordpress.com/1896/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sicindai.wordpress.com/1896/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sicindai.wordpress.com/1896/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sicindai.wordpress.com/1896/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sicindai.wordpress.com/1896/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sicindai.wordpress.com/1896/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sicindai.wordpress.com/1896/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sicindai.wordpress.com/1896/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sicindai.wordpress.com/1896/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sicindai.wordpress.com/1896/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sicindai.wordpress.com&blog=2381363&post=1896&subd=sicindai&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sicindai.wordpress.com/2009/11/17/1-night-sms/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/374227188819bdb0553a6820d224ead0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hutriest</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>5:50 AM</title>
		<link>http://sicindai.wordpress.com/2009/11/10/550-am/</link>
		<comments>http://sicindai.wordpress.com/2009/11/10/550-am/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Nov 2009 07:07:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hutriest</dc:creator>
				<category><![CDATA[Share]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sicindai.wordpress.com/?p=1890</guid>
		<description><![CDATA[Menikmati buku Tan Malaka, dan dua lakon yang lain Goenawan Mohammad (GM)
Seperti yang lain-lain, ia bermula dari sebuah nol. Ia pernah tak ada. Kemudian seseorang mengambil pena dan kertas. Ada yang menulis. Ia lahir dari huruf, ia menyusun sebuah buku&#8230;
sementara mata tertuju mendengar sepotong dialog di pesawat pada film Love Affair antara Mike Gambril (Warren [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sicindai.wordpress.com&blog=2381363&post=1890&subd=sicindai&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Menikmati buku <em><strong>Tan Malaka, dan dua lakon yang lain Goenawan Mohammad (GM)</strong></em></p>
<blockquote><p><em>Seperti yang lain-lain, ia bermula dari sebuah nol. Ia pernah tak ada. Kemudian seseorang mengambil pena dan kertas. Ada yang menulis. Ia lahir dari huruf, ia menyusun sebuah buku&#8230;</em></p></blockquote>
<p>sementara mata tertuju mendengar sepotong dialog di pesawat pada film <a href="http://www.imdb.com/title/tt0110391/" target="_blank">Love Affair</a> antara Mike Gambril (Warren Beatty) dan Terry Mckay(Annette Bening) ;</p>
<div id="_mcePaste">
<div id="_mcePaste"><em>Mike: Happy?</em></div>
<div id="_mcePaste"><em>Terry: What?</em></div>
<div id="_mcePaste"><em> </em></div>
<div id="_mcePaste"><em>Mike: What makes you happy?</em></div>
<div id="_mcePaste"><em>Terry: You&#8217;re embarrassing me.</em></div>
<div id="_mcePaste"><em>Mike: Is that an embarrassing question?</em></div>
<div id="_mcePaste"><em><br />
</em></div>
<div id="_mcePaste"><em>Terry:  What makes you happy?</em></div>
<div id="_mcePaste"><em>Mike: Embarrassing you.</em></div>
<div id="_mcePaste"><em> </em></div>
<div id="_mcePaste"><em>Terry: I&#8217;m happy when I don&#8217;t want to be anyplace but where I am. You happy now?</em></div>
<div id="_mcePaste"><em><br />
</em></div>
<div id="_mcePaste"><em> </em></div>
<div id="_mcePaste"><em>Mike: You know I&#8217;ve never been faithful to anyone in my life.</em></div>
<div id="_mcePaste"><em> </em></div>
<div id="_mcePaste"><em>Mike: Is your father alive?</em></div>
<div id="_mcePaste"><em>Terry: My father? No. Why?</em></div>
<div id="_mcePaste"><em> </em></div>
<div id="_mcePaste"><em>Mike: What would he say to you about me?</em></div>
<div id="_mcePaste"><em>Terry: He&#8217;d say, &#8220;You&#8217;re hung up on a guy&#8230;</em></div>
<div id="_mcePaste"><em>Mike: &#8230;because you cruised around Bali Hai for days? Isn&#8217;t that nutty?&#8221;</em></div>
<div id="_mcePaste"><em>Terry: It&#8217;s nutty to get hung up on a guy like that.</em></div>
<div id="_mcePaste"><em>Mike: It is?</em></div>
<div id="_mcePaste"><em>Terry: It&#8217;s crazy.</em></div>
<div id="_mcePaste"><em><br />
</em></div>
<div id="_mcePaste"><em>Mike: You don&#8217;t know if the guy likes kids.</em></div>
<div id="_mcePaste"><em>Terry: See? The subject never even came up.</em></div>
<div id="_mcePaste"><em><br />
</em></div>
<div id="_mcePaste"><em>Mike: It should.</em></div>
<div id="_mcePaste"><em>Terry: I mean, if you really want to&#8230;</em></div>
<div id="_mcePaste"><em>Mike: Take a chance?</em></div>
<div id="_mcePaste"><em>Terry: Take a chance on this guy.</em></div>
<div id="_mcePaste"><em><br />
</em></div>
<div id="_mcePaste"><em>Mike: Make him wait.</em></div>
<div id="_mcePaste"><em>Terry: Make him get his life in order.</em></div>
<div id="_mcePaste"><em>Mike: Even maybe go so far as to find his own job.</em></div>
<div id="_mcePaste"><em> </em></div>
<div id="_mcePaste"><em>Terry: How long should I make him wait?</em></div>
<div id="_mcePaste"><em>Mike: Three months?</em></div>
<div id="_mcePaste"><em>Terry: Three months?</em></div>
<div id="_mcePaste"><em>Mike: Three months.</em></div>
<div id="_mcePaste"><em><br />
</em></div>
<div id="_mcePaste"><em>Terry: If he&#8217;s worth it, he&#8217;ll be there.</em></div>
<div id="_mcePaste"><em>Mike: Where will you be&#8230; &#8230;on May  th at  :   p. m.?</em></div>
<div id="_mcePaste"><em><br />
</em></div>
<div id="_mcePaste"><em>Terry: We&#8217;ll land in a few minutes.</em></div>
<div id="_mcePaste"><em>Mike: Want to think it over?</em></div>
<div id="_mcePaste"><em>Terry: Do you?</em></div>
<div id="_mcePaste"><em>Mike: Absolutely not.</em></div>
<div id="_mcePaste"><em><br />
</em></div>
<div id="_mcePaste"><em>Terry: Top of the Empire State Building? It&#8217;s not the tallest building</em></div>
