hah..!
akhirnya dapat tempat yang layak setelah tadi dikerubuni nyamuk ketika duduk diluar. Agak bingung juga kenapa cuma saya yang sibuk garuk-garuk, tepuk nyamuk sana sini, sementara pengunjung yang lain anteng-anteng saja, apa memang cuma saya yang dikerubuni nyamuk, pertanda terlalu manis atau karena belum mandi… halah ga penting
Membaca tulisan Dee tentang penggunaan kantong berbahan plastik di banyak hipermarket dan kaitannya dengan lingkungan, mengingatkan saya akan sebuah pesan yang tertulis disamping kotak tissue di salah satu mall yang saya kunjungi, pesan yang isinya kira-kira bermakna ‘hemat penggunaan tissue demi lingkungan’
Bagi saya pesan itu sangat menarik, bagaimana dari dulu saya suka gregetan ngeliat teman atau orang-orang yang sangat boros ketika menggunakan tissue setelah makan, kadang tumpukan tissuenya melebihi tumpukan makanan teronggok diatas piring kotor. Dan message di toilet itu sangat bagus, setiap helai tissue yang kita hemat mungkin kita akan berhemat sekian persen dari pohon yang harus ditebang setiap tahunnya.
Kesadaran akan lingkungan itu bagi saya adalah kesadaran individual, sama halnya kesadaran kita untuk tidak membuang sampah **kadang suka heran liat orang-orang bermobil pada buang struk di pintu tol, nyampah.. adab yang jelek bangett, sepertinya tidak pantas untuk mereka yang duduk dibalik kemudi itu, kecuali mereka supri
, pernah nulis masalah ini belum yaa disini
** . Kembali ke masalah kesadaran lingkungan, kesadaran individu harusnya muncul dari dalam diri, dan itu akan awet tidak lekang oleh tren **seperti halnya tren bersepeda
**
Banyak hal sebenarnya yang bisa kita perbuat untuk lingkungan, beberapa yang telah menjadi kebiasaan bagi saya sehari-hari semisal;
- menghemat penggunaan air
paling simple buat wudhu, rasulullah saw sendiri mencontohkan bahwa beliau berwudhu dengan air yang sangat sedikit. Belum lagi mandi, cibang-cibungnya kalau bisa dikurangi. Buat cuci tangan dan lainnya.
- listrik
Membiasakan mematikan lampu jika ruangan tidak digunakan, peralatan dengan setting standby dan banyak lagi yang bisa dilakukan.
- paperless
Satu yang positif yang dari dulu gencar saya kampanyekan di kantor adalah minimalisasi penggunaan kertas, dan alhamdulillah beberapa hal telah dilakukan. Penggunaan fax to PC dimana hasil fax tidak lagi berupa cetakan kertas tapi langsung tersimpan ke PC dalam bentuk file, sosialisasi penggunaan email dan dokumen flow dikantor, di departemen dimana saya bekerja cukup efektif dilaksanakan.
- Bersepeda
ga perlu ditanya, ga perlu bahan bakar, tidak menghasilkan polusi. Efek samping, tubuh jadi lebih sehat dan segar.
So, tunggu apalagi..
mulailah dari diri sendiri, demi bumi.. demi anak cucu **yang belum punya anak seperti saya gimana yaaa
**
dan yang pasti.. insyaallah Allah Maha Tahu lagi Maha Bijaksana, jangan kaget aja kelak di pengadilan-Nya dapat kejutan dimana air dan pohon bersaksi bagaimana kita telah menjaga mereka… semoga..
sebaliknya ga kebayang para pemimpin dan orang-orang yang demi kepentingan sesaat, demi kekayaan sesaat, mengorbankan jutaan orang dan beberapa keturunan setelahnya dengan kebijakan pembabatan hutan dan penyalahgunaan daerah serapan.. eeegggggg.. ga kebayang, bagaimana pertanggunjawaban mereka di akhirat kelat..
uuhh.. kantong plastik itu bisa jadi slilit kita nanti di akhirat
satu hal yang kita anggap sepele
duh..!!!