Sicindai
menyingkap yang terlihat

Moment to Change..

Iya…

pagi ini saya tertidur dengan posisi Al-Qur’an masih menempel ditangan, sarungan.. sepertinya keren kalau di foto, sayang ga bisa moto diri sendiri, la wong lagi tidur… ‘plis dey.. tidur-tidur masih narsis’ mungkin comment my LJ :)

Tapi posisinya emang keren, kesannya alim banget, baca Al-Qur’an sampai ketiduran.. huuh, padahal ga segitunya, bacanya cuma kuat 2 halaman, abis itu tewas. Tapi bagi saya itu udah syukur banget jika diingat gimana diri ini mempush agar tetap baca Al-Qur’an tadi pagi balik subuh, saking besarnya godaan dari syetan yang terkutuk untuk jangan baca Al-Qur’an.. padahal baru balik dari masjid, itu setan masih sempat-sempat menguasai diri ini, alasannya banyak yang suara serak lah, haus lah, ngantuk lah.. kalau pengen blajar banyak alasan, setan jago nya, makanya jangan banyak alasan dey kalau ga mau temanan sama setan hehehe :)

Tapi godaan untuk berbuat lebih baik, melakukan hal yang baik itu biasanya besar. Di otak udah kebentuk barrier sendiri, ‘gw orangnya yaa begini..’ padahal bisa ga begitu, tergantung keinginan untuk berubah. Naah itu masalah kedua, dan lebih susah, kekuatan untuk berubah. Hampir satu tahun menurut tahun Islam, ketika bulan puasa saya berusaha berubah, memecahkan barrier yang mencoba membatasi saya dengan masjid. Sebelum itu saya harus meruntuhkan dulu tembok hati yang males mengerjakan shalat sunat rawatib, shalat sunat menyertai setiap shalat wajib, sebelum atau sesudah shalat. Ketika saya bisa meruntuhkan itu, tembok pembatas dengan masjid lebih mudah diruntuhkan. Tapi tetap, butuh itikad kuat dari diri, ‘ini lebih baik.. dan gw harus berubah..’

Naah, sekarang udah menjelang puasa, tembok itu ternyata mulai pelan-pelan kebentuk lagi… walau  ga setinggi sebelumnya dan masih bisa dilompati, tapi tembok yang menimbulkan rasa malas itu mulai kembali berdiri. Harus diruntuhkan… termasuk tembok yang baru yang coba menjauhkan saya dengan Al-Qur’an.. Huh, setan memang ga bisa dikasi ruang sedikitpun dalam hati ini.. karena mereka akan dengan mudah menakhlukkan seluruh hati dengan rasa malas, dan mindset-mindset jelek yang mereka coba tawarkan ke otak…

Hayuk.. kita sama-sama berubah untuk lebih baik, skalian mempersiapkan diri buat menyambut ramadhan yang sebulan lagi menjelang, dan hari ini bertepatan dengan Isra’ Mi’raj.. moment yang tepat untuk berubah, moment ketika Rasulullah saw pertama kali menerima perintah untuk Shalat.

Sudahkah anda Shalat jika benar umat Muhamad saw…!  :D

No Responses to “Moment to Change..”

Leave a Reply