lebay mi

Lama tak kembali..
Lama tak berbagi..
meski lagi sendiri..
dan kini..
kupersembahkan dari efbi

catatan penulis:

Baru ngeh ternyata di efbi ada ginian, secara dah lama dak mampir secara di kantor efbi dianggap barang haram yang tak boleh dicicipi dan diperjual-belikan. Efbi di kantor hanya bisa dinikmati lewat aplikasi bawah tangan semisal seesmic yang tentu tak bisa menikmati seluruh fiturnya, dan ternyata diriku dah tertinggal jauh..

Fitur diatas, itu baru fitur, memberi kebebasan tuk kita-kita yang bandwidth dan waktu tak seberapa tuk menikmati kesantaian beberapa sodara yang asik bergames ria di efbi atau keasikan lainnya yang kadang tak semuanya asik tuk dinikmati..

Fitur yang mengingatkan akan someone yang mungkin karena kegirangan dan keegoan diri ini menyebabkan dirinya harus hengkang dari dunia pertemanan.. yapp, fitur ini adalah jawaban akan semua ketidakseidean, ketidakkerabatan.. ketidak..akh..lebayan

i have to bath.. !

 

unimportant is

Lama aku menanti
Musim saling berganti
Mekar layu di pinggir waktu

Lama aku mencari
Dalam angan dan mimpi
Keujudan jadi misteri

Berbagai bentuk dan rupa
Bermain di ruang mata
Siapa gerangan agaknya

Bukakanlah jendela asmara
Moga terang kamar cintaku
Moga langit menyeri warna
Mewarnakan taman hatiku

Berilah daku sayap impian
Bawalah daku di awangan
Bukakan jendela asmara
Untuk ku kenal resah dan rindu

Lirik lagu jadul dari si group malay Search yang tiba-tiba terletup di kepala, udah langsung memainkan lagunya dan upload liriknya disini.

Penting ga siy ?
kadang ada masanya menampilkan ketidakpentingan..
setelah memulai pagi dengan ritual kantor yang tidak penting, yang selama ini kekeuh tidak diikuti karena kepercayaan akan antiketidakpentingan, kemudian berlanjut ke sarapan pagi bersama menyambut taun baru dengan menu yang ‘bagi perut saya’ impropriate food in impropriate time.. apa coba.. ga jelas juga kan..

dah akh, sekedar menyepa, pengisi kekosongan ide dikala setumpuk ide yang tak tertuang ditengah memampatnya waktu..

..list kepagian..

secarik ide dan aktivitas pagi under 9 AM

list pertama..
sempat terpikir untuk menulis akan kejorokan, jorok tanpa tanda petik, jorok akan arti sebenarnya, tentang perjalanan hidup dipandang dari aneka bentuk toilet yang pernah ditongkrongi, mulai dari toilet diam, tak ada aktivitas dibawah, hanya tumpukan benda jorok tak mengapung dengan aroma semerbak yang pasti memenuhi ruang. Berlanjut ke toilet angsa pertama yang berbentuk seperti tabung, lurus yang dalam menghujam tanah, tapi yang pertama ini uuuu pokoknya jorok abis, selalu ada tumpukan benda jorok itu dibawah sana, ga tau apa kekurangan cairan untuk menyiramnya atau entahlah.. pokoknya jorok abiss.. , toilet angsa yang sama yang juga ditemui di kontarakan kedua di bandung sana, secara kontrakan mumer yang hanya berharga 1.75jt per tahunn.. berkamar 3, bersumur gayung, dan yaaa itu si angsa, tapi yang ini sudah lebih bermartabat, lebih bersih, toh buktinya banyak teman tak cuma co, tapi teman wanita pun betah untuk menongkronginya..

yaa perjalanan hidup sebenarnya bisa kebayang dari sebuah tempat jorok yang meskipun menampung kejorokan tapi sangat diperlukan.. sangat diidam-idamkan untuk mereka yang tak sabar untuk kesana dikala kekeruhan rasa di perut sana. Aneka toilet, dari yang paling-paling klasik tadi, hingga toilet tercanggih di dunia sana yang untuk flush nya aja harus bingung sejenak memikirkan tombol mana yang harus ditekan..