<div id="_mcePaste"><em>anymore, but you can&#8217;t miss it.</em></div>
<div id="_mcePaste"><em>Mike: May  th,  :   p. m.?</em></div>
<div id="_mcePaste"><em> </em></div>
<div id="_mcePaste"><em>Terry: Nervous?</em></div>
<div id="_mcePaste"><em>Mike: Oh, yeah.</em></div>
<div id="_mcePaste"><em><br />
</em></div>
<div id="_mcePaste"><em>Terry: Look&#8230; If one of us doesn&#8217;t show&#8230; &#8230;we won&#8217;t pester each other, okay?</em></div>
<div id="_mcePaste"><em>Mike: No phone calls, no contact.</em></div>
<div id="_mcePaste"><em>Terry: All or nothing.</em></div>
<div id="_mcePaste"><em>Mike: We&#8217;ll never speak again.</em></div>
<div id="_mcePaste"><em><br />
</em></div>
<div id="_mcePaste"><em>Terry: All right. If you&#8217;re not there, I&#8217;ll understand.</em></div>
<div id="_mcePaste"><em>Mike: If you&#8217;re not, I&#8217;ll understand.</em></div>
<div id="_mcePaste"><em>Terry: I&#8217;ll be there.</em></div>
<div id="_mcePaste"><em><br />
</em></div>
<div id="_mcePaste"><em>Mike: Do you like kids?</em></div>
<div id="_mcePaste"><em>Terry: Yeah.</em></div>
<div>dialog yang menarik..</div>
<div>Kembali sebuah Aria dalam naskah skript teater <strong>GM </strong>;</div>
</div>
<blockquote>
<div><em>tidak.</em></div>
<div><em>Pada mulanya bukanlah Kata</em></div>
<div><em>Oada mulanya bukanlah Makna</em></div>
<div><em>Telah kudengar pesan itu,</em></div>
<div><em>telah kutulis pesan itu:</em></div>
<div><em>Pada mulanya adalah laku</em></div>
<div><em>Auf einmal seh ich Rat</em></div>
<div><em>Und Schreibe getrost: Im anfang war die Tat!</em></div>
</blockquote>
<div></div>
<div>dan dialog singkat di bandara cukup menggoda..;</div>
<div><em>Mike:  Terry!</em></div>
<div><em>Terry: What?</em></div>
<div><em>Mike: I like watching you move.</em></div>
<div><em>Terry: Good.</em></div>
<div><em>Terry: I like watching you move. You go first.</em></div>
<div><em>Mike: Okay</em></div>
<div><em><br />
</em></div>
<div><em><br />
</em></div>
Posted in Share  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sicindai.wordpress.com/1890/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sicindai.wordpress.com/1890/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sicindai.wordpress.com/1890/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sicindai.wordpress.com/1890/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sicindai.wordpress.com/1890/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sicindai.wordpress.com/1890/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sicindai.wordpress.com/1890/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sicindai.wordpress.com/1890/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sicindai.wordpress.com/1890/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sicindai.wordpress.com/1890/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sicindai.wordpress.com&blog=2381363&post=1890&subd=sicindai&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sicindai.wordpress.com/2009/11/10/550-am/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/374227188819bdb0553a6820d224ead0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hutriest</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Beware</title>
		<link>http://sicindai.wordpress.com/2009/11/03/beware/</link>
		<comments>http://sicindai.wordpress.com/2009/11/03/beware/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Nov 2009 15:36:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hutriest</dc:creator>
				<category><![CDATA[Share]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sicindai.wordpress.com/2009/11/03/beware/</guid>
		<description><![CDATA[Satu kelemahan yang bikin bete kalau ngeblog lewat si hape butut ini **meski butut, banyak jasanya, menyimpan berjuta kenangan.. Andai dia bisa ngomong, mungkin udah seperti hijab yang disingkapkan, semuanya akan gamblang terlihat, akh ngomong apa siy   **, ee yaa kelemahan apalagi kalau ga, ga bisa bikin link, soalnya ga bisa mark, trus [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sicindai.wordpress.com&blog=2381363&post=1887&subd=sicindai&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Satu kelemahan yang bikin bete kalau ngeblog lewat si hape butut ini **meski butut, banyak jasanya, menyimpan berjuta kenangan.. Andai dia bisa ngomong, mungkin udah seperti hijab yang disingkapkan, semuanya akan gamblang terlihat, akh ngomong apa siy <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  **, ee yaa kelemahan apalagi kalau ga, ga bisa bikin link, soalnya ga bisa mark, trus klik Link seperti ketika nulis di PC. Keterbatasan itu jugalah yang membuat ga bisa bikin link ke posting <a href="http://nakjadimande.com/2009/11/01/bagandang-ladang-ilalang/" target="_blank">BLI</a> nya si Bubun..  **besok dey, kalau ada waktu di kantor coba di link kan..</p>
<p>Ngomong BLI si Bundo, dasar otak yang udah menua, butuh beberapa hari buat mengerti akan maksud dari contest yang diadakan si bundo, dan setelah di jejal kafein seperti malam ini otak baru bisa nangkap maksudnya. Kontes yang menantang para pengunjung ladang ilalang bundo untuk mengajukan satu judul yang nanti akan dipilih untuk dapat kehormatan menjadi judul salah satu posting bundo diantara tanggal 6-10 november, dalam rangka milad pertama si nakja, benar gitu kan bun..?</p>
<p>Sebagai orang yang ga begitu kreatif ditambah sedikit kenarsisan saya sebenarnya pengen mengajukan judul &#8216;.&#8217; (<a href="http://sicindai.wordpress.com/2008/12/24/titik" target="_blank">titik</a>), judul yang pernah menjadi judul salah satu posting disini. Sebuah posting tersingkat tapi boleh dibilang paling monumental, penuh makna **hah, tu kan keliatan narsisnya, dan suka asik dengan diri sendiri <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  **. Bagaimana sebuah titik menyimpan berjuta makna, tapi untuk kasus nakja mungkin titik bisa diartikan sebagai pembatas antara yang sudah lewat dengan yang akan datang, bagai sebuah tulisan, titik adalah pembatas antara satu kalimat yang telah berlalu dengan kalimat yang akan meluncur dimasa masa mendatang. Sebuah titik bagi nakja bukan menjadi titik akhir, tapi adalah titik tolak untuk yang akan datang. Judul &#8216;.&#8217; ini paling pantas ditempatkan pada posting persis di hari jadinya nakja yang pertama.</p>
