Sicindai
menyingkap yang terlihat

Be a Gus Dur

Sebenarnya males ikut nimbrung cekcok di blog sebelah, karena yang brantem gajah-sama-gajah, cari mati kalau ikut-ikutan nimbrung :) . Tapi ada yang mengganggu, masalah dizalimi. Belakangan saya liat ada satu pihak yang dizalimi, dan coba disingkirkan oleh beberapa orang dari komunitasnya, dan itu jahat.

Masalah ginian saya teringat Gus Dur, dengan segala keterbatasannya, satu yang saya suka adalah dia ga suka pembunuhan karakter. Ketika semua arus menunjuk ke seseorang, dia orang pertama yang berada di samping orang tersebut. Masih ingat kasus Soeharto ketika mau lengserkan, atau brapa kali Gus Dur ngunjungi Soeharto ketika semua orang ribut-ribut masalah persidangannya. Dia brani ngambil tindakan tidak populis, menentang arus semata untuk jadi pengimbang agar tidak ada seseorang yang merasa dipojokkan sehingga tidak bisa berkutik.

Untuk kasus ini, saya mengambil posisi sama, ketika banyak orang memaki si Aa Noto, saya orang yang ikut memaki para pemaki, ketika sekarang arus mulai berbalik dari komunitas yang ngakunya orang.. hmm ga usah disebut, saya dipihak pak BR. Bukan plin-plan, tapi mencoba untuk menjadi Gus Dur aja..

Buat para perusuh, tukang panas-panasin, para penggagas petisi.. go to the hell.. :(

*pagi-pagi dah marah-marah* cape deey :D

5 Responses to “Be a Gus Dur”

  1. Hehehe… lucu ya cindai, ada yang hobby memainkan perang wayang popularity contest dengan menampilkan diri sebagai orang yang tertindas dengan memanfaatkan simpati massa. Belum tau massa tahu masalahnya apa, sudah dikaburkan dengan issue-issue lain seputar “Pemaksaan topik/tema terhadap penulis”, “Kebebasan Ngeblog”, “Penganiayaan terhadap dikeluarkan dari blog aggregat” dan makin banyak bola liar lagi yang kontra-produktif sekali bagi masyarakat pembaca.

    Masalah sebenarnya sesederhana, saya berkomentar (bergaya cermin) negatif terhadap orang yang posting bergaya negatif juga namun yang bersangkutan ga terima. (di linkini)

    Pak BR, sudahlah kenapa musti buang-buang energi begini. Lebih baik mungkin kita melakukan hal-hal yang lebih berguna buat rakyat yang masih kesulitan di negeri ini?

    adinoto - Februari 26, 2008 at 7:40 am

  2. hehehe.. ga akh Aa, saya ga mau ikutan menilai penilaian Aa di link tersebut maupun menilai pak BR, takut kehabisan energi, energi kita kan terbatas ga kaya Aa Noto, Eep dan dan pak BR, mau brantem semalam suntuk hayuk, padahal di Bandung ketawa-ketiwi hehehe.. Diterima ga tuh Aa tawaran minum kopi nya :D

    Ini cuma pendapat pribadi aja, siapa tau ada yang berpendapat sama, agar jangan mojokin orang sampai ga bisa napas, pak BR pasti ga mau dikasihani dan saya juga bukan buat ngasihani beliau, beliau masih punya banyak tenaga kok, buktinya masih bisa nulis counter attack buat mereka yang pengen dia keluar dari Planet Terasi.

    hutriest - Februari 26, 2008 at 9:12 am

  3. ah mending jadi diri sendiri

    *gitu aja kok refost* :lol:

    dobelden - Februari 26, 2008 at 11:11 am

  4. cukup seru juga mengamati dari jauh pertikaian ini. ada yg pro sini,ada yg pro sana,ada yg memperkeruh suasana, ada yg cari kesempatan,ada yg senyum2, ada yg geleng2 sambil senyum, ada yang ngangguk2,kemudian geleng2,trus senyum2..
    smoga badai cepet reda..
    btw,salam kenal buat tuan rumah.

    asfi - Februari 26, 2008 at 10:02 pm

  5. be a gusdur. iihhh… ogah ah :D i wanna be myself

    kamal87 - Februari 27, 2008 at 12:48 am

Leave a Reply