List lainnya..
KD morning yang sempat di publish di microblog si twit. Tak seperti sunday morning, pengalaman perjalanan dari bumi tangerang sana ke kawasan pusat kesibukan di sudirman sana, diiringi aneka lagu kang dadang eh teh Krisda yang seperti bercerita

Cinta, mencintaimu, makin aku cinta,
ku tak sanggup, menghitung hari
cobalah tuk setia..
i’m sorry goodbye

berlanjut bacaan penunggu siang.. apalagi kalau tidak melanjutkan kisah sang maestro ide, si om Stip yang masih belum beranjak jauh dari tulisan terakhir, tapi sekarang telah memasuki babak yang tak kalah seru, orang-orang yang telah menginsiprasinya Mike Markkula, seorang yang telah menanamkan pada si om stip bahwa mendirikan sebuah perusahaan bukan bertujuan menjadi kaya, tapi untuk memproduksi suatu yang diyakini dan membuat sebuah perusahaan tersebut bertahan lama. Di bab ini juga terlihat awal ke perfect-annya, bagaimana di tahun awal penciptaan si apple komputer yang terinspirasi dari bentuk sebuah alat pengolah makanan, dan perlunya mencipta sesuatu yang sempurna tidak hanya terhadap yang terlihat tapi juga ke hal-hal yang tak terlihat seperti perangkat-perangkat jeroan si komputer, dan juga awal ide bagaimana sebuah product yang bagus, tidak semata dari teknologi dan fungsinya, tapi juga bagaimana cara menyajikannya.. nilai yang tinggi akan lebih terlihat jika disajikan dengan cara yang baik. Makanya apple hingga sekarang sangat memperhatikan detil-detil seperti waktu kapan launching product, cara mengiklankan, bagaimana product itu dekamas dan detil-detil lainnya yang terlewat bagi product lain.

list brikut..
lanjutin kerja, baca terkait BI.. menarik tapi juga membawa diri untuk menarik-narik rambut, membuat kekusutan baru dipagi..

dan list terakhir hari ini..
antrian dibawah, segitukah mereka sekarang, product ini telah mengubah orang, sekarang tidak cuma brand dan gaya hidup, tapi telah jadi kebutuhan bagi sebagian

 

kekitaan

ku berjanji ini hanya akan menjadi tulisan pendek
karena waktuku hanya tinggal 21 menit lagi
hanya tuk memenuhi hasrat tangan yang dah gatal tuk menulis
tak cukup baginya 2 posting pagi di microblog si twit
dia tetap memaksa tuk menulis disini

Ku hanya ingat tulisan kamis minggu lalu, tulisan panjang yang karena kegegabahan sang tangan yang sangat bangga dengan command-C #soriKitaBedaBukanCtrl-C, akhirnya tulisan itu pupus entah kemana

tulisan yang bercerita akan pengalaman pagi menatap seorang wanita muda yang asik dengan koran dan BB ditangan asik mengetik sesuatu, sambil sesekali menatap ke koran yang sedang digelar dihadapan, entah apa yang sedang disalin dan dituangkan ke BB, apakah akan di publish di social media, atau sekedar berbagi di BB Group.. entah..

Tapi kebiasaan menatap, memperhatikan sekitar yang sering membawa diri akan kenikmatan sendiri duduk diantara mereka penggemar kopi, kebiasaan memerhatikan itu juga yang mengingatkan akan pengalaman di hari sebelumnya ketika menatap #kembali seorang wanita muda, berbaju kerja duduk di deretan kursi penunggu pediatrics, sesuatu yang tadinya biasa tiada pertanyaan yang menggelantung dikepala, yang tiba-tiba saja berubah menjadi tanda tanya ketika giliran sebuah nama dipanggil, sang wanita muda berdiri, berjalan menjauh dan kemudian kembali didampingi seorang ibu tua yang sedang menggendong seorang bayi mungil berusia 4-5bulan, ada ekspresi #haah dikepala ketika sadar ternyata si wanita adalah seorang ibu muda, tapi kenapa.. kenapa ada jarak antara dia dengan sang bayi..

banyak hal bergelantungan dikepala, hal pertama yang terucap ke istri ketika menyaksikan itu adalah masalah rasa dari si bayi, ada rasa kasian, bagaiamana jauh dibawah alam bawah sadar sana si bayi tentu merasa ada kasih sayang yang dia tidak dapat dari ibu, seorang wanita yang seharusnya memberikan kehangatan dan keceriaan padanya, ada rasa syukur di diri, menatap si Puti kecil penuh senyum, rasa syukur dan mungkin juga rasa syukur baginya berada disekitar orang tua dan orang-orang yang semuanya sangat sayang padanya.