<p>**hati-hati, sebuah kecurangan bisa bersembunyi dibalik sebuah posting, suatu bujukan terselubung untuk menarik agar judulnya di approve, beware..! <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
Posted in Share  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sicindai.wordpress.com/1887/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sicindai.wordpress.com/1887/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sicindai.wordpress.com/1887/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sicindai.wordpress.com/1887/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sicindai.wordpress.com/1887/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sicindai.wordpress.com/1887/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sicindai.wordpress.com/1887/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sicindai.wordpress.com/1887/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sicindai.wordpress.com/1887/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sicindai.wordpress.com/1887/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sicindai.wordpress.com&blog=2381363&post=1887&subd=sicindai&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sicindai.wordpress.com/2009/11/03/beware/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/374227188819bdb0553a6820d224ead0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hutriest</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>1000 km</title>
		<link>http://sicindai.wordpress.com/2009/11/01/1000-km/</link>
		<comments>http://sicindai.wordpress.com/2009/11/01/1000-km/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Nov 2009 09:49:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hutriest</dc:creator>
				<category><![CDATA[Share]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sicindai.wordpress.com/2009/11/01/1000-km/</guid>
		<description><![CDATA[1000 km.. Angka itu mungkin cukup menggambarkan kesibukan 1 minggu belakangan. 4 kali ngisi bensin dengan nominal 100 ribu. Tapi sungguh ga ada arti angka-angka itu jika dibanding semua rasa yang diaduk. Bagai ditengah badai, semuanya serba cepat berubah, kedatangan keluarga, rame-rame di rumah, kemeriahan pesta seperti ombak yang menggulung dan makin tinggi dan kemudian [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sicindai.wordpress.com&blog=2381363&post=1886&subd=sicindai&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>1000 km.. Angka itu mungkin cukup menggambarkan kesibukan 1 minggu belakangan. 4 kali ngisi bensin dengan nominal 100 ribu. Tapi sungguh ga ada arti angka-angka itu jika dibanding semua rasa yang diaduk. Bagai ditengah badai, semuanya serba cepat berubah, kedatangan keluarga, rame-rame di rumah, kemeriahan pesta seperti ombak yang menggulung dan makin tinggi dan kemudian tiba-tiba terhempas ketika hanya 1 jam setelah pesta, mak tuo, istri paman yang sejak sehari sebelum pesta sakit, dan ternyata harus dirawat. Datang bersama keluarga dari bukittinggi untuk nikahan yang ternyata tidak pernah dihadiri <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Persis satu minggu, badai itu mengguncang, bolak-balik bintaro-RS persahabatan rawamangun, dan kini badai itu telah reda. Saya kembali tertidur sendiri sambil mengetik di blog ini. Tapi badai itu bukannya tanpa menyisakan apapun, deburan ombak tadi kemudian menarik semua ke lautan, menyisakan saya sendiri di pantai. Semuanya harus pulang, mengantar mak tuo tercinta yang telah dibalut kafan dibalik keranda.</p>
<p>Begitulah, Dia punya cara sendiri, dan yang pasti semuanya adalah yang terbaik. Hanya dalam sebulan, 2 kerabat dekat yang sangat disayangi dipanggil menghadap, mengapit perhelatan, penyatuan 2 hati dan 2 keluarga dalam satu janji, ikatan yang insyaallah erat.</p>
<p>1 minggu.. 1000 km, hah..</p>
Posted in Share  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sicindai.wordpress.com/1886/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sicindai.wordpress.com/1886/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sicindai.wordpress.com/1886/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sicindai.wordpress.com/1886/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sicindai.wordpress.com/1886/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sicindai.wordpress.com/1886/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sicindai.wordpress.com/1886/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sicindai.wordpress.com/1886/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sicindai.wordpress.com/1886/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sicindai.wordpress.com/1886/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sicindai.wordpress.com&blog=2381363&post=1886&subd=sicindai&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sicindai.wordpress.com/2009/11/01/1000-km/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/374227188819bdb0553a6820d224ead0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hutriest</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Haredang..</title>
		<link>http://sicindai.wordpress.com/2009/10/23/haredang/</link>
		<comments>http://sicindai.wordpress.com/2009/10/23/haredang/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Oct 2009 21:01:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hutriest</dc:creator>
				<category><![CDATA[Share]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sicindai.wordpress.com/2009/10/23/haredang/</guid>
		<description><![CDATA[3.21 AM..
Haredang..
