Setelah dua hari ga nulis, banyak ide yang ngegantung di kepala, harus di tuang pelan-pelan biar ga bluber. Apalagi barusan ada sedikit rame-rame di blog sebelah, hihihi lucu penonton pada heboh, pemeran utama justru pada duduk diam di singgasananya menonton para penonton, akh ga jelas
Enakan malam minggu ngomongin film, maklum malam ini ga sempat keluar buat nonton film *malam-malam minggu sebelumnya juga ga pernah siy hehehe* , tapi buat moviegoers, )cocok ga siy istilah itu buat para penggila film, maklum nyontek istilah partygoers
). Naah buat moviegoers saya rekomendasi buat nonton beberapa film nominasi Oscar. Beda sama piala Citra sekarang yang lebih banyak dipengaruhi oleh opini public dan keselebritisan pemerannya daripada kualitas filmnya sendiri, Oscar seperti halnya awards lain diluar sana, semisal Golden Globe dan Grammy, para nominasi memang merupakan suatu product seni yang berkualitas.
Naah dari nominasi film terbaik, yang saya sempat nonton adalah No Country for Old Men, film terunik yang pernah saya tonton, benar-benar breaking the rule, keluar dari pakem film pada umumnya. Gimana ga, kalau di film yang umum selalu berakhir dengan penjahat mati terbunuh, tertangkap atau minimal sadar akan kesalahannya (yang terakhir biasanya ada di sinetron
) , naah kalau di film ini justru tokoh paling jahat, pembunuh paling kejam justru selamat. Polisi digambarkan kalah cepat dan menyerah memburu si penjahat. Makanya ga salah jika salah satu pemeran di film ini Josh Brolin justru mengkritik akhir film dimana menurut dia
“Coen Brothers (sang sutradara) adalah orang yang aneh yang ga peduli akhir cerita apakah akan menyenangkan atau tidak”
Nominasi lainnya yang juga bagus adalah Atonement, saya terus terang belum sempat nonton, tapi kata adik yang udah nonton katanya bagus. Trus, kalau baca-baca resensi, nominasi film terbaik lainnya yang juga bagus adalah Michael Clayton, khususnya buat kaum ibu yang mengidolakan tampang kerennya George Clooney.
Pokoknya dijamin dey, kalau yang namanya nonton film-film yang masuk nominasi terbaik di Oscar jangankan jelek, sedang aja ga mungkin, pasti bagus. Sekarang tergantung, kalau anda penggemar film yang easy viewing (lazim ga siy nulis gitu, kayak easy listening.. maklum englishnya saya katrok banget
), nonton ginian emang ga cocok, cape mata dan otak buat mencerna, mending nonton Extra Large nya Jimie Aditya, baca-baca review sepertinya bagus. Satu lagi film yang juga banyak dibicarakan adalah Ayat-ayat cinta. Ada teman yang pengen banget nonton, boleh deh ditemanin, kalau bagus saya yang bayar, kalau ga bagus.. tetep saya yang bayar
. Apalagi yaa, duuh lagi kangen pengen nonton lagi film Notebook dan Big Fish, yang satu drama romatis yang unik, yang satunya lagi bener-bener unik, sayang dua-duanya DVD (bajakannya) hilang, huh.. padahal baru ditonton skali
kok bilangnya boleh deh ditemenin, kayaknya gak ikhlas tuh nemeninnya dari bahasanya… hehe.. btw film yang menurut saya sangat bagus adalah ‘Iam Sam’ dan untuk versi indonesianya “daun diatas bantal” salut disana untuk ceritanya dan setau saya film ini juga mendapatkan award seagai film terbaik waktu diajang festival film di jepang