Akh, dikepala langsung ada rasa permisif, mengerti akan kondisi si ibu muda, kecapean dan kekusutan di tempat kerja mungkin telah mengalihkan sementara perhatiannya pada sang bayi.. tidak semua bernasib sama, tidak semua diberikan kelapangan sehingga bisa menjadi fulltime mom, dan si ibu muda mungkin satu diantaranya.. ada rasa sedih disana, menatap keadaan tersebut.. karena himpitan keadaan, tidak ada jalan, diri harus terpisahkan dengan mereka yang harusnya mendapat kasih sayang penuh.. huh, kembali rasa syukur terpanjat setinggi-tingginya, tidak ada yang berlebih, dan memang dari dulu penganut aliran tak berlebih, secukupnya.. kalaupun ada kelebihan yang semata sebagai pegangan jika ada yang membutuhkan.. rasa syukur karena masih diberi kekuatan tuk menjadikan sang Kinan kasih sayang fulltime dari miya nya…

Dibalik semua itu, ada pikiran yang berseberangan dengan yang berani meninggalkan sang buah hati ke tangan-tangan lain yang kasih sayang dan perhatian pasti beda, demi gaya hidup, status sosial yang dipilih.. ada ke ego-an disana… ketika hal itu mengemuka, kita selalu bercanda, mencoba membayangkan apa yang terucap di hati sang bayi

‘bukan itu yang aku mau miya, rumah besar itu, tumpukan tabungan itu, itu hanya untuk miya.. bagiku, yang aku butuh kasih sayang miya, perhatian miya, miya yang selalu mendampingi hariku, menemaniku dari sejak bangunku, memandikan, menyuapi dan menyusui, menemani ku becanda, menidurkan dan menimang ketika hatiku lagi galau.. hanya itu miyaa…’

itu candaan yang selalu mengedepan ketika kita dihadapkan akan godaan akan ‘kekitaan’.. dan berjuta do’a semoga tetap diberi kelapangan hati dan rejeki.. dan do’a untuk mereka sekitar semoga bisa merasakan kenikmatan yang sama.. amiin, amiiin yaa Rabbi..

65

Genap sebulan sudah setelah di release, tapi baru 2 hari buku ini di tangan, dua hari 65 halaman.. #parah yaa.. tapi 65 halaman telah menghadirkan banyak sekali cerita, banyak sekali cerita menarik, cerita yang akan menimbulkan persepsi yang berbeda-beda bagi mereka yang membacanya.

Cerita tentang status adopsinya yang benar-benar menjadi latarbelakang dari semua karakter positif dan negatif seorang stip hingga akhir hayatnya, tentang kepintaran dan ketertarikannya yang sangat besar akan teknologi, tentang kecintaan bapak angkatnya akan hal-hal detil dan kecil yang kadang terabaikan yang membentuk pribadi yang cinta akan kedetailan, bagaimana si om mematenkan sebuah kotak ipod nano akan kemampuan kotak menunjukkan betapa iPod nano diletakkan sangat baik ketika kotaknya dibuka, atau waktu yang dihabiskan untuk mendesain sebuah kemasan, agar produk terkesan istimewa dengan mendesain ritual membuka kemasannya (page 429), hal-hal kecil yang kadang terabaikan.

Atau cerita tentang orang-orang sekitar yang meminspirasinya sehingga membentuk sosok stip yang percaya diri, over confident mungkin, keinginan untuk selalu ditengah, jadi pusat perhatian, mereka-mereka yang mengilhami terbentuknya kemampuan marketing, entrepreneur dan leadership dalam diri si om, atau ketertarikan akan seni dan musik yang tentu mengilhami berbagai produk apel saat ini.

Gaya dan jalan hidup seorang pencinta aliran Zen yang ketika dipadu dengan ketertarikan yang besar akan teknologi dan seni menciptakan aneka kreativitas dan orisinilitas ide produk yang dicipta #disisi lain membangkitkan sifat kerasnya, kebencian yang berlebihan hingga keinginan memerangi sampai titik darah penghabisan terhadap  produk-produk plagiat ..android, samsung dan sejenis

..dan itu baru 65 halaman, belum 10% dari buku yang contentnya saja setebal 690 halaman. 65 halaman apakah baru intro dari semua perjalanan hidupnya, baru segitu aja sudah sangat banyak yang bisa diambil, huff sangat banyak.. diri ini merasa sangat kecil dan bukan apa-apa jika dibanding dengan apa yang telah dilaluinya..