Sudah lama tidak merasakan tidur keringatan karena puanaasss banged. Padahal, dulu sebelum ada AC yang nemanin, kondisi kayak gini jadi hal yang biasa. Tapi ketika terbiasa, tidur pada suhu 25 derajat, yey kepanasan sedikit kayak sekarang langsung ga bisa tidur.
Sebenarnya itu masalah adaptasi tubuh, sama seperti ketika beberapa hari lalu nyari referensi tentang pemilihan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sicindai.wordpress.com&blog=2381363&post=1885&subd=sicindai&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>3.21 AM..<br />
Haredang..</p>
<p>Sudah lama tidak merasakan tidur keringatan karena puanaasss banged. Padahal, dulu sebelum ada AC yang nemanin, kondisi kayak gini jadi hal yang biasa. Tapi ketika terbiasa, tidur pada suhu 25 derajat, yey kepanasan sedikit kayak sekarang langsung ga bisa tidur.<br />
Sebenarnya itu masalah adaptasi tubuh, sama seperti ketika beberapa hari lalu nyari referensi tentang pemilihan parfum, kapan harus memilih eau de parfume dan atas pertimbangan apa milihnya eau de toilette.. **yang ternyata hanya masalah concentrate pewangi ga ada hubungannya dengan waktu pemakaian atau alasan spesifik lainnya** satu yang didapat waktu itu adalah masalah adaptasi karena parfum berkaitan dengan indera penciuman, ketika menggunakan satu parfum dengan aroma tertentu citrus misalnya, lama-lama secara alami indra penciuman akan mengabaikan aroma tersebut karena telah femiliar, untuk itu disarankan menggunakan lebih dari satu parfum dengan aroma yang berbeda sehingga hidung tetap sensitif akan setiap aroma jadi bisa dinikmati.<br />
Naah, sama dengan sekarang, ketika udah terbiasa tidur dengan AC, tubuh akan kembali butuh penyesuaian dengan udara tanpa AC yang nanti lama-kelamaan akan kembali terbiasa tidur dalam suhu, haaahh.. Brapa yaa ini. Seperti kata orang, nikmat sehat baru kerasa ketika sakit, begini juga adanya, nikmat AC baru kerasa ketika udah tidak pakai AC. Sebuah acara televisi yang mengajak salah seorang kandidatnya menjalani 1 hari penuh hidup bersama orang-orang yang tidak seberuntung kebanyakan orang, mengajarkan akan beratnya hidup yang harus mereka jalani, lebih berempati dan menghargai mereka, dan satu yang terakhir bersyukur lebih beruntung dibanding mereka. Kadang rasa syukur itu muncul ketika ketika diberi atau dilihatkan sesuatu yang sama sekali berbeda dengan apa yang kita alami saat ini <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Tuu khan jadi melebar kemana.<br />
Tapi satu lagi yang positif dengan tidak bisa tidur seperti sekarang adalah minimal bisa nengokin sicindai yang udah lama tidak disinggahi sekalian menyapa teman-teman yang semoga masih setia mampir ke gubuk yang tak berpenghuni ini sekaligus bisa mampir ke rumah sebelah dan rumah lainnya yang telah berbulan-bulan tidak ditengokin walaupun masih celingukan dari balik pagar tanpa berani mengetuk pintunya.</p>
<p>Dah akh, didepan suara garin telah lantang membangunkan orang-orang untuk siap-siap menyambut subuh..</p>
<p>bangun..banguuuuunnn.. Ashshalatu khairum minan nauummm.. Ashshalatu khairum minan nauummm..  </p>
Posted in Share  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sicindai.wordpress.com/1885/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sicindai.wordpress.com/1885/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sicindai.wordpress.com/1885/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sicindai.wordpress.com/1885/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sicindai.wordpress.com/1885/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sicindai.wordpress.com/1885/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sicindai.wordpress.com/1885/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sicindai.wordpress.com/1885/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sicindai.wordpress.com/1885/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sicindai.wordpress.com/1885/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sicindai.wordpress.com&blog=2381363&post=1885&subd=sicindai&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sicindai.wordpress.com/2009/10/23/haredang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/374227188819bdb0553a6820d224ead0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hutriest</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>11.500</title>
		<link>http://sicindai.wordpress.com/2009/10/15/11-500/</link>
		<comments>http://sicindai.wordpress.com/2009/10/15/11-500/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Oct 2009 15:49:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hutriest</dc:creator>
				<category><![CDATA[Share]]></category>
		<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[Kuta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sicindai.wordpress.com/2009/10/15/11-500/</guid>
		<description><![CDATA[Sendiri menyusuri jalan raya Kuta dengan berjalan kaki. Beranjak dari hotel yang berada di depan mall Discovery, hampir setengah jam akhirnya ketemu juga dengan yang namanya Joger, dari seberang jalan terbaca dengan jelas..
HARI INI KAMI MASIH TUTUP TEMANS..
bla..blaa..blaa..sisanya tulisan dengan font yang lebih kecil. Ini akhir perjalanan (kaki), meski mencoba memaksakan untuk melangkah, melewati ayam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sicindai.wordpress.com&blog=2381363&post=1884&subd=sicindai&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Sendiri menyusuri jalan raya Kuta dengan berjalan kaki. Beranjak dari hotel yang berada di depan mall Discovery, hampir setengah jam akhirnya ketemu juga dengan yang namanya Joger, dari seberang jalan terbaca dengan jelas..</p>
<p>HARI INI KAMI MASIH TUTUP TEMANS..</p>
<p>bla..blaa..blaa..sisanya tulisan dengan font yang lebih kecil. Ini akhir perjalanan (kaki), meski mencoba memaksakan untuk melangkah, melewati ayam goreng klungkung, beberapa meter setelahnya, diseberang warung pecel bu tinuk terlihat sepi, tidak seperti biasa yang rame pengunjung.</p>
<p>Sesaat terbesit ragu untuk melanjutkan perjalanan, berbalik arah ataukah mampir. Melihat waktu di jam tangan masih jam 6, masih terlalu sore dan terang untuk sebuah makan malam. Tiba-tiba bayangan makanan sekitar hotel yang hanya di dominasi fastfood dan food court dengan makanan tradisional yang tidak begitu istimewa, semua itu memaksa langkah untuk menyeberang menuju warung. Seperti biasa, pecel sebagai menu utama sekaligus sebagai sayur tidak boleh dilewatkan, pilihan berikutnya jatuh ke telur mata sapi, ikan asing, sambel dan terakhir peyek kacang. Pelayan langsung memilih kertas-kertas yang berada di dinding, dan disana tertera 11.500, yaah segitu nanti yang harus di bayar untuk makanan yang sekarang siap di lahap (diluar minuman).</p>
<p>Ingat makanan di bali, sepanjang jalan raya Kuta-tuban, saya telah mencicipi 3 makanan yang cukup banyak digemari disini yaitu kalau di urut dari arah Kuta, ada;</p>
<p>1. Nasi pedes, makanan biasa tapi sambelnya yang super pedes. Yang punya masalah dengan lambung sebaiknya menghindari makanan yang satu ini.</p>
<p>2. Ayam goreng klungkung khas jawa timur. Rasa ayam gorengnya sebenarnya ga begitu istimewa, tapi sambelnya sungguh menggugah selera.</p>
<p>3. Iya warung pecel bu tinuk. Saya ga tau apa yang khas disini, biasa aja tapi ga tau selalu menggoda dan ga bosen-bosen untuk mampir.</p>
<p>Selain itu kemaren disini juga diajak mencicipi Pawon cirebon (kalau ga salah yaa, maap kalau salah), tempatnya, hmm sepertinya seputar bunderan (simpang siur, persimpangana yang ga jelas.. Orang sini menyebutnya simpang siur <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  ), bandara ngurah rai, masih seputar bandara ada ayam presto **lupa namanya, malioboro kalau ga salah <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> , semuanya enak dan layak dicoba.</p>
<p>Dua yang ga sempat dicicipi adalah bebek sawah dan bebek &#8216;apa gitu&#8217; lagi-lagi lupa, semuanya di daerah menuju uluwatu, katanya enak banget, dengan tempat makan berupa saung-saung yang berada diantara sawah-sawah..</p>
<p>Jadi bagi yang ke bali, minimal makanan-makanan tadi bisa buat jadi referensi. Bagi yang mensyaratkan halal food, insyaallah semua itu halal, kalau yang agak meragukan, nasi goreng warung made masih diseputar Kuta cukup terkenal. Yang benar-benar ga halal.. B2 guling ada dimana-mana.. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Terlepas dari semua itu, jakarta tetap jadi surga kuliner, ga ada habisnya tempat makan yang enak. Yang paling top tentu seputar kantor, benhil dan sekitarnya, banyaaakk sekali pilihan, ada ayam plenet, woku-woku khas manado (yang enak ikan krapu dan ekor kuning), padangnya ada Surya, ada ikan goreng Pagi-sore, mie aceh, bubur kampiun dan lontong sayur bufet mini.. Aaa banyakk.. Diluar itu ada Sederhana bintaro cabang tebet, top bangeett, enaakk dan murah abizz. Yang penasaran justru bebek Suryo seputar surapati-panjaitan (jalan suryo, blok M) dan makanan khas vietnam Po24 di depan RS Pondok Indah.</p>
<p>Ada lagi.. Bagi-bagi inpo, ntar ditemani makan bareng.. Tenaang, selama masih support credit card akan dibayarin <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
Posted in Share Tagged: Bali, Kuliner, Kuta <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sicindai.wordpress.com/1884/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sicindai.wordpress.com/1884/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sicindai.wordpress.com/1884/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sicindai.wordpress.com/1884/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sicindai.wordpress.com/1884/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sicindai.wordpress.com/1884/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sicindai.wordpress.com/1884/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sicindai.wordpress.com/1884/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sicindai.wordpress.com/1884/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sicindai.wordpress.com/1884/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sicindai.wordpress.com&blog=2381363&post=1884&subd=sicindai&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sicindai.wordpress.com/2009/10/15/11-500/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/374227188819bdb0553a6820d224ead0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hutriest</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>One night @oh la la puri</title>
		<link>http://sicindai.wordpress.com/2009/10/13/one-night-oh-la-la-puri/</link>
		<comments>http://sicindai.wordpress.com/2009/10/13/one-night-oh-la-la-puri/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Oct 2009 15:29:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hutriest</dc:creator>
				<category><![CDATA[Share]]></category>
		<category><![CDATA[Me]]></category>
		<category><![CDATA[mom n dad]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sicindai.wordpress.com/2009/10/13/one-night-oh-la-la-puri/</guid>
		<description><![CDATA[
Men under the mirror  

Posted in Share Tagged: Me, mom n dad      <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sicindai.wordpress.com&blog=2381363&post=1883&subd=sicindai&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div class="pp_item" align="center"><img src="http://static.pixelpipe.com/c04e8c61-775f-400f-ab7a-9d389b4ba8de_b.jpg" style="max-width:100%;" />
<p>Men under the mirror <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
</div>
Posted in Share Tagged: Me, mom n dad <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sicindai.wordpress.com/1883/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sicindai.wordpress.com/1883/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sicindai.wordpress.com/1883/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sicindai.wordpress.com/1883/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sicindai.wordpress.com/1883/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sicindai.wordpress.com/1883/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sicindai.wordpress.com/1883/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sicindai.wordpress.com/1883/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sicindai.wordpress.com/1883/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sicindai.wordpress.com/1883/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sicindai.wordpress.com&blog=2381363&post=1883&subd=sicindai&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sicindai.wordpress.com/2009/10/13/one-night-oh-la-la-puri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/374227188819bdb0553a6820d224ead0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hutriest</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://static.pixelpipe.com/c04e8c61-775f-400f-ab7a-9d389b4ba8de_b.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Kicau burung</title>
		<link>http://sicindai.wordpress.com/2009/10/13/kicau-burung/</link>
		<comments>http://sicindai.wordpress.com/2009/10/13/kicau-burung/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Oct 2009 17:06:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hutriest</dc:creator>
				<category><![CDATA[Share]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sicindai.wordpress.com/2009/10/13/kicau-burung/</guid>
		<description><![CDATA[Bagaimana jika seekor burung tidak mau berkicau..?