65 halaman yang bagi setiap yang membaca pasti mempunyai interpretasi yang berbeda-beda untuk menafsirkan seorang stip.. terlepas dari semua perbedaan penafsiran tersebut, bagi saya satu yang sangat menarik hati justru terhadap intro sebelum 65 halaman, pendahuluan dari penulis yang berbicara akan latarbelakang lahirnya sebuah autobiography ini, cerita kegigihan seorang Steve untuk membuat biografi dirinya, seorang yang dikenal sangat tertutup, sangat menjaga privasinya justru mencari seorang penulis handal, yang punya keahlian mengorek dan memaksa orang untuk mau bicara terbuka, tidak hanya sisi baik, tapi juga sisi buruk dirinya, tidak hanya teman tapi juga lawan-lawannya, mereka yang mengagumi dan para pembencinya.. semuanya diharapkan oleh stip sendiri bisa bicara terbuka, dan hanya Isaacson yang diyakini stip bisa melakukan ini, membuat orang bicara.. seorang yang saat ini dianggap sebagai penulis otobiografi terbaik .. lagi-lagi perfectionist nya muncul, bahkan untuk sesuatu yang terakhir bisa diberikannya untuk dunia yang akan ditinggalkannya..

untuk semua keterbukaan itu, si om yang justru membuat janji bahwa  tidak akan mengontrol isi, tidak akan membacanya terlebih dahulu sebelum diterbitkan, si om yang bilang ke penulis, ‘ini bukumu’..

dan memang, día tidak sempat membaca sebarispun hingga akhir hayatnya.. melihat kegigihan si Om untuk pembuatan otobiografinya, ini menjadi pertanyaan besar pada diri ini, apakah si om sudah merasa, sudah mendapat bisikan bahwa dia tidak akan lama lagi.. dan ini adalah warisan terakhirnya, warisan yang mungkin akan mengispirasi banyak orang.. apakah itu akhir dari apa pernah diucapkannya;

being the richest man in the cemetery doesn’t matter to me.. Going to bed at night saying we’ve done something wonderful, that’s what matters to me.

inilah something wonderful terakhir yang tidak hanya dibawa ke tempat tidur tapi ke pembaringan terakhirnya..

##dan tetap, satu yang terlintas di kepala dihari kepergiannya akan apa yang beliau temui di alam sana sepersekian detik setelah kepergiannya.. hah, sungguh itu yang tertatam dan makin dalam didalam diri ini, seberapapun besar yang diberikan ke dunia, hanya satu yang paling penting dipikirkan apakah itu yang paling penting dibawa ke alam sana :’(

5AM

Terjaga dengan mata jakarta
Sangat beda dengan waktu simpang lima
Disini, mereka yang telah terjaga
Asik mengitari tugu sambil bersepeda
Hah, alangkah indahnya dunia untuk mereka
Sementara kita disana..
Hmm jangan ditanya..
Sebagian masih asik dengan selimut
Menyeka kelelahan sisa hari sebelumnya
Sebagian lainnya telah duduk dibalik kemudi
Menyusuri kota sebelum kemacetan tiba
Menghabisi hari hingga kemacetan berlalu dilepas senja

Jakarta.. Oo Jakarta
Terimalah suaraku dalam kebisinganmu
Kencang teriakku semakin menghilang

Jakarta.. Oo jakarta
Angkuhmu buahkan tanya
Bisu dalam kekontrasannya

idle mind

kembali ke kilometer 29..
Di kilometer 29 kali ini ga banyak yang bisa diceritakan selain pengalaman akan pikiran yang melayang kemana-mana.. Hanya ada rasa penasaran apakah orang-orang juga mengalami hal yang sama dengan yang saya alami, pengalaman akan otak yang tidak pernah berhenti bekerja.. Yaa, bagi yang pakai windows mungkin pernah liat task manager, komputer punya kemampuan multitasking, jangan ditanya, saya sangat yakin multitasking yang ada di komputer terilhami oleh bagaimana otak bekerja, bagaimana otak memiliki tugas pokok sebagai CPU bagi tubuh, yang juga memiliki fungsi lain selain sebagai processor yaitu memory dan harddisk.. Kalau di komputer multitasking bisa di lihat ada task-task yang merupakan background task yang tak terlihat dan beberapa lainnya merupakan task yang diperintah pengguna, misal buka aplikasi office, browser, chat dan aplikasi lain yang bekerja berbarengan, ada saatnya idle task, ga ada task yang bekerja yang ada hanya background process, jika di aktifkan saving energy dalam waktu yang ditentukan semua task akan berhenti dan sistem akan masuk ke sleep mode.