Nobunaga menjawab &#8216;bunuh saja&#8217;
Hideyoshi menjawab &#8216;buat burung itu ingin berkicau&#8217;
Ieyasu menjawab &#8216;tunggu&#8217;
Belakangan setiap pengen nulis disini selalu sibuk nyari kisah atau apapun referensi yang bisa jadi landasan akan apa yang diceritakan. Terkadang saking sibuknya nyari referensi, jadi lupa akan apa sebenarnya yang ingin diceritakan, malah tidak jarang tulisannya justru [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sicindai.wordpress.com&blog=2381363&post=1880&subd=sicindai&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><em>Bagaimana jika seekor burung tidak mau berkicau..?<br />
Nobunaga menjawab &#8216;bunuh saja&#8217;<br />
Hideyoshi menjawab &#8216;buat burung itu ingin berkicau&#8217;<br />
Ieyasu menjawab &#8216;tunggu&#8217;</em></p>
<p>Belakangan setiap pengen nulis disini selalu sibuk nyari kisah atau apapun referensi yang bisa jadi landasan akan apa yang diceritakan. Terkadang saking sibuknya nyari referensi, jadi lupa akan apa sebenarnya yang ingin diceritakan, malah tidak jarang tulisannya justru ga kelar-kelar.</p>
<p>Terkait tema tulisan kali ini, tadinya teringat salah satu tulisan kang jalal **lupa judulnya**, dan tiba-tiba saja teringat akan buku Taiko, sebuah epic tentang sang taiko **tuan tanah** hideyoshi. Kenapa teringat buku karangan eiji ini karena banyak sekali filosofi hidup walaupun semuanya didasarkan pada filosofi perang.</p>
<p>Sekedar sharing, Hideyoshi hidup disekitar abad 16, masa setelah kejatuhan kesogunan Asikaga, dimana pada masa itu jepang berada pada masa ketidak pastian karena peperangan antar panglima sisa kesogunan. 3 tokoh yang menjadi pusat perhatian pada masa itu adalah Oda Nobunaga, Hideyoshi sendiri dan Tokugawa Ieyasu. Ketikanya adalah orang besar dimasanya yang masing-masingnya memiliki karakter yang unik, Nobunaga dengan ketegasannya tapi brutal dan gegabah, Hideyoshi dengan kesederhanaannya, kehalusan, kecerdikan dan kekompleks-annya, sementara Ieyasu dengan ketenangan, kesabaran dan penuh perhitungannya. Cerita diatas menjadi gambaran akan karakter ketiganya, merupakan sebuah sajak yang selalu diingat oleh setiap orang jepang hingga sekarang.</p>
<p>Tiga manusia dengan sifat yang berbeda, tidak harus menjadi salah satunya, bisa saja menjadi seperti semuanya tergantung kapan harus bersikap tegas, berlaku sederhana dan cerdik, atau memupuk sifat sabar dan tenang&#8230; (meski paling tertarik dengan filosofi hideyoshi yang &#8216;ingin&#8217; membuat burung itu &#8216;mau berkicau&#8217; bukan &#8216;membuat burung itu berkicau&#8217;, upaya membangkitkan kesadaran dari diri sendiri, bukan kesadaran yang dibentuk) <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>gutnite semua<br />
**nasib seorang blogger yang ga langganan internet**</p>
Posted in Share  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sicindai.wordpress.com/1880/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sicindai.wordpress.com/1880/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sicindai.wordpress.com/1880/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sicindai.wordpress.com/1880/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sicindai.wordpress.com/1880/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sicindai.wordpress.com/1880/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sicindai.wordpress.com/1880/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sicindai.wordpress.com/1880/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sicindai.wordpress.com/1880/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sicindai.wordpress.com/1880/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sicindai.wordpress.com&blog=2381363&post=1880&subd=sicindai&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sicindai.wordpress.com/2009/10/13/kicau-burung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/374227188819bdb0553a6820d224ead0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hutriest</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>4 dirham</title>
		<link>http://sicindai.wordpress.com/2009/10/03/4-dirham/</link>
		<comments>http://sicindai.wordpress.com/2009/10/03/4-dirham/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Oct 2009 23:56:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hutriest</dc:creator>
				<category><![CDATA[Share]]></category>
		<category><![CDATA[Sebelum terlelap 'pagi']]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sicindai.wordpress.com/2009/10/03/4-dirham/</guid>
		<description><![CDATA[Dalam sebuah kisah diceritakan bahwa syayidina Ali ra. jika pagi hari memiliki uang 4 dirham maka 1 dirham akan  di sedekahkan pagi hari secara diam-diam, 1 dirham disedekahkan dengan terang-terangan agar dicontoh oleh umat dan 2 dirham sisa akan disedekahkan pada sore harinya (*khusus 2 yang terakhir agak lupa redaksionalnya, mohon masukkannya jika ada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sicindai.wordpress.com&blog=2381363&post=1879&subd=sicindai&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Dalam sebuah kisah diceritakan bahwa syayidina Ali ra. jika pagi hari memiliki uang 4 dirham maka 1 dirham akan  di sedekahkan pagi hari secara diam-diam, 1 dirham disedekahkan dengan terang-terangan agar dicontoh oleh umat dan 2 dirham sisa akan disedekahkan pada sore harinya (*khusus 2 yang terakhir agak lupa redaksionalnya, mohon masukkannya jika ada yang ingat <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  )</p>