Bagaimana dengan tubuh..
Sama, namanya juga computer nyontek tubuh, logikanya proses penyerapan makanan, bagaimana paru-paru, hati, jantung bekerja di kontrol oleh otak melalui kejutan-kejutan listrik yang dikirim otak melalui jaringan semuanya merupakan background task, task yang bekerja by system, memang sistem yang kebentuk udah seperti itu tanpa perlu peran aktif kita untuk mengendalikannya. Itu hanya logika yaa, perlu liat buku sakti dulu kalau nanti sudah berada di kilometer nol. Semua aktifitas tubuh, pasti..sudah pasti hukumnya di kendalikan otak yang mengatur motorik tubuh.

Lantas bagaimana dengan pikiran yang tadi melayang kesana kemari, ketika mati gaya di pesawat, motorik berada dalam posisi utilisasi minimal, pikiran melayang akan banyak hal, bayangkan, dalam moment sekian menit kematigayaan kepikiran:
- bagaimana ipad mematikan pangsa pasar netbook
- berbagai skenario akan tugas baru yang telah menunggu di central java sana.
- kepikiran akan berbagai karakter dan hal-hal terkait jalan hidup dan bagaimana memaknai hidup
- lagu entersandman metallica di telinga mengingatkan akan bagaimana gitaris Lemon Tea memainkan di minggu dini hari di Summarecon mall serpong
- berpaling ke teman yang duduk disamping, pikiran melayang akan ibunya, akan keyakinan yang di pilih yang masih menyimpan tanda tanya.
- teringat akan teman-teman se alumni SD, SMP, SMA, kuliah di fesbuk yang terlupakan, lupa wajah, lupa nama panggilan, lupa segalanya.. Tapi mereka terdaftar sebagai teman yang ingat saya

Ingat akan sifat pelupa, ingat akan history kecelakaan yang dialami tahun lalu, ingat akan impact yang ditimbulkan terhadap otak, itulah yang mengingatkan untuk menulis disini..

Menulis akan rahasia otak ini, apakah kepelupaan saya semata akibat impact kecelakaan, kepelupaan saya yang sebenarnya telah terbawa sejak sebelum incident tersebut cuma terlihat lebih pelupa, apakah kelebih pelupaan tersebuta adalah grafik penuaan yang merupakan rentetan dari ketidak-ASI-an saya ketika bayi, putra SGM yang tak kaya DHA dan Omega-3, atau apakah kepelupaan tersebut karena otak yang tidak pernah berada di sleep mode ketika sadar, otak yang tak berhenti berfikir ketika mata terjaga, bukankah komputer utilisasi CPU nya rata-rata hanya 30% dalam normal operation yang sisanya adalah idle processing, tidak demikian dengan otak yang tidak pernah menyisakan idle process, selalu terisi oleh pikiran yang meloncat-loncat dari satu pemikiran ke pemikiran lainnya seperti diatas, apakah memang begini adanya dengan yang lain atau hanya saya ajah, apakah processor yang terlalu aktif ini yang menyebabkan harddisk di otak cepat penuh, harddisak yang bekerja FIFO, banyak memory tertimpa oleh pengalaman dan pikiran-pikiran baru yang menyebabkan jadi pelupa.. Jika demikian halnya, kalau di komputer ada aplikasi yang dapat mengeluarkan kembali apa yang telah terdelete, terdelete yang sebenarnya tidak benar-benar hilang di memory harddisk hanya flag yang menyebabkan keberadaannya tak terlihat dan ditimpa oleh memory yang baru.. Apakah ada aplikasi sejenis untuk otak ini yang bisa untuk memanggil kembali semua memory yang telah tiada, terdelete dan tertimpa oleh otak yang tak berhenti berpikir dan catatan akan pengalaman-pengalaman yang baru. Atau perlu di upgrade sistemnya sehingga cara penyimpanan memory nya lebih efisien. Yaah banyak cara mungkin untuk ini, mungkin pelatihan-pelatihan semacam ESQ, atau mungkin agama punya metode tertentu.. Hmm seperti perlu di latih :D