<p>Cerita diatas saya dapatkan dalam sebuah ceramah rutin di kantor pada saat puasa kemaren. Saya teringat kisah tersebut karena sedih dan heran pada diri sendiri kenapa tidak bisa berbuat seperti Ali ra yang jika memiliki harta semuanya akan di sedekahkan. Ingat kisah ini karena sedih tidak bisa membantu saudara-saudara di tanah kelahiran sana, sedih karena ingin membantu pada saat tidak sanggup membantu. Jika diandaikan seperti Ali, saya sebenarnya hanya punya 2 dirham itu, 2 dirham yang dipegang Ali sampai sore yang jika tidak punya kebutuhan di hari itu akan bisa disedekahkan disore harinya&#8230; Semoga siang cepat berlalu dan 2 dirham itu masih utuh ditangan agar kemudian dapat disedekahkan <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Terlepas dari masalah sedekah diatas, berkaitan dengan bencana di tanah seberang, setiap kali bencana banyak orang mengaitkan dengan amalan, dengan tobat, dengan peringatan dari-Nya.. Apakah memang demikian, apakah kita akan selalu menakar diri, menakar amalan, bertobat dan selalu menjadikan semua bencana sebagai peringatan, mohon pencerahannya.</p>
<p>Bagi saya semua itu hanya proses alam.. Saya jadi teringat ceramah taruwih di Salman Bandung ketika ramadhan yang baru saja lewat dimana sang khatib berpendapat bahwa sesungguhnya Allah menurunkan 2 hal yaitu hukum agama yang disebut fiqih dan hukum alam dan kedua-duanya menggambarkan kebesaran-Nya. Para ahli agama mempelajari dan mendalami ilmu fiqih dan para saintis mempelaji ilmu alam. Apa yang terjadi dengan gempa adalah peristiwa alam yang hanya bisa diurai dengan ilmu alam. Tidak ada kaitannya dengan amalan dan dosa manusianya. Saya **untuk saat ini** tidak setuju dengan kata &#8216;peringatan&#8217; tapi lebih setuju dengan kata &#8216;pengingat&#8217; karena gempa yaa begitulah adanya, begitulah alam mempunyai caranya sendiri, bukan peringatan akan dosa, ga ada kaitan dengan dosa dan pahala manusianya kecuali yang nyata-nyata dikisahkan dalam Al-qur&#8217;an ketika Allah berkehendak akan umat-umat yang durhaka yang dimusnahkan dimasa lampau, sebagai pengingat bagi kita sekarang akan kuasa-Nya. Saya lebih setuju jika bencana itu menjadi &#8216;pengingat&#8217; bahwa sesungguhnya jika Allah berkehendak, kematian bisa datang kapan saja, menjadi pengingat bahwa kita bisa tiba-tiba saja di jemput, pada saat tidur ataupun saat terjaga,  pengingat apakah untuk menghadapi semua itu kita telah mempersiapkan bekal yang cukup untuk menuju kampung keabadian. </p>
<p>..dan.. Bersyukurlah jika kita masih diberi petunjuk untuk bisa ingat akan semua itu, karena tidak semua orang diberi Allah petunjuk dalam hatinya untuk selalu ingat..</p>
Posted in Share Tagged: Sebelum terlelap 'pagi' <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sicindai.wordpress.com/1879/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sicindai.wordpress.com/1879/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sicindai.wordpress.com/1879/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sicindai.wordpress.com/1879/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sicindai.wordpress.com/1879/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sicindai.wordpress.com/1879/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sicindai.wordpress.com/1879/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sicindai.wordpress.com/1879/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sicindai.wordpress.com/1879/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sicindai.wordpress.com/1879/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sicindai.wordpress.com&blog=2381363&post=1879&subd=sicindai&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sicindai.wordpress.com/2009/10/03/4-dirham/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/374227188819bdb0553a6820d224ead0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hutriest</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Me n BBC</title>
		<link>http://sicindai.wordpress.com/2009/09/29/me-n-bbc/</link>
		<comments>http://sicindai.wordpress.com/2009/09/29/me-n-bbc/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Sep 2009 18:06:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hutriest</dc:creator>
				<category><![CDATA[Share]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sicindai.wordpress.com/2009/09/29/me-n-bbc/</guid>
		<description><![CDATA[Saya mungkin termasuk orang yang serius dalam hal tontonan **baru sadar   **, kalau sebagian orang langganan cable tv buat dapatin hiburan sekedar buat mengendorkan saraf setelah seharian disiksa dengan berbagai kesibukan karena kerjaan, saya nya justru suka nonton acara-acara yang makin membebani otak buat berpikir, minimal ngabisin space memory otak yang sebenarnya udah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sicindai.wordpress.com&blog=2381363&post=1878&subd=sicindai&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Saya mungkin termasuk orang yang serius dalam hal tontonan **baru sadar <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  **, kalau sebagian orang langganan cable tv buat dapatin hiburan sekedar buat mengendorkan saraf setelah seharian disiksa dengan berbagai kesibukan karena kerjaan, saya nya justru suka nonton acara-acara yang makin membebani otak buat berpikir, minimal ngabisin space memory otak yang sebenarnya udah semakin terbatas karena menua. Channel favorit justru di dominasi oleh stasiun ilmu pengetahuan, setelah lama mengikuti acara-acara di national geographic dan discovery, sekarang BBC knowledge jadi salah satu stasiun yang paling sering disinggahi. Selain itu history channel dan Biography channel tidak luput untuk disinggahi.</p>
<p>Setelah dulu tertarik dengan penelitian yang ditampilkan di BBC knowledge tentang kecerdasan anak yang ternyata sangat dipengaruhi oleh kecukupan nutrisi selama didalam kandungan, kemudian liputan tentang sejarah lahirnya bumi, sekilas tentang mobil ramah lingkungan berbahan bakar hidrogen, tadi sebuah acara berjudul Dragon Den **kalau ga salah** menarik hati untuk diikuti.</p>
<p>Bagi mereka yang berjiwa enterpreneur, bergelut di bisnis yang penuh negosiasi dengan itungan bisnis yang komplek acara ini layak di tonton. Terus terang saya sendiri ga punya bakat seperti orang-orang yang tampil di acara tersebut, tapi tertarik untuk mengikuti sekedar belajar bagaimana mereka berpikir.</p>
<p>Acara itu sendiri semacam the apprentice **tulisannya benar ga siy, mohon koreksi** cuma dalam format yang lebih real dan hidup. Dragon dens sendiri adalah sekelompok businessman, pada investor yang punya uang, sementara para kandidat adalah mereka pengusaha dengan berbagai macam produk yang membutuhkan modal untuk mengembangkan usahanya. Di awal, para kandidat diminta mempresentasikan produknya, keterampilan dalam mempresentasikan produknya adalah kunci menarik para dragon untuk mau berinvestasi. Yang menarik adalah para dragon punya pandangan tersendiri akan setiap produk yang di presentasikan, terkadang mereka menakar nilai jual dari barang, keseriusan si kandidat sebagai pengusaha sekaligus marketer bagi barang yang di produksinya, kondisi keuangan, bagaimana si kandidat menghitung keuntungan tahunannya, dan banyak sisi lagi. Terakhir para dragon akan menawarkan diri untuk berinvestasi jika memang produk yang ditawarkan memberi keuntungan bagi mereka. Pada tahap ini akan terjadi tawar menawar, tidak hanya kandidat sebagai pemilik produk sekaligus pemilik 100% saham dari perusahannya, semakin bagus produknya, semakin bagus cara dia mengelola semakin tinggi nilai sahamnya, sehingga makin tinggi sharing saham yang akan ditawarkannya. Para dragon sebagai investor punya hitung-hitungan yang unit dan pintar bagaimana menilai suatu produk dan dikonversikan kepada nilai dari sahamnya. Pada acara tadi, salah satu kandidat berhasil meyakinkan para dragon sehingga para dragon saling berebut untuk berinvestasi di produk yang ditawarkan. Sebagai pengusaha, para dragonpun menawarkan koneksi yang dimilikinya untuk makin meyakinkan sang kandidat bahwa total saham yang ditawarnya, walaupun tidak tinggi tapi akan memberi nilai lebih, misal mereka punya koneksi jaringan ritel yang memungkinkan barang tersebut akan semakin baik dalam penjualannya kedepan. Jadi sang kandidat tidak hanya mendapatkan suntikan modal, tapi juga dukungan lain dalam distribusi dan penjualan.</p>
<p>Hah, pokoknya kereen.. Acara yang sangat menarik. Di acara itu juga terungkap beberapa pemikiran yang tidak pernah terpikir sebelumnya, seperti ketika seorang kandidat dengan idealismenya menawarkan produk penghemat penggunaan air di toilet dengan tujuan menyelamatkan bumi, sementara uang baginya hanya sampingan, bukan prioritas dan baginya uang dengan keserakahan manusia untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya lah yang telah merusak bumi. Seorang dragon langsung menyecar bahwa itu adalah pikiran yang salah karena menurutnya dengan seseorang berpikir untuk mendapatkan margin keuntungan yang besar, orang akan berpikir kreatif, menciptakan produk-produk yang inovatif dan efesien, dan dengan itu manusia sebenarnya akan lebih bernilai. Hah, jadi ingat Apple ketika peluncuran macbook akhir tahun lalu, dengan produk yang compact sehingga melahirkan sebuah laptop yang lebih tipis lebih ringan, dengan box pembungkus yang lebih kecil sehingga menghemat penggunaan kertas sebagai bahan pembuat box, yang berimpact pada penyelamatan lingkungan. Selain itu dengan ukuran yang tipis dan kotak yang kecil akan menghemat biaya pengiman, dimana jika sebelumnya satu pesawat bisa memuat 1000 laptop, dengan ukuran yang compact bisa memuat 3000 laptop **misalnya, selain itu bahan yang ringan akan menyebabkan berat 3000 laptop lebih ringan dan ini akan menghemat penggunaan bahan bakar pesawt pengangkutnya, lagi-lagi penghematan biaya dan dengan menghemat bahan bakar akan berpengaruh positif untuk lingkungan dan ketersediaan energi.</p>
<p>benar-benar pemikiran yang cerdas.. Kapannn bisa seperti itu dalam berpikir.. Hah, sementara sel-sel otak sedikit-sedikit telah mulai mati <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
Posted in Share  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sicindai.wordpress.com/1878/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sicindai.wordpress.com/1878/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sicindai.wordpress.com/1878/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sicindai.wordpress.com/1878/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sicindai.wordpress.com/1878/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sicindai.wordpress.com/1878/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sicindai.wordpress.com/1878/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sicindai.wordpress.com/1878/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sicindai.wordpress.com/1878/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sicindai.wordpress.com/1878/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sicindai.wordpress.com&blog=2381363&post=1878&subd=sicindai&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sicindai.wordpress.com/2009/09/29/me-n-bbc/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/374227188819bdb0553a6820d224ead0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hutriest